Thursday, 8 October 2015

LSM TEROPONG PERTANYAKAN KELANJUTAN PENANGANAN KASUS PELATIHAN APUNG



Teropongtimur.com-Bondowoso. Pelatihan yang di laksanakan oleh LSM Apung baru lalu di Hotel Ijen view Bondowoso di duga menuaikan bencana bagi para pesertanya sehingga masuk dalam penanganan pihak Berwajib dalam hal ini Polres Bondowoso, pasalnya,  Pelatihan tersebut yang pada awalnya menjanjikan beberapa peluang untuk menjadikan para peserta sebagai tenaga pendampingan ternyata tidak sesuai dengan harapan mereka, BD salah satu nara sumber yang sempat di knfrmasi pihak Teropong mengatakan dengan jelas bahwa para peserta merasa di tipu oleh beberapa pihak yang dalam hal ini para panitia pelatihan yang mengaku dari LPMM ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri – Red )  

Bd menjelaskan bahwa dirinya juga di panggil dengan pihak Polres Bondowoso untuk di mintai keterangan terkait dengan langkah LSM Apung yang menjanjikan kepada para peserta pelatihan tersebut beberapa hal yaitu sertifikat pelatihan yang di gunakan untuk bekerja sebagai petugas pendampingan dana desa juga sangat kecewa karena penanganan pihak Polres kurang begitu cekatan dalam hal ini, dia ( BD – Red ) juga menceritakan bahwa langkah dirinya ) BD – Red ) setelah melalui beberapa tahapan dan juga membayar keuangan sebagai salah satu persyaratan peserta pelatihan Bd bersama kawan” ternyata benar - benar tidak di penuhi janji oleh Panitia Pelatihan yang mengatasnamakan diri mereka Petugas dari LPMM.

Haji Darma  selaku ketua Umum LSM Teropong yang juga mendampingi BD pada saat di panggil oleh Tim Penyidik Polres Bondowoso mengatakan bahwa penanganan kasus Pelatihan yang di adakan oleh Oknum yang mengaku dari LPMM benar – benar akan di sikapi dengan serius, hal ini juga berharap pada pihak yang berwajib dal hal ini Polres Bondowoso untuk menangani dengan serius pula karena langkah yang telah di ambil oleh Oknum tersebut sangat jelas merugikan pihak peserta pelatihan yang hanya mendapatkan janji belaka, “ saya dan tim benar-benar tidak tanggung – tanggung terhadap kasus ini, andai tidak ada penanganan dari pihak kepolisian Resort Bondowoso maka akan segera kami angkat ke jalur yang lebih tinggi “ tegasnya, dirinmya juga menambahkan bahwa semua ini bercermin dari para peserta yang jelas menjadi korban atas dugaan Penipuan tersebut.

Kasus yang jelas merugikan para peserta tersebut sangat jelas terlihat dari laporan beberapa pihak pada LSM teropong bahwa pada awalnya mrlalui penjelasan dari para panitia yaitu Khoiriyah dan Hermin serta salah satu aktifis LSM APUNG yaitu Adi Purnomo bahwa mereka sebenarnya sangat percaya karena mereka di suruh langsung membuka Google yaitu LPMM, mereka mengatakan bahwa LPMM  adalah sebuah Lembaga di bawah naungan Pemerintah, di bawah 8 kementrian sehingga dengan secara otomatis mereka sangat percaya, di sana juga di sebutkan bahwa pembayarannya sebesar Rp 2.100.000,- ( Dua JUta Seratus Ribu Rupiah ), di janjikan Diklat 5 Hari, di janjikan kerja pada Bulan Agustus 2015 akan tetapi pada kenyataannya hanya di latih selama 1 hari di ijen view, kemudian yang lebih parah adalah di latih oleh LSM APUNG ( Aliansi Penyelamat Uang Negara – Red ) yang di ketuai ADI PURNOMO, saat itu juga mereka langsung kecewa dan merasa di tipu oleh TIM APUNG.
Seperti yang sudah di jelaskan oleh BD bahwa dirinya ( BD – Red ) sangatlah percaya terhadap Program LPMM, hal ini karena dirinya mendapatkan keterangan langung dari Presiden Direktur LPMM yaitu Ir. Eka Ristri Damayanti, SSi, MT pada saat LPMM mengadakan Sosialisasi Program di Desa Wisata Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso, yang di dalam penjelasannya Ir. Eka mengatakan bahwa tujuan Diklat adalah untuk menyiapkan Anggota LPMM sebagai tenaga yang berkompeten dalam pemberdayaan masyarakat., benar – benar kader yang professional dan menjelaskan pula bahwa yang berhak untuk perekrutan pendamping adalah Pemerintah, selanjutnya LPMM juga akan mengeluarkan sertifikat sesuai dengan Permendes Nomor 113 pasal 27 dan 28, oleh karena itu semua calon peserta berani membayar juga keuangan sebagai salah satu persyaratan untuk masuk dalam pelatihan LPMM,.
Sampai berita ini di tulis BD dan juga aktifis LSM Teropong dan Tim mengatakan dengan sangat tegas bahwa mereka akan segera menindak lanjuti permasalahan ini ke tingkat atas lagi apabila penanganan pihak kepolisian resort Bondowoso tidak segera menangani secara serius dan benar, BERSAMBUNG, HERMAN

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home