Monday, 22 April 2019

HANYA DALAM WAKTU SATU HARI TERSANGKA LAKUKAN DUA KALI CURANMOR DAN MENCURI HANDPHONE


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap pelalu curanmor di Tempat KEJJADIAN Perkara(TKP) Dusun Pondok Asri Desa Kedungrejo Kec Rowokangkung Kabupaten Lumajang 21/4/2019


Tersangka FATHUR (44 th) Alamat Dusun Krajan Desa Tekung Kec Tekung Kab Lumajang, Tersangka ditangkap pada 20 April 2019 telah memboyong Sepeda Motor merk Juve warna hitam Nopol : N-4397-YJ milik MOCH RIYANTO, (25th) alamat Dusun Pondok Asri Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung Kab Lumajang.


Tim Cobra harus melakukan upaya paksa dalam penangkapan, saat dilakukan penangkapan Tersangka tidak menghiraukan peringatan petugas justru berusaha melarikan diri 


Kapolres Lumajang AKBP DR MUHAMMAD ARSAL SABHAN SH. SIK MM. MH mengkonfirmasi penanhkapan tersebut, "Tim Cobra berhasil menangkap pelaku pencurian motor yg baru saja terjadi kemarin. Tersangka sempat kabur dan naik ke atap Rumah milik Warga sekitar, namun berkat kesigapan Tim Cobra yg mengepung rumah tersebut, Tersangka berhasil di tangkap dan diamankan ke Mapolres Lumajang" terang Arsal. 


Kasat Reskrim AKP HASRAN Cobra menerangkan, "saat ini saya akan lakukan pemeriksaan Intensif Kepada Tersangka dan akan kembangkan kasusnya. karena dari pemeriksaan awal saja pelaku mengaku telah melakukan kejahatan beberapa kali dalam waktu 1 hari berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Tersangka telah melakukan 3 kali aksi pencurian dihari yang sama. Adapun aksinya ialah :


1. Kasus pencurian Hand Phone 
kejadian tgl 20 April 2019 sekira pukul 07:00 Wib di Wonokerto Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang barang yang berhasil diambil 1 buah handphone mrek Gionee warna Putih kombinasi Pink


2. Kasus curanmor 
kejadian tgl 20 April 2019 sekira pukul 12:00 Wib, di Desa Sumberanyar Kec. Rowokangkung Kabupaten Lumajang, barang yang diambil 1(satu) unit sepeda motor merek Suzuki Shogun warna hitam


3. Kasus Curanmor
Kejadian tgl 20 April 2019 sekira pukul 18:45 Wib,Tepatnya didepan rumah Dusun Pondok asri Desa Kedungrejo Kec Rowokangkung Kab. Lumajang.
Barang yg diambil sepeda motor merek Juve, warna hitam


Tersangka terjerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman dipidana penjara paling lama 9 Tahun. (Tim)

Labels:

Sunday, 21 April 2019

KAPOLSEK BERSAMA DANRAMIL 0825-08 BERTINDAK TEGAS TERHADAP PENGGANGGU TAHAPAN PEMILU 2019



BANYUWANGI,www.Teropongtimur.co.id.


Demi menjaga Kondusifitas Wilayah, Kapolsek Srono AKP. MULYONO bersama Danramil 0825-08 Srono KAPTEN MISDARI, selalu siaga dalam melakukan Patroli bersama Personel bersenjata dengan sasaran Pengamanan PPK di Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi Minggu 21/04/19 dini hari

Dengan turun langsung Kapolsek bersama Danramil dalam memimpin Anggota, semakin menggelorakan situasi Kamtibmas menjadi aman dan terkendali disaat Pemilu berlangsung mulai Pendistribusian Surat Suara dari 275 TPS di Kecamatan Srono hingga pengawalan Rekapitulasi hasil Pemungutan Suara di PPK,
"Dalam kesempatan itu, Kapolsek Srono menegaskan, pihaknya tak main-main dalam menjaga Keamanan dan ketertiban di Wilayah hukum Polsek Srono, petugas akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba mengganggu jalannya tahapan Pemilu, yang saat ini memasuki tahap Rekapitulasi Suara, jelasnya

