Tuesday, 27 October 2015

PERMAINANNYA HEBAT, BB DAN KASUSNYA BENAR - BENAR HILANG....

KARNA DAN PRESIDEN RI

Bondowoso, Teropong Timur. Com

Seseorang kadangkala hanya di lihat dari satu sisi saja, tidak melihat latar belakang, dan kejadian sebelumnya sehingga bisa juga di ambil satu kesimpulan bahwa kenyataan yang sekaranglah yang hanya bisa di lihat oleh semua masyarakat, seperti halnya yang terjadi pada seseorang yang rupanya dengan kepiawaiannya telah menarik perhatian Publik atau warga Bondowoso bahwa dirinya adalah seorang Pejabat yang baik.

Akan tetapi kenyataan di lapangan dengan menelaah kejadian sebelum dia menjabat sebagai seorang Kepala Dinas Pengairan Bondowoso yaitu saat menjabat sebagai Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso ternyata di duga menorehkan catatan yang begitu kelam, hal ini di ungkapkan oleh salah satu Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Teropong yang sempat di konfirmasi oleh Tim Teropong Timur di kantor pusatnya, Desa Mangli Wetan Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso.

“Kalau orang hanya bisa melihat hal ini berdasarkan kenyataan yang sekarang itu sudah biasa, akan tetapi untuk yang dulu tidak di lihat, kasusnya di peti eskan oleh pihak aparat , dia betul” pandai “ ujar aktifis tersebut pada Tim teropong Timur, di tambahkannya bahwa semua ini hasil dari kepiawaiannya dalam dugaan membohongi Publik, Orang yang di maksud dari semua ini adalah Drs.Karna Suwandi, MM yang kesehariannya berkutat dengan jabatannya yaitu : Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Bondowoso, Di jelaskannya kembali bahwa semua ini berawal dari Proses Pembongkaran pasar yang di laksanakan di Pasar Tamanan, Pasar Kotakulon dan Pasar hewan Kademangan Kulon yang pada akhirnya timbul masalah yaitu hasil pembongkaran tersebut sangat tidak jelas,

Didalam surat dari kepala Bagian Perlengkapan dan pengelolaan Aset pada Sekda kabupaten Bondowoso dengan nomor tidak jelas tertanggal 10 desember 2012 di sebutkan bahwa surat tersebut melaporkan pada pihak Sekda terkait pembongkaran pasar, kemudian dari hal tersebut di jelaskan pula bahwa pembongkaran tersebut masih mempunyai nilai ekonomis dan dapat di lakukan Penghapusan / Penjualan, akan tetapi kenyataan di lapangan ternyata penjualan barang bongkaran tersebut sampai dengan saat ini tidak tahu ujung rimbanya.

Akankah hal itu di biarkan ? Mengingat Pembangunan ketiga Pasar tersebut menggunakan uang negara, Aliansi LSM yang selama ini selalu terjun demi kebenaran kembali akan melangkah untuk menindak lanjuti permasalahan ini, tidak akan diam karena "Karna" di duga telah menghilangkan semua data dan BB tersebut agar semuanya bisa tidak teratasi oleh pihak penegak Hukum,

Sampai berita ini di tulis Karna masih belum bisa di temui, saat di hubungi via telpon selulernya selalu mengatakan sibuk, Sementara Aktifis LSM Teropong dan juga bersama aktifis LSM lainnya yang tergabung dalam Aliansi LSM Bersatu menghimbau pada seluruh masyarakat bahwa semua itu harus di lihat dengan kacamata yang benar, bukan hanya melihat seseorang karena dia punya chanel dengan semua pejabat, bahkan Presiden sekalipun, kita lihat kenyataan yang benar sebelumnya, sebab ini semua akan kita jadikan cerminan untuk Bondowoso ke depan. Bersambung - RED

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home