Wednesday, 28 October 2015

GEMA BONDOWOSO AKAN DESAK 5 FRAKSI PEMBAWA MISI PERUBAHAN

 
Teropongtimur.com-Bondowoso. Gerakan Masyarakat (GEMA) Bondowoso segera melayangkan surat kepada 5 Fraksi Pembawa Misi Perubahan untuk segera melaksanakan amanah rakyat yang selama ini terbelenggu oleh kekuasaan yang terpusat (central power) Pimpinan DPRD.

Kepada Teropong Timur, Cak War panggilan akrab Suwarno, Koordinator Posko GEMA Bondowoso menyatakan, GEMA Bondowoso segera melayangkan surat untuk segera melaksanakan tuntutan masyarakat Bondowoso. Tuntutan tersebut kami peroleh dari masyarakat melalui surat, Email, SMS, dan lainnya. Dan segera kami tindaklanjuti dengan melayangkan Surat Tuntutan Masyarakat yang diwakili oleh GEMA Bondowoso.

Senada dengan koordinator GEMA, personil GEMA lainnya, Johan Gondrong, memberikan pendapatnya, "kami akan mendukung Cak War untuk segera melayangkan Surat Tuntutan masyarakat Bondowoso kepada 5 Fraksi Pembawa Misi Perubahan. Dan kami akan sangat serius mengawal 5 Fraksi tersebut agar tidak "loyo" memperjuangkan aspirasi masyarakat. Perubahan sistem di Bondowoso sudah sangat mendesak untuk di rubah, jika 5 Fraksi tidak mengakomodir aspirasi kami, jangan salahkan jika kami bertindak sebagai parlemen jalanan".

Tuntutan GEMA yang akan dilayangkan kepada 5 Fraksi Pembawa Misi Perubahan antara lain adalah :

  1. Audit investigasi keuangan Sekretariat DPRD Bondowoso.
  2. Menyatakan sikap, jika Sekretaris DPRD, Drs. Amir Hidayat, Msi tidak di ganti sebelum Pembahasan RAPBD 2016, 5 Fraksi Pembawa Misi Perubahan harus sepakat untuk tidak membahas RAPBD 2016, alias Deadlock.
  3. Meminta komitmen tertulis kepada 5 Fraksi Pembawa Misis Perubahan, untuk turut serta aktif dalam memerangi korupsi yang sudah tersistem dengan masih di Bondowoso.
  4. Menolak segala kegiatan “KUNKER/STUDI BANDING” yang sifatnya tidak memberikan manfaat untuk rakyat Bondowoso dan hanya terkesan menghamburkan uang negara tanpa ada tujuan yang dapat di implementasikan.
  5. Mendesign ulang RAPBD 2016 harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat, karena selama ini APBD Bondowoso sudah disusun secara “paket jadi” oleh penguasa dan para anteknya, hanya untuk kepentingan pribadi dan golongannya saja. DPRD hanya sebagai alat untuk “mengesahkan” saja, sehingga terkesan korupsi yang selama ini terjadi sudah terbungkus rapi oleh “regulasi” bernama “kesepakatan” DPRD dan Pemerintah.
  6. Segera melayangkan Surat Mosi Tidak percaya atas nama Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dafir, SAP, atas penyalahgunaan kewenangan sebagai Ketua DPRD yang selama ini menjadi “central Power” terjadinya “kebobrokan” sistem yang terjadi di Bondowoso selama yang bersangkutan menjabat sebagai Ketua DPRD.
"Sementara 6 (enam) tuntutan tersebut yang akan kami layangkan kepada 5 Fraksi Pembawa Misi Perubahan, masih banyak lagi aspirasi masyrakat yang masih dalam tahap kajian GEMA Bondowoso, nanti akan kami susun surat-surat tuntutan GEMA Bondowoso tahap demi tahap. Sementara kami juga akan menilai keseriusan 5 Fraksi tersebut dalam membawa misi perubahan," tegas Cak War. Bersambung - Tim

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home