Kabupaten Jember Jadi lokasi Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) XXXIX
TEROPONG Jbr – Kabupaten Jember tahun ini menjadi
lokasi Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) XXXIX, mulai tanggal 2
hingga 12 April 2019. Bupati Jember, dr Hj Faida MMR mengapresiasi kegiatan ini
dan berharap pelatihan Latsitarda menjadi pengalaman sinergisitas bagi Taruna
dan Taruni.
Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR dalam sambutannya mengaku
sangat mendukung kegiatan Latsitarda XXXIX di Kabupaten Jember. “Kita beruntung
tahun ini Jember menjadi lokasi kegiatan Latsitarda. Ini bisa menjadi satu
sinergi bersama antara Taruna – Taruni dengan masyarakat,” ungkap Faida di Alun
– alun Jember, Selasa (02/04/2019).
” Saya juga berharap masyarakat nantinya
memanfaatkan para taruna untuk menyelesaikan masalah Adminduk dan pendataan
bantuan beras bagi masyarakat miskin yang belum tercover bantuan,” tambahnya.
Lebih jauh Bupati mengatakan bahwa Taruna – Taruni
ini merupakan calon pemimpin bangsa, untuk itu perlu pengalaman sinergisitas. “Masyarakat
tidak menanyakan seberapa hebat di sekolah, tetapi ia ingin melihat kepedulian
mereka di tengah masyarakat” tandasnya.
Sementara itu Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo
SH SIK MH menambahkan bahwa target para peserta Latsitarda ialah bisa
bermanfaat bagi masyarakat. Dengan mengikuti kegiatan ini, Taruna-Taruni bisa
bisa mengetahui karakteristik masyarakat. “Saya berharap para Taruna-Taruni
bisa memberi manfaat, apakah berkaitan dengan kegiatan fisik maupun non fisik.
Latihan ini merupakan bekal nanti agar para Taruna-Taruni bisa berkomunikasi
sejak awal,” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0824 Jember,
Letkol Inf Arif Munawar, Jember adalah wilayah agamis, untuk itu para Taruna-Taruni
diharapkan mampu berintegrasi dengan seluruh elemen masyarakat. Untuk itu para
peserta Latsitarda harus mampu menunjukkan jati diri dan keunggulan moral yang
mereka miliki. “Mereka juga harus berinteraksi dengan seluruh elemen masyarakat
Jember, karena ini merupakan bekal awal saat mereka mendapat penugasan setelah
mereka terlantik menjadi Letnan Dua (LETDA) atau Inspektur Dua. Jika mereka
mampu beri dengan masyarakat, Pemda, TNI maupun Polri mereka akan mampu
memahami dan melaksanakan tugas,” pungkasnya. (DL).
Labels: Pemerintah



<< Home