“Kami sudah menyebar Personel bersenjata lengkap ke semua titik, di seluruh TPS yang ada di Kecamatan  Srono, demi menjaga Kamtibmas di masing - masing wilayah Desa serta untuk menjaga dokumen, kotak Suara dan proses penghitungan, Kami perintahkan semua Anggota untuk all out menjaga, Sudah saya perintahkan serentak mulai menjelang pelaksanaan pemilu  ( pencoblosan surat suara )” hingga saat ini Minggu (21/04/19) memasuki hari kedua Rekapitulasi hasil penghitungan Suara oleh PPK, imbuh nya

Di tempat yang sama, Danramil Kecamatan Srono Kapten MISDARI menyatakan, Kami selalu siaga Patroli dan melakukan penjagaan mendampingi Kapolsek, sesuai tupoksi kita Untuk menjaga Keamanan dan Kertiban Wilayah hukum Polsek Srono, Kami sepakat dengan apa yang sudah di sampaikan Kapolsek untuk menindak semua pihak yang inggin mengganggu jalannya setiap tahapan hingga Rekapitulasi di PPK saat ini, tegasnya 

“Terimakasih Kepada semua tim yang sudah siaga mendukung kegiatan Kami dengan mendatangi PPK untuk kontrol penghitungan, Untuk Antisipasi gangguan Kamtibmas di Kecamatan Srono agar Proses Rekapitulasi berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya 

Dalam kesempatan itu, Kapolsek bersama Danramil juga bersama tim melakukan sidak di sejumlah wilayah Desa sampai Kecamatan, Dari hasil sidak tersebut, di seluruh Wilayah dinyatakan aman dan kondusif.
(B.AGUS HR-HOLIS)

Labels:

Saturday, 20 April 2019

PEMANDU WISATA ATAU GUIDE DI TEMUKAN TEWAS DI TAMAN WISATA ALAM KAWAH IJEN



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id

Na'as menimpa HARIYAN DEDI SANTOSO ALIAS BRONTO (38), Pemandu Wisata atau guide ditemukan Tewas di Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Diduga Korban terpapar asap belerang hingga jatuh saat mengambil foto kawah dari atas bukit, 20/4/2019


Kondisi Pria asal Dusun Rejopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi itu kondisinya cukup memprihatinkan. Setengah badannya melepuh


Kapolsek Licin AKP HERY PURNOMO menjelaskan, berdasarkan keterangan para penambang belerang, Saat itu korban akan mengambil foto untuk mengabadikan Kawah Ijen dari atas bukit yang berada di sekitar Areal Penambangan belerang, Saat bersamaan, asap belerang yang berasal dari Lokasi Penambangan menghampiri Korban, Diduga korban terpapar asap sehingga terjatuh, karena menghirup asap, lalu Korban jatuh ke drum penampungan asap atau belerang yang panas dan meninggal Dunia di Tempak Kejadian Perkara (TKP) " jelas Hery.


 Mengetahui Korban terjatuh, Dua Orang Saksi penambang belerang yaitu AHMAD ARIFIN (48) dan TOHARI (47) Warga Kecamatan Licin langsung menolong Korban, Oleh ke Dua penambang, Korban lansung di bawa ke Paltuding Ijen kemudian di bawa ke Puskesmas Licin


"Keluarga Korban tidak menghendaki Proses Autopsi dan meminta membawa Jenazah Korban lansung du bawa pulang untuk dimakamkan," tambahnya


"Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan Petugas Medis Puskesmas Licin, kondisi tubuh Korban melepuh di bagian Dada, perut hingga ke Dua Kalinya melepuh kerena terkena panas.  (tim)


Labels:

RAPAT PLENO REKAPITULASI HASIL PEMUNGUTAN SUARA TINGKAT KECAMATAN




BANYUWANGI,www.teropongtimur.co.id


Acara di buka dengan sambutan ketua PPK Kecamatan Srono ROFIQ NUROHMAN, Alhamdulillah Proses Pemungutan Suara yang telah kita laksanakan walaupun mendapat banyak rintangan semua berjalan dengan aman dan lancar, 


Untuk Rekapitulasi Penghitungan Suara di bagi Lima kali tahapan,  setiap Hari di tentukan Dua Desa, Rekapitulasi di lakukan dengan sistem pararel, di buat Dua blok yang akan di laksanakan Rekapitulasi secara bersamaan, Alhamdulillah dalam Proses Pemungutan Suara,(PPS) berjalan dengan sukses, namun terkait hasil Penghitungan, kami dari PPK tidak mendapat salinan, sesuai aturan memang demikian,


Dalam ketentuanya, untuk Saksi di wajibkan hanya dua Orang sesuai surat mandat, Pada hari ini Sabtu' 20/4/19 Rapat Pleno Rekapitulasi hasil pemungutan suara di Kecamatan Srono di nyatakan di buka,


