KETUA DPRD BONDOWOSO HADIRI SHOLAWAT NARIYAH DI BALAI DESA KALITAPEN
Bondowoso, Teropongtimur.com
Dalam rangka meningkatkan ukhuwah islamiyah dan mengharap ridho ALLAH SWT serta syafa'at Nabi Muhammad SAW. Kegiatan sholawat nariyah di seluruh desa kab. Bondowoso terus berkumandang, hal ini untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Bondowoso menuju masyarakat bondowoso yang beriman, berdaya dan bermartabat. Kali ini, sholawat nariyah digelar oleh ratusan warga desa kalitapen kec.tapen, kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan tepatnya pada malam sabtu pon (4/12/2015). Selain untuk mendekatkan diri kepada yang maha kuasa, sekaligus untuk mempererat tali silaturrahmi antara kepala desa dan masyarakat.
Kegiatan sholawat nariyah dihadiri oleh Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Camat Tapen Sidik Waluyo, S.Sos, Kepala Desa Kalitapen Heru Cahyono bersama perangkatnya serta ratusan jama'ah sholawat. Kegiatan Sholawat nariyah dibalai desa kalitapen selalu mendapat sambutan dari warga, terlihat balai desa dipenuhi oleh jama'ah sholawat.
Kepala Desa Kalitapen Heru Cahyono dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sholawat nariyah dan tahlil akbar merupakan kegiatan rutin desa kalitapen, yang dilaksanakan setiap bulan tepatnya malam sabtu pon, sampai dengan malam ini sudah 5 kali dilaksanakan. Kegiatan sholawat nariyah merupakan kepentingan kita bersama, selain mendekatkan diri kepada ALLAH SWT, kita semua mengharapkan agar desa kalitapen menjadi desa yang aman, nyaman dan sejahtera.
Selain itu Heru Cahyono juga menjelaskan hasil pembangunan jalan lingkungan yang berasal dari Dana Desa ( DD ), adapun pembangunan tersebut tersebar di beberapa titik dengan tujuan mempermudah warga dalam beraktifitas untuk meningkatkan roda perekonomian.
Ketua DPRD Bondowoso selaku narasumber menuturkan, kegiatan sholawat nariyah adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di seluruh desa K ab.Bondowoso. Hal ini, merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Desa, alhamdulillah Desa Kalitapen sudah 5 kali melaksanakan. Banyak orang bertanya, kenapa harus di balai desa karena balai desa merupakan pusat pelayanan masyarakat, masyarakat dilayani oleh kepala desa dan perangkatnya di balai desa. " Dalam kegiatan sholawatan, saya sering menyampaikan bahwa sholawat nariyah merupakan kepentingan kita bersama, bukan kepentingan Bupati atau Ketua DPRD ". Sesuai dengan ajaran guru-guru kita dan para kiai, apabila suatu tempat di isi kegiatan sholawatan maka tempat itu menjadi tempat yang barokah.
H.Ahmad Dhafir juga menjelaskan, sholawat nariyah yang dilaksanakan di balai desa merupakan sebuah wadah untuk mempererat tali silaturrahmi antara pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa dalam menjaring aspirasi masyarakat. " Semoga kita semua dalam melaksanakan sholawat nariyah mendapat ridho dari ALLAH SWT serta syafa'at Nabi Muhammad SAW, menjadi orang beriman berdaya dan bermartabat ", pungkasnya.
Acara berlangsung hikmat dan lancar di iringi serampai Hadrah AS-SHOBAR dari Desa Botolinggo Kec. Botolinggo, - (suwaris)



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home