Friday, 24 August 2018

Asuransi Nelayan Targetkan 5000 Nelayan


TEROPONG Jbr - Untuk Kabupaten Jember terpasang target sebanyak 5000 nelayan yang akan mendapatkan Asuransi Nelayan. Namun, nelayan yang telah terdaftar asuransi sebanyak 3.279 untuk periode bantuan tahun 2017.

Hal ii disampaikan oleh Kepala Unit Teknik PT. Asuransi Jasindo (persero) Cabang Jember Sirojuddin Abdul Majid pada saat menyampaikan perkembangan asuransi nelayan Kabupaten Jember.  pada acara Penyerahan klaim asuransi Keluarga korban kapal tenggelam di lepas Plawangan Pancer, Kecamatan Puger, Jember pada Kamis 19 Juli 2018 lalu dan berlangsung di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Jember. Jumat (24/8/2018)

Sirojuddin Abdul Majid menjelaskan bahwa “Asuransi nelayan merupakan program bantuan dari Menteri Kelautan dan Perikanan. Program bantuan nelayan berupa subsidi diberikan kepada nelayan kecil, nelayan yang belum pernah mendapat bantuan asuransi yang serupa. Namun Jasindo telah menyediakan program untuk nelayan yang sudah pernah menerima bantuan asuransi nelayan, dengan asuransi mandiri” jelasnya

Penyerahan secara simbolis kepada ahli waris korban laka laut tersebut oleh pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Drs. Murtadlo, M.Si.

Murtadlo menjelaskan bahwa “Selama ini pemerintah membayar premi asuransi nelayan selama satu tahun. Setelah satu tahun berlalu, nelayan diharapkan dapat melanjutkan asuransi secara mandiri” ujarnya

“Wujud perhatian Bupati yang cukup besar ini, mari kita imbangi dengan semangat, membaca doa sebelum bernelayan," ujarnya.

Terkait kebijakan Bupati Faida saat bersilaturahmi dengan keluarga korban, Murtadlo mengingatkan nelayan akan mendapatkan asuransi yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Jember.

Kepada ahli waris korban, Murtadlo menyampaikan agar bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, 
khususnya dalam menunjang pendidikan disamping bantuan pendidikan yang telah disediakan pemerintah, masih banyak lagi bantuan yang akan disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember kepada para nelayan. Salah satunya adalah pelampung dengan remote control. (*)








Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home