PULUHAN AKTIVIS LSM DAN MEDIA BESUK BUPATI LIRA DI POLRES BONDOWOSO
BONDOWOSO. TEROPONGTIMUR. CO. ID.
Pasca tertangkap nya Ahroji oleh tim saber pungli Bondowoso jumat lalu, membuat beberapa LSM DI BONDOWOSO sepakat menyatukan Visi untuk kawal proses hukum Ahroji dan mengawasi penggunaan dana Desa guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di Bondowoso.
Menindaklanjuti hal itu puluhan LSM di Bondowoso beberapa kali mengadakan diskusi soal kasus Ahroji dan kasus kuropsi yang lain di Bondowoso.
wujud rasa Solidaritas sesama LSM, rekan - rekan LSM BONDOWOSO hari ini besuk ke Ahroji yang saat ini menjadi tahanan Polres Bondowoso atas perkara dugaan pemerasan dengan tuntutan pasal 368 KHUP oleh saber pungli beberapa hari lalu di wilayah kecamatan klabang Bondowoso . (Selasa, 04/12)
| Rekan LSM dan media, di halaman Polres Bondowoso |
Ahroji menyatakan terima kasih pada rekan rekan LSM yang datang menjenguk dirinya.
Di Rutan Polres Ahroji sempat di konfirmasi oleh rekan media perihal status dirinya setelah dirinya di tetap kan sebagai tersangka oleh Tim saber pungli beberapa hari lalu menyatakan dengan tegas bahwa dirinya akan menghormati Proses hukum yang di hadapi dan dia pun mengakui kesalahan nya.
| Di rutan Polres Bondowoso, rekan LSM bersama Ahroji |
" Saya mengakui bahwa kasus yang menimpa saya ini adalah murni kesalahan saya, keteledoran saya tidak ada kaitannya dengan siapapun, dan saya mengucapkan terimakasih kepada temen temen LSM BONDOWOSO yang telah Di semangat pada saya. " kata Ahroji.
" Tapi ada satu hal yang ingin saya sampaikan di hadapan oleh teman - teman, bahwa selesai ini saya akan bongkar habis - habisan semua kasus korupsi di Bondowoso," Tambah Ahroji.
Di tempat yang sama Erfan lelor salah satu aktivis yang ikut hadir di polres menyatakan pernyataannya kepada awak media bahwa LSM BONDOWOSO akan mengawal kasus Ahroji dan kasus lain di Bondowoso demi tegak nya suprimasi Hukum dan dalam rangka pencegahan Tindak pidana korupsi.
" Kami bersama temen - temen LSM BONDOWOSO datang ke sini sebagai bentuk rasa Solidaritas dan memberikan penguatan mental terhadap kawan kami Ahroji. " kata Erfan Lelor selaku ketua LSM LHASBIRA.
" Kasus Ahroji harus di ungkap seterang terangnya karena ini jelas ada unsur sebab akibat artinya tidak mungkin kades - kades itu iuran untuk memberi Rp 40 Juta rupiah kepada Ahroji melalui koordinator kades kecamatan cermee kalau tidak ada tujuan tertentu, " Tambah Erfan Lelor,
| Ahroji, kaos biru, nampak semringah. |
" Bisa saja Ahroji memang punya bukti dugaan korupsi Dana Desa atau yang lain sehingga kades - kades di kecamatan cereme itu ketakutan dugaan korupsi nya di laporkan, maka dari itu kami meminta kepada penegak hukum agar kades yang memberi sejumlah uang ke Ahroji juga di periksa apa yang menjadi motif kasus ini. Pungkasnya. ( Buhar)

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home