Friday, 31 August 2018

Gara-gara "Master Plan" Rencana Pelebaran Jalan Bandara "Gagal"

TEROPONG Jbr - Gagalnya pelaksanaan pelebaran jalan di area bandara Notihadinegaro Jember disebabkan tidak adanya "Master Plan", Hal iji di sampaikan oleh Manager Kebun Mumbulsari Kishartono di Cafe Rollas Jember Jum'at 31/08/2018.

Dalam sambutannya Manager Kebun Mumbul mengatakan bahwa "Sebenarnya PTPN XII sangat mendukung penuh pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember, tetapi seharusnya harus ada keterbukaan dalam hal tata kelola pemerintahan" ujarnya.


Lebih jauh Kishartono mengatakan bahwa "Kebun Mumbul sampai sekarang masih belum mendapatkan ijin dari Direksi Surabaya, dimana permintaan Direksi Surabaya hanya minta surat dari Bupati tentang "Master Plan" pengembangan bandara Notohadinegoro Jember yang nantinya akan dikirimkan ke Dewan Komisaris dan Pemegang Saham" jelasnya.

Krishartono menambahkan bahwa "Yang telah ditandatangani antara Pemerintah Kabupaten dengan PTPN XII beberapa waktu yang lalu merupakan "Kesepakatan" dan bukan "Perjanjian", dimana nantinya dari "Kesepakatan" itu akan dilanjutkan menjadi "Perjanjian (MoU)" tambahnya.

Menurut Kruhartomo bahwa "PTPN XII hanya membebaskan lahan untuk bandaranya saja dan tidak termasuk jalan akses ke bandara yang akan dilakukan pelebaran, swpama ini yang dilakukan PTPN XII hanya bandaranya saja yang 120 ha sedangkan untuk jalan masih HGU" tandasnya.

Perlu diketahui bahwa PTPN XII yang diwakili oleh Manager Kebun Mumbul melakukan jumpa press dengan beberapa awak media karena banyak beredar berita di beberapa media yang menyatakan bahwa PTPN XII "melarang" atau "memberhentikan" pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan bandara sepihak beberapa waktu yang lalu. (brt) 

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home