Thursday, 25 October 2018

Sudah Saatnya UKM Manfaatkan TIK


TEROPONG Jbr – Dalam rangka meningkatkan semangat jiwa kewirausahaan dan memperkuat sisi pemasaran para pelaku usaha kecil, dan menengah (UKM) sudah saatnya memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kesimpulan ini muncul dalam kegiatan Gebyar UKM Indonesia 2018 yang mempertemukan para pelaku UKM, pembuat kebijakan, akademisi, peneliti, dan kalangan pelaku bisnis di gedung Soetardjo, Universitas Jember, Kamis 25 Oktober 2018 

Kegiatan yang dimotori oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, Kemendesa dan PDTT, Mark Plus, International Council for Small Business (ICSB),  diisi dengan talkshow, konsultasi dan kurasi produk, serta pameran produk pelaku UKM dari tujuh kota se Besuki Raya.

Turut hadir pada acara itu perwakilan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Pemerintah Kabupaten beserta Dinas Koperasi dan UKM sebagai wakil pemerintah, serta pihak Perbankan, dan pelaku usaha besar yang diwakili JNE, Asuransi Jiwasraya, PLN, Bank Jatim dan lainnya.

Kegiatan Gebyar UKM 2018 juga dihadiri Rektor Universitas Jember, beserta Bupati Jember lengkap dengan jajaran Forkompimda. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jember mengapresiasi FEB yang mengambil inisiatif bekerjasama menggelar kegiatan Gebyar UKM, pasalnya UKM telah terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi bangsa bahkan terbukti sukses bertahan dari krisis ekonomi.

Sementara itu Faida, Bupati Jember dalam pidatonya menegaskan, salah satu bentuk bela negara adalah dengan membeli produk UKM Indonesia, khsusunya Jember. “Untuk itu menjadi tugas jajaran Forkompimda untuk turut aktif memasarkan produk UKM yang ada,” ungkap Faida di hadapan pelaku UKM yang didominasi kalangan perempuan ini.

Setyo Riyanto, Direktur Akademik ICSB, yang juga dosen di Universitas Padjadjaran Bandung ini menjelaskan bahwa UKM dapat berkembang jika memiliki akses permodalan, sumber daya manusia yang berkualitas, punya strategi bisnis yang tepat, selalu berinovasi, serta mengawal bisnisnya dengan laporan keuangan yang baik.

Tidak jauh berbeda dengan pendapat Setyo Riyanto, Mohammad Miqdad, Dekan FEB Universitas Jember  menjelaskan bahwa “Universitas Jember melalui fakultas yang ada seperti FEB aktif membantu pelaku UKM khususnya di Jember dan Besuki Raya ujarnya. (*)






Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home