Presidium 276 Relawan Sabar, Rela mati Jika Ada yang Mengganggu Pemerintahan SABAR
BONDOWOSO – teropong.co.id – Beberapa tokoh politik dan tokoh masyarakat pendukung Bupati Terpilih KH. Salwa Arifin - H Irwan Bachtiar sepakat untuk membentuk Presidium 276 Relawan Sabar Sae Bondowoso. Semangat pembentukan Presidium adalah tekad para relawan untuk mengawal semua kebijakan Bupati dan wakil Bupati Bondowoso selama 5 tahun kedepan.
Dalam pembentukan Presidium 276 Relawan Sabar Sae, ditunjuk sebagai ketua adalah Samsul Hadi Merdeka, Wakil Ketua H. Nawiryanto Winarno dan Sekretaris Andika Laksana. Samsul Hadi Merdeka adalah mantan anggota DPRD dari Partai PKB yang di PAW karena dukungan politiknya berseberangan dengan partainya.
Dalam pertemuan kedua Presidium 276 Relawan Sabar Sae, di kafe Orilla, Jalan A Yani, Bondowoso, Senin malam, (8/10/2018). Samsul Hadi akan mengambil langkah pertama, yaitu akan berkirim surat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, untuk melakukan audensi terkait kebijakan yang akan diambil oleh pemimpin Bondowoso. "Tujuan kita adalah, untuk mengawal semua kebijakan Bupati dan wakil Bupati, terutama yang menghambat proses pembangunan di Bondowoso,"kata ketua Presidium 276 Relawan Sabar.
Dalam pembentukan Presidium 276 Relawan Sabar Sae, ditunjuk sebagai ketua adalah Samsul Hadi Merdeka, Wakil Ketua H. Nawiryanto Winarno dan Sekretaris Andika Laksana. Samsul Hadi Merdeka adalah mantan anggota DPRD dari Partai PKB yang di PAW karena dukungan politiknya berseberangan dengan partainya.
Dalam pertemuan kedua Presidium 276 Relawan Sabar Sae, di kafe Orilla, Jalan A Yani, Bondowoso, Senin malam, (8/10/2018). Samsul Hadi akan mengambil langkah pertama, yaitu akan berkirim surat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, untuk melakukan audensi terkait kebijakan yang akan diambil oleh pemimpin Bondowoso. "Tujuan kita adalah, untuk mengawal semua kebijakan Bupati dan wakil Bupati, terutama yang menghambat proses pembangunan di Bondowoso,"kata ketua Presidium 276 Relawan Sabar.
Menurutnya, berdirinya presidium relawan Sabar 276 ini bukan atas inisiasi partai, Bupati dan Wakil Bupati, ini murni berangkat dari sebuah perjuangan sejak kontestasi pilkada yang ingin mengawal untuk kemenangan pasangan Sabar hingga akhirnya menjadi pemenang.
"Presidium relawan Sabar 276 didirikan bukan untuk kepentingan satu golongan atau kelompok, tapi untuk mengawal dan mengawasi kinerja Pemkab Bondowoso pada lima tahun kedepan," tegasnya.
Selain itu, jika kemudian ada orang atau kelompok yang sengaja menghambat jalannya roda pemerintahan yang akan dilaksanakan oleh Bupati dan Wabup. "Tentu akan berhadapan dengan kami, dan kami dari Presidium 276 Relawan Sabar siap mati ketika ada yang mengganggu pemerintahan Sabar," imbuhnya.
Dan yang lebih penting, menurut Samsul Hadi, adalah kepada para pejabat yang tidak berjuang untuk kemenangan Sabar, harus tahu diri, karena Relawan telah mati-matian bahkan tidak mengenal lelah, lapar dan bila perlu taruhan nyawa. "Maka kepada siapapun para pejabat yang tidak berkeringat, apalagi pernah menjadi musuh pada pilkada kemarin, jangan pernah minta jatah jabatan, dan kami sangat percaya kepada Bupati dan Wakil Bupati, bahwa tidak akan pernah menghianati perjuangan Relawan Sabar," kata Samsul Hadi.
"Presidium relawan Sabar 276 didirikan bukan untuk kepentingan satu golongan atau kelompok, tapi untuk mengawal dan mengawasi kinerja Pemkab Bondowoso pada lima tahun kedepan," tegasnya.
Selain itu, jika kemudian ada orang atau kelompok yang sengaja menghambat jalannya roda pemerintahan yang akan dilaksanakan oleh Bupati dan Wabup. "Tentu akan berhadapan dengan kami, dan kami dari Presidium 276 Relawan Sabar siap mati ketika ada yang mengganggu pemerintahan Sabar," imbuhnya.
Dan yang lebih penting, menurut Samsul Hadi, adalah kepada para pejabat yang tidak berjuang untuk kemenangan Sabar, harus tahu diri, karena Relawan telah mati-matian bahkan tidak mengenal lelah, lapar dan bila perlu taruhan nyawa. "Maka kepada siapapun para pejabat yang tidak berkeringat, apalagi pernah menjadi musuh pada pilkada kemarin, jangan pernah minta jatah jabatan, dan kami sangat percaya kepada Bupati dan Wakil Bupati, bahwa tidak akan pernah menghianati perjuangan Relawan Sabar," kata Samsul Hadi.
Di tempat yang sama, H, Nawiryanto Winarno, sangat mengapresiasi dibentuknya presidium relawan Sabar 276, sehingga pemerintahan Sabar dapat melaksanakan visi dan misinya sesuai dengan janjinya pada saat kampanye. "Kami membentuk Presidium 276 Relawan Sabar, karena banyaknya polemik yang sedang berkembang saat ini. Mulai isu mutasi pejabat, kenaikan anggaran skala prioritas yang sesuai dengan visi misi bupati dan isu-isu lainnya,"kata Ketua Partai Hanura Kab. Bondowoso ini.
“Kami juga akan memperjuangkan anggaran yang menjadi Program Skala Prioritas Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan janji kampanye, walaupun para wakil kami di DPRD, terutama Partai pengusung sudah menyerah sebelum berntanding dalam memperjuangkan kenaikan anggaran untuk mensukseskan program prioritas pemerintahan SABAR” jelas H. Nawiryanto. (*)
“Kami juga akan memperjuangkan anggaran yang menjadi Program Skala Prioritas Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan janji kampanye, walaupun para wakil kami di DPRD, terutama Partai pengusung sudah menyerah sebelum berntanding dalam memperjuangkan kenaikan anggaran untuk mensukseskan program prioritas pemerintahan SABAR” jelas H. Nawiryanto. (*)
Labels: TEAM TEROPONG




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home