Monday, 19 November 2018

Wabup Jember Jelaskan Konsep Islam Nusantara



TEROPONG Jbr – Pada saat menghadiri Rapat Terbuka Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Senin 19 November 2018. Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief menyebut masih ada beberapa pihak yang salah paham dengan Islam Nusantara, yang saat ini sedang gencar bergulir di tengah masyarakat. Rapat Terbuka digelar di Gedung Kuliah Terpadu lantai tiga untuk pengukuhan Profesor Prof. Dr. M. Noor Harisuddin, M. Fil. I. dalam bidang Ilmu Usul Fiqh.

Dalam sambutannya Wabup Muqit menjelaskan bahwa memahami Islam Nusantara adalah bagaimana memahami Islam yang selalu bersinergi dan selalu akomodatif dengan nilai-nilai budaya. Pemahaman seperti itu, menjadi sesuatu yang sangat penting. Titik akhir pemahaman ini dalam rangka mempertahankan NKRI.

Sementara itu Prof. Dr. M. Noor Harisuddin, M. Fil. I. menjadi profesor ketujuh yang dikukuhkan civitas IAIN Jember. Dalam pengukuhan itu Prof. Dr. M. Noor Harisuddin, M. Fil. I. menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul Fiqih Nusantara.

"Dengan menjadi bagian dalam Fiqih Nusantara, kita bisa menjadi seorang Indonesia, seorang muslim, tidak ada pertentangan antara Jawa, Indonesia, dan muslim. Ketiganya bisa diselaraskan dengan Islam Nusantara dan Fiqih Nusantara," terangnya.

Ia menjelaskan bahwa “Fiqih Nusantara menjadi sesuatu yang bisa mengharmoniskan dan menyelaraskan agama, negara, dan adat. Kontribusi Fiqih Nusantara pada penguatan NKRI, lanjutnya, salah satunya yaitu bentuk penguatan terhadap konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia” tandasnya. (*)





Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home