CAMAT PRAJEKAN Drs. MOH. HASYIM MSi, DIDEMO RATUSAN WARGA
Bondowoso, Teropong timur.com
Ratusan warga Desa Prajekan Lor dan Desa Prajekan Kidul berbondong-bondong mendatangi Kantor Kecamatan Prajekan-Bondowoso, Rabu (23/12/2015). Ratusan massa dengan semboyan Laskar Santawi melakukan aksi massa untuk keadilan, menuntut Camat Prajekan Drs. Moh.Hasyim MSi mundur dari jabatannya, namun saat demo berlangsung Hasyim ( Camat-Red ) tidak ada ditempat.
Para demonstran terus mendesak agar Camat Prajekan ( Hasyim ) mundur dari jabatannya pada hari ini juga karena dianggap telah melakukan pungli dan bersikap arogan menindas rakyat prajekan selama 4,5 tahun, sebagai bentuk kekesalannya para demonstran membawa dan membakar keranda mayat serta menyegel kantor dan rumah dinas camat prajekan. Aksi Demo dikawat ketat oleh aparat keamanan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP.
Reki Ariyadi dan Fandi Sofyan selaku koordinator aksi massa dalam orasinya menyampaikan 5 (lima) tuntutan rakyat prajekan yaitu : (1). Usir Camat Prajekan Moh.Hasyim sekarang juga. (2). Mendesak DPRD Bondowoso merevisi Perda yang menjelaskan setiap usulan kepentingan desa secara administrasi, diusulkan menggunakan rekomendasi camat. (3). Meminta Bupati Bondowoso atau Pejabat yang berkompeten untuk menemui para demonstran. (4). Menempatkan Pejabat Pemerintah di Prajekan yang berpihak pada rakyat. (5). Kami terus memberikan perlawanan dan penolakan setiap Pejabat yang menarik uang layanan yang tidak didasari oleh pungutan yang di Perdakan.
Fandi Sofyan juga menyatakan bahwa, aksi massa kali ini bukan aksi dadakan akan tetapi sudah terencana dan sebelumnya kami sudah mengirim surat kepada DPRD Bondowoso dan mendapat jawaban yang tidak memuaskan. Pada hari ini kami menyatakan sikap melakukan aksi massa di kantor kecamatan prajekan, kami bersama Laskar Santawi tidak akan bubar dan tetap bertahan sebelum mendapat jawaban dari Pemkab Bondowoso, tegasnya.
Sementara, dalam kesempatan tersebut Asisten I yang diwakili Kabag Pemerintahan ( Aries Agung Sungkowo ) mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Asisten I setelah pulang rapat di surabaya. " saya akan koordinasi dengan Asisten I, karena kami tidak punya hak untuk memberhentikan camat, karena dia PNS. Tapi saat ini kami sanggup menarik Moh.Hasyim ke Pemkab Bondowoso, sambil menunggu proses lebih lanjut ", pungkasnya. ( suwaris)





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home