Saturday, 1 December 2018

Kab. Jember Peringati HDI (Hari Difable Indonesia) 2018



TEROPONG Jbr - Diketahui, 3 Desember diperingati sebagai HDI yang dicanangkan oleh Majelis Umum PBB dan disepakati oleh seluruh negara di dunia sejak 1992. Pencanangan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa, peran dan kemampuan para penyandang disabilitas, sekaligus momentum bagi masyarakat internasional memperhatikan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi para penyandang disabilitas.

UN Enable telah menetapkan tema tahun ini adalah ”Empowering persons with disabilities and ensuring inclusiveness and equality”. Asdep Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko PMK Ade Rustama menyebutkan, tema Nasional HDI 2018 berfokus pada kondisi yang memungkinkan untuk perubahan transformatif yang dipertimbangkan dalam agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2030.

Di Indonesia, HDI dimaknai sebagai bentuk pengakuan terhadap disabilitas, peneguhan komitmen seluruh bangsa, dan membangun kepedulian dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan disabilitas. Pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik dan sektor swasta didorong untuk bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas

Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj.Faida MMR menyampaikan, bahwa “Hari ini Jember memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI), dan peringatan ini bukan peringatan biasa, 
melainkan peringatan yang sangat luar biasa. Para penyandang Disabilitas hari ini memperingati Hari Disabilitas Internasional 2018 dengan tema menuju masyarakat inklusif, tangguh dan berkelanjutan sesuai UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas” terangnya.

Dalam acara jalan santai dengan para difable Bupati dr. Faida MMR menjelaskan. "Hari ini Pemkab Jember menunjukkan komitmennya sesuai dengan yang di anjurkan oleh Pemerintah Pusat, dimana hak kaum difabel sejajar dengan warga lainnya, dan ini yang menjadikan Jember kota peduli Inklusi," kata Bupati Faida.

Lebih jauh Beliau  mengatakan, "Komitmen Pemkab Jember sebagai kota Inklusi, bisa kita lihat dan kita rasakan terutama di beberapa tempat ibadah, perkantoran dan instansi-instansi sudah mulai memberikan akses masuk untuk kaum difabel, ini yang perlu kita apresiasi," ungkapnya

Bupati Faida menambahkan, Pemkab Jember akan memberikan penghargaan setinggi tingginya kepada perusahaan dan instansi swasta yang telah memberikan hak yang sama bagi kaum difabel dengan warga lainnya menjadi bagian di perusahaannya. (*)



Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home