Bimtek “Perdana” Kepala Desa Baru
TEROPONG Jbr - Bimbingan teknis/pembekalan Implementasi
22 Janji Kerja dalam rangka mencapai target Sustainable Development Goal’S dan
penguatan hak asasi manusia ini dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha dan berlangsung
selama dua hari, 24 – 25 Oktober 2019. Sebanyak 148 kepala desa yang baru saja
dilantik dan 13 calon kepala desa terpilih pada Pilkades Serentak 2019
mengikuti pembekalan.
Narasumber tersebut berasal dari unsur Forkopimda,
instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan Komnas HAM.
Natara lain Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, , Plt Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si,
Pemateri pertama adalah Bupari Jember, yang
menyampaikan materi “Implementasi 22 Janji Kerja dalam rangka mencapai target
sustainable development goal’s dan penguatan hak asasi manusia.
Dalam sambutan pembukaan, Bupati Jember dr. Hj.
Faida, MMR mengingatkan para kades dan cakades terpilih untuk memanfaatkan bimtek
dengan sebaik-baiknya. Meski, ada kades yang telah terpilih dua atau tiga kali,
bimtek ini sangat penting untuk kinerja dan kepemimpinan dalam pemerintahan. Bupati
pun mengingatkan para kepala desa bahwa waktu yang dimiliki untuk membangun
desa sangat terbatas. Sementara harapan masyarakat begitu banyak. “Maka
bersegeralah. Dimulai dari bimtek ini, untuk pembangunan yang lebih baik dan
kepemimpinan yang lebih efektif, Kepala Desa tidak sendirian dalam membangun
desa. Forkopimda selalu menemani dan membantu membangun desa,” tandas Bupati.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si menjelaskan
pembekalan ini melibatkan 12 narasumber. Menurut Edy Budi, bimbingan
teknis/pembekalan bagi para kepala desa ini sebagai pedoman dalam
penyelenggaraan pemerintahan kepala desa. “Bimtek ini diharapkan mewujudkan
kepala desa hasil pilkades serentak tahun 2019 yang siap melaksanakan tugas
kewajiban menjalankan roda pemerintahan desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku,” ujarnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home