LSM TEROPONG PERTANYAKAN KELANJUTAN PENANGANAN KASUS PELATIHAN APUNG
Teropongtimur.com-Bondowoso. Pelatihan yang di laksanakan
oleh LSM Apung baru lalu di Hotel Ijen view Bondowoso di duga menuaikan bencana
bagi para pesertanya sehingga masuk dalam penanganan pihak Berwajib dalam hal
ini Polres Bondowoso, pasalnya, Pelatihan tersebut yang pada awalnya
menjanjikan beberapa peluang untuk menjadikan para peserta sebagai tenaga
pendampingan ternyata tidak sesuai dengan harapan mereka, BD salah satu nara sumber
yang sempat di knfrmasi pihak Teropong mengatakan dengan jelas bahwa para
peserta merasa di tipu oleh beberapa pihak yang dalam hal ini para panitia
pelatihan yang mengaku dari LPMM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri –
Red )
Bd menjelaskan bahwa dirinya juga di panggil dengan pihak
Polres Bondowoso untuk di mintai keterangan terkait dengan langkah LSM Apung
yang menjanjikan kepada para peserta pelatihan tersebut beberapa hal yaitu
sertifikat pelatihan yang di gunakan untuk bekerja sebagai petugas pendampingan
dana desa juga sangat kecewa karena penanganan pihak Polres kurang begitu
cekatan dalam hal ini, dia ( BD – Red ) juga menceritakan bahwa langkah dirinya
) BD – Red ) setelah melalui beberapa tahapan dan juga membayar keuangan
sebagai salah satu persyaratan peserta pelatihan Bd bersama kawan” ternyata
benar - benar tidak di penuhi janji oleh Panitia Pelatihan yang mengatasnamakan
diri mereka Petugas dari LPMM.
Haji Darma selaku ketua Umum LSM Teropong yang juga
mendampingi BD pada saat di panggil oleh Tim Penyidik Polres Bondowoso
mengatakan bahwa penanganan kasus Pelatihan yang di adakan oleh Oknum yang
mengaku dari LPMM benar – benar akan di sikapi dengan serius, hal ini juga
berharap pada pihak yang berwajib dal hal ini Polres Bondowoso untuk menangani
dengan serius pula karena langkah yang telah di ambil oleh Oknum tersebut
sangat jelas merugikan pihak peserta pelatihan yang hanya mendapatkan janji
belaka, “ saya dan tim benar-benar tidak tanggung – tanggung terhadap kasus
ini, andai tidak ada penanganan dari pihak kepolisian Resort Bondowoso maka
akan segera kami angkat ke jalur yang lebih tinggi “ tegasnya, dirinmya juga
menambahkan bahwa semua ini bercermin dari para peserta yang jelas menjadi
korban atas dugaan Penipuan tersebut.
Kasus yang jelas merugikan para
peserta tersebut sangat jelas terlihat dari laporan beberapa pihak pada LSM
teropong bahwa pada awalnya mrlalui penjelasan dari para panitia yaitu
Khoiriyah dan Hermin serta salah satu aktifis LSM APUNG yaitu Adi Purnomo bahwa
mereka sebenarnya sangat percaya karena mereka di suruh langsung membuka Google
yaitu LPMM, mereka mengatakan bahwa LPMM
adalah sebuah Lembaga di bawah naungan Pemerintah, di bawah 8 kementrian
sehingga dengan secara otomatis mereka sangat percaya, di sana juga di sebutkan
bahwa pembayarannya sebesar Rp 2.100.000,- ( Dua JUta Seratus Ribu Rupiah ), di
janjikan Diklat 5 Hari, di janjikan kerja pada Bulan Agustus 2015 akan tetapi
pada kenyataannya hanya di latih selama 1 hari di ijen view, kemudian yang lebih
parah adalah di latih oleh LSM APUNG ( Aliansi Penyelamat Uang Negara – Red )
yang di ketuai ADI PURNOMO, saat itu juga mereka langsung kecewa dan merasa di
tipu oleh TIM APUNG.
Seperti yang sudah di jelaskan
oleh BD bahwa dirinya ( BD – Red ) sangatlah percaya terhadap Program LPMM, hal
ini karena dirinya mendapatkan keterangan langung dari Presiden Direktur LPMM
yaitu Ir. Eka Ristri Damayanti, SSi, MT pada saat LPMM mengadakan Sosialisasi
Program di Desa Wisata Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso,
yang di dalam penjelasannya Ir. Eka mengatakan bahwa tujuan Diklat adalah untuk
menyiapkan Anggota LPMM sebagai tenaga yang berkompeten dalam pemberdayaan
masyarakat., benar – benar kader yang professional dan menjelaskan pula bahwa
yang berhak untuk perekrutan pendamping adalah Pemerintah, selanjutnya LPMM
juga akan mengeluarkan sertifikat sesuai dengan Permendes Nomor 113 pasal 27
dan 28, oleh karena itu semua calon peserta berani membayar juga keuangan
sebagai salah satu persyaratan untuk masuk dalam pelatihan LPMM,.
Sampai berita ini di tulis BD dan
juga aktifis LSM Teropong dan Tim mengatakan dengan sangat tegas bahwa mereka
akan segera menindak lanjuti permasalahan ini ke tingkat atas lagi apabila
penanganan pihak kepolisian resort Bondowoso tidak segera menangani secara
serius dan benar, BERSAMBUNG, HERMAN

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home