Untuk mengawali rekap, di sepakati hari ini adalah hasil pemungutan suara Desa Bagorejo dan Desa Wonosobo, terang Rofiq, 


Berikutnya sambutan oleh Camat Srono, MULYONO, menjelaskan karang kita memasuki tahapan Rekapitulasi penghitungan suara, seperti yang di jadwalkan selama lima hari kerja, tiap hari di tentukan dua Desa, harapan kami semua dapat berjalan lancar, 


"Dengan ucapan yang sama, di lanjutkan Ketua Panwascam Kec. Srono SAMSUDIN menyampaikan, terkait permasalahan apapun yang terjadi di Tps - Tps kemarin saat Proses Pemungutan Suara tetap akan Kami tindak lanjuti, Saya minta Kerjasamanya agar tetap terjalin Sinergitas di Lapangan, harapanya permasalahan apapun yang telah terjadi, tidak sampai mengembang ke Kabupaten dan cukup bisa kita atasi disini, terangnya 


"Selanjutnya acara di tutup dengan do'a oleh H. Hamam Iqbal Mubaroq, selaku Wakil Ketua Panwascam Kecamatan Srono,    (B.AGUS HR)


Labels:

PENGENDARA SEPEDA GAYUNG TERTABRAK MOBIL PICK UP J&T BOK EXSPIDISI MENINGGAL DUNIA



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Naas dialami oleh SRIWATI (54). Warga Dusun Krajan Kulon, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, meninggal Dunia setelah tertabrak Mobil Pick Up Box Ekspedisi J&T bernomor polisi L 9582 GI di jalan raya jurusan Genteng-Rogojampi, Jum’at (19/4/2019) pagi.

Kanit Lantas Polsek Rogojampi, IPDA DWI WIJAYANTO mengatakan, Insiden itu berawal ketika Sepeda gayung yang dikendarai Sriwati (Korban) melaju dari arah Timur ke Barat di bahu Jalan sisi kiri, sesampainya di Tempat kejadian perkara (TKP) Sepeda gayung naik ke badan Jalan, Dan disaat yang bersamaan dari arah yang sama datang pick up box yang dikemudikan oleh Achmad Fauzi (23) warga Perum Kalirejo, Kecamatan Kabat Kabupaten Banyuwangi


"Akibat jarak yang sangat dekat, pengemudi Mobil box tidak bisa menghindar, sehingga menabrak bagian belakang Sepeda gayung hingga terpental di bahu jalan sebelah kiri, ahirnya korban (SRIWATI) meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara, kemudian Korban di bawa ke RS PKU Rogojampi, ungkap, IPDA Duwi


“Kendaraan yang terlibat telah diamankan di Pos Lantas 905 Rogojampi. Laka ini langsung kami limpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Banyuwangi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Banyuwangi, Iptu ARDI BITA KUMALA saat dikonfirmasi juga mengatakan, pick up box ekspedisi J&T mengalami kerusakan bagian depan, lalu Sepeda gayung mengalami kerusakan pada bagian belakang, untuk kerugian material sekitar satu(1) juta rupiah, pungkas nya. (tim)

Labels:

Friday, 19 April 2019

SEORANG NELAYAN MENINGGAL DUNIA SETELAH PERAHU YANG DI GUNAKAN UNTUK MENCARI IKAN DI TERJANG OMBAK


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id


Seorang nelayan M. UNTUNG (64), Warga Lingkungan Krobokan, Kelurahan Kampung Mandar, Kabupaten Banyuwangi, meninggal setelah Perahu yang digunakan untuk mencari ikan pecah dihantam ombak


korban berangkat melaut Seorang diri sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (17/4/2019) malam. Korban terlihat mengarah kan perahunya ke arah selatan, Diduga korban mencari ikan di Selat Bali bagian selatan.

Miturut keterangan Kasat Polairut Banyuwangi, AKP SUBANDI menjelaskan, perahu korban diterjang ombak besar. Sehingga mengakibatkan perahu yang terbuat dari fiberglass itu pecah menjadi dua bagian, mesin dan Orangnya sempat hilang, Kamis (18/4/2019).ungkapnya


“Tidak diketahui secara pasti lokasi kejadian ini, Namun diduga kuat terjadi di sekitar perairan Muncar. Sebab perairan Muncar ombaknya besar dan diperkirakan musibah itu terjadi antara malam hingga dinihari tadi,” imbuhnya.

