Saturday, 12 May 2018

CAMAT (BARU) DAN KAPOLSEK ARJASA LAKUKAN SIDAK PASAR TRADISIONAL

CAMAT (BARU) DAN KAPOLSEK ARJASA LAKUKAN SIDAK PASAR TRADISIONAL

TEROPONG JBR - Harga-harga kebutuhan pokok biasanya melonjak tinggi menjelang Lebaran. Untuk mencegah agar hal itu tak terjadi, pemerintah diminta sering melakukan operasi pasar. Untuk itu,  Pemerintah Daerah setempat harus melibatkan aparat Kepolisian dan bila dibutuhkan libatkan pula unsur TNI. Kalau operasi pasar sering dilakukan,  diharapkan harga-harga sembako di pasar-pasar tradisional relatif stabil. Kalau harga sembako stabil, maka pasokannya pun akan lancar dan berjalan dengan baik.

Hal ini sudah dilakukan oleh Plt. Kabag Humas, Ir. Herwan Agus Darmanto, yang juga baru saja menjabat sebagai Camat Arjasa, memulai aktifitas kerja diwilayahnya dengan melakukan sidak kebutuhan pokok di Pasar Arjasa, Jumat 11/05/2018. Sidak yang dilakukan dengan melibatkan Kapolsek Arjasa, AKP. Eko Basuki TA, merupakan bagian dari sinergi muspika untuk melihat langsung kelayakan sembako menjelang Ramadhan pada tahun ini.

Didampingi oleh Disperindag Jember dan Dinkes Kabupaten Jember, Herwan bersama jajaran muspika blusukan di stand-stand pasar tradisional Arjasa. Tim Sidak Harga Pasar Kecamatan Arjasa ini banyak menanyakan terkait distribusi pemenuhan kebutuhan sembako, seperti beras, cabe merah, bawang merah, bawang putih, gula pasir lokal, minyak goreng curah, dan daging ayam serta kebutuhan daging sapi.

Camat Arjasa, Ir. Herwan Agus Darmanto, menyampaikan bahwa “Untuk harga sembako di pasar Arjasa masih relatif aman, meski mengalami kenaikan harga. Dirinya menyampaikan bahwa untuk kenaikan harga masih kisaran 1000 sampai dengan 2000 rupiah untuk beras dan gula pasir. Yang mengalami kenaikan signifikan adalah bawang putih, bawang merah, cabe rawit merah, yaitu kenaikannya mencapai 3000 Rupiah. Sementara untuk daging ayam, baik ayam potong maupun ayam kampung, termasuk daging sapi, tidak mengalami kenaikan", ungkapnya.

"Tidak hanya pada pasar tradisional saja yang nantinya kami pantau untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga. Namun nantinya kami juga akan melakukan pengecekan ke gudang - gudang agar tidak ada penimbunan yang mengakibatkan harga Sembako bergejolak," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Arjasa, AKP. Eko Basuki TA, yang mendampingi Camat Arjasa juga menyampaikan bahwa “Hari ini bersama jajaran Kecamatan melakukan sidak tanggal kadaluarsa. Selama sidak dipasar, pagi ini, belum ditemukan tanggal kadaluarsa yang melebihi dari yang ditentukan beredar dipasaran, baik itu di toko modern maupun di toko-toko peracangan. Ini artinya sampai hari ini, bisa dikatakan baik dan aman", jelas Kapolsek Muda ini.

Operasi pasar tidak harus menargetkan kuantitas barang, tapi juga harus mengedepankan kualitas sembilan bahan pokok (sembako) yang dijual murah untuk masyarakat yang tidak mampu. Jangan mentang-mentang untuk masyarakat tidak mampu, sembako yang dijualkan kualitasnya di bawah standar. (brt)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home