Kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Nasional Hanya 13 Persen
TEROPONG Jbr - Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak
akan menurunkan passing grade (nilai ambang batas) yang sudah ditentukan
pemerintah, hal ini ditegaskan oleh kepala BKN Dr. Ir. Bima Haria Wibisana,
M.Si saat melakukan monitoring peserta test CPNS di Jember, meski peserta
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mengikuti ujian test CPNS yang dinyatakan
lulus jauh dari angka kebutuhan pegawai, dimana secara Nasional hanya 13 persen
yang dinyatakan lulus, Kamis 15/11/2018.
Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, M.Si mengakui banyak
komplain terkait soal tes yang sulit hingga kelulusan di masing-masing
daerah kabupaten/kota rendah
“Sebetulnya, kalau soalnya susah tidak juga, karena untuk kementerian – lembaga
yang lulus lebih dari 20 persen, tetapi, ketika ini di terapkan pada Pemerintah
Kabupaten Kota, yang lulus di bawah 20 persen,” jelasnya.
“Pemerintah
tidak akan menurunkan grade tes seleksi calon pegawai negeri sipil, namun, akan
meranking peserta seleksi yang tidak lolos namun memiliki nilai tinggi,” ujar
Bima dengan didampingi Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya Tauchid Djatmiko,
SH. M.Si., dan Sekda Ir. Mirfano serta Kepala BKPSDM Jember Ir. Ruslan Abdul
Gani.
Banyak peserta yang tidak lulus memiliki passing
grade dengan skor tinggi. “Terkadang lulus kurang satu angka, Jadi kita coba
meranking untuk mengisi jabatan yang kosong sesuai kebutuhan jabatan yang
kosong,” ungkapnya.
Ia menyontohkan, jika passing grade minimumnya 298,
makan untuk mengisi formasi yang kosong paling tidak 260. Apabila peserta
mengikuti tiga ujian dan ada satu ujian yang tidak lulus, maka peserta itu
masih mempunyai harapan. “Sejauh totalnya tinggi, karena dia berkompetisi
juga,” ujarnya.
Lebih jauh Bima menjelaskan, untuk seleksi
kompetensi bidang (SKB) sesuai dengan formasi yang dituju oleh peserta.
Misalkan guru, kompetensi bidangnya adalah tentang pendidikan, maka instansi pembina jabatan fungsionalnya adalah
Kemendikbud, Untuk SKB selanjutnya akan dilaksanakan di ibu kota propinsi.
Untuk Jawa Timur dilaksanakan di Surabaya. (*)
Labels: Pemerintah



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home