Perahu korban yang sudah pecah menjadi dua bagian ditemukan di sekitar pantai Paludem, Kecamatan Muncar sekitar pukul 08.00 WIB. Selain perahu, mesin perahu, dan sejumlah Logistik yang dibawa Korban juga ditemukan di tempat itu.

“Untuk Jenazah Korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia dan langsung di evakuasi ke Rumah Korban untuk diserahkan Kepada Keluarganya. Pihak keluarga langsung memakamkan Korban siang ini juga,” pungkas Subandi. (Holis/murdiono)

Labels:

MENGENAL LEBIH DEKAT PONDOK PESANTREN DARUL MUTTAQIN GONTOR 5




Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Kalau berbicara tentang Gontor, bisa dikatakan sebagian besar Masyarakat Indonesia pernah mendengar dan mengenalnya, bahkan Masyarakat Internasional mulai tertarik dengan nilai-nilai dan sistem yang dijalankan di dalamnya. Pondok Pesantren(Ponpes) bersistem modern yang masuk 10 besar Pesantren  terbaik di Indonesia ini telah menunjukan berbagai Kontribusi Positif untuk kemajuan tanah air tercinta. Salah satunya dari kiprah para alumninya yang selalu berjuang untuk kemajuan Bangsa, Negara, dan Agama dimanapun mereka berpijak.

Sampai saat ini Pondok Darussalam Gontor telah memiliki 13 Pondok cabang yang tersebar di Nusantara (untuk putra) dan 7 Pondok (untuk putri). Nah salah satunya Pondok Modern Darul Muttaqien Gontor 5 yang berlokasi di Ds. Kaligung Kec. Blimbingsari  Kab. Banyuwangi, Jawa Timur. 

"Sedikit mengenal sejarah Pondok Modern Darul Muttaqin, adalah lembaga Pendidikan Islam yang telah diwakafkan, tepatnya pada tanggal 17 Juni 1990. Dengan menunjuk Pondok Modern Gontor Ponorogo sebagai nadzir yang bertanggung jawab atas kelangsungan dan perkembangannya, sesuai dengan cita-cita dan wasiat Keluarga Waqif (pihak yang mewakafkan tanah). Cita-cita mereka adalah agar Darul Muttaqin menjadi lembaga pendidikan Islam yang bermutu,"pusat pengembangan ilmu pengetahuan, dan tempat berkhidmat dan berjuang untuk menegakkan kalimat Allah.

Penyerahan wakaf ini dilaksanakan secara seremonial yang dihadiri Pimpinan Pondok Modern Gontor; K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. beserta rombongan, keluarga waqif, Instansi Pemerintah baik Sipil maupun Militer serta Masyarakat Banyuwangi, Sejak pewakafan tersebut Pondok Modern Darul Muttaqin resmi menjadi Cabang Pondok Modern Darussalam Gontor. Sebagai Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor, di  Pondok Modern Darul Muttaqin adalah Ustadz H.Ahmad Suharto S.Ag, Dan sejak April 1997 dilanjutkan oleh Ustadz H.Muhammad Badrun, M.A sampai dengan 6 Desember 2003. Berikutnya, H.Imam Kamaluddin, Lc. M. Hum, mengganti H.Muhammad Badrun, M.A,  dilanjutkan oleh Ust. Suwito Jemari, S.Th.I, dan saat ini Ust. M.Syujai, BA Sebagai Cabang Pondok Modern Darussalam Gontor,

Darul Muttaqin selalu berusaha menyelenggarakan semua sistem Pendidikan dan disiplin  yang ada di Gontor, sehingga seluruh Aktivitas pendidikan dan pengajarannya diupayakan agar sesuai dengan standar Pendidikan dan pengajaran Induknya


Darul Muttaqin Gontor5 
mempunyai banyak prestasi dari Pramukanya yang sangat mengagumkan. Disamping itu Pembangunan gedung-gedung bertingkat yang sangat megah merupakan salah satu upaya Pondok untuk kemajuan proses pendidikan dan totalitas pengajaran demi mencetak kader perubahan umat menuju zaman terbaik dari yang terbaik. "(Tim)

Labels:

Thursday, 18 April 2019

SMPN 1 GAMBIRAN ADAKAN ISTIQOSAH BERSAMA MURID KELAS 9 DI MESJID ARROHMAN GAMBIRAN


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Dalam rangka mau menghadapi ujian Nