Banyak Penonton Kesurupan "Jaranan" di Acara Khitanan Warga Dusun Srono di bubarkan
Banyuwangi,www.tropongtimur.co.id
Merupakantradisi masyarakat di pedesaan mengundang kelompok hiburan mulai dari organ tunggal, campursari, orkes dan bahkan kesenian jaranan jika ada warga masyarakat yang mengadakan hajatan, meski tidak jarang terjadi tawuran antar pengunjung, namun pertunjukan Jaranan belakangan ini makin di minati generasi milenial, baik laki - laki maupun perempuan,
Di Dusun Srono, Rt.01 Rw.13, Desa Kebaman, Kec. Srono sebuah hajatan (Khitanan) di rumah salah satu warga dengan hiburan Jaranan, Minggu (31/03/19) di bubarkan tuan rumah, Nurwahid(51) sebelum acara usai, pembubaran acara di lakukan Nurwahid karena pengunjung banyak yang over acting, banyak generasi milenial yang kesurupan, tidak mau terjadi hal yang tidak di inginkan, akhirnya Nur memilih membubarkan acara lebih awal, jelasnya,
Para pedagang kaki lima yang hadir untuk menjajakan dagangannya banyak yang kecewa, karena dagangannya belum laku acara telah di bubarkan, seperti di sampaikan Widianto Gembolo Purwo (42) salah satu pedagang mainan yang hadir menyampaikan kekecewaannya, mengingat acara baru di mulai setengah permainan dan dangannya belum juga laku namun sudah di bubarkan,
Acara di bubarkan lebih awal, menurut Widi karena banyaknya kelompok anak-anak remaja (Penonton) yang ikut-ikutan menggunakan minyak wangi dan kesurupan, terang Widi,
Menanggapi hal itu, Hariyanto (50) orang tua "ST" salah satu remaja yang sempat kesurupan, saya sangat menyesalkan ulah para remaja yang sengaja ikut-ikutan kesurupan, harusnya ada tindakan dan kelompok-kelompok itu harus di bubarkan karena sangat merugikan, anak dan keponakan saya sampai bolos sekolah gara-gara terjerumus dalam kelompok yang tidak jelas itu,
Saya berharap semoga pihak aparat segera menindak ulah remaja yang sangat merugikan orang tua itu, terangnya. (B.AGUS HR)
Labels: Banyuwangi



<< Home