Sudah Saatnya UKM Manfaatkan TIK
TEROPONG Jbr – Dalam rangka meningkatkan semangat
jiwa kewirausahaan dan memperkuat sisi pemasaran para pelaku usaha kecil, dan
menengah (UKM) sudah saatnya memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK). Kesimpulan ini muncul dalam kegiatan Gebyar UKM Indonesia
2018 yang mempertemukan para pelaku UKM, pembuat kebijakan, akademisi,
peneliti, dan kalangan pelaku bisnis di gedung Soetardjo, Universitas Jember, Kamis 25 Oktober 2018
Kegiatan yang dimotori oleh Fakultas Ekonomi dan
Bisnis (FEB) Universitas Jember, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan
Menengah, Kemendesa dan PDTT, Mark Plus, International Council for Small
Business (ICSB), diisi dengan talkshow,
konsultasi dan kurasi produk, serta pameran produk pelaku UKM dari tujuh kota
se Besuki Raya.
Turut hadir pada acara itu perwakilan dari Bank Indonesia,
Otoritas Jasa Keuangan, Pemerintah Kabupaten beserta Dinas Koperasi dan UKM
sebagai wakil pemerintah, serta pihak Perbankan, dan pelaku usaha besar yang
diwakili JNE, Asuransi Jiwasraya, PLN, Bank Jatim dan lainnya.
Kegiatan Gebyar UKM 2018 juga dihadiri Rektor
Universitas Jember, beserta Bupati Jember lengkap dengan jajaran Forkompimda.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jember mengapresiasi FEB yang mengambil
inisiatif bekerjasama menggelar kegiatan Gebyar UKM, pasalnya UKM telah terbukti
mampu menjadi penyangga ekonomi bangsa bahkan terbukti sukses bertahan dari
krisis ekonomi.
Sementara itu Faida, Bupati Jember dalam pidatonya
menegaskan, salah satu bentuk bela negara adalah dengan membeli produk UKM
Indonesia, khsusunya Jember. “Untuk itu menjadi tugas jajaran Forkompimda untuk
turut aktif memasarkan produk UKM yang ada,” ungkap Faida di hadapan pelaku UKM
yang didominasi kalangan perempuan ini.
Setyo Riyanto, Direktur Akademik ICSB, yang juga
dosen di Universitas Padjadjaran Bandung ini menjelaskan bahwa UKM dapat
berkembang jika memiliki akses permodalan, sumber daya manusia yang
berkualitas, punya strategi bisnis yang tepat, selalu berinovasi, serta
mengawal bisnisnya dengan laporan keuangan yang baik.
Tidak jauh berbeda dengan pendapat Setyo Riyanto, Mohammad
Miqdad, Dekan FEB Universitas Jember menjelaskan
bahwa “Universitas Jember melalui fakultas yang ada seperti FEB aktif membantu
pelaku UKM khususnya di Jember dan Besuki Raya ujarnya. (*)
Labels: Pemerintah






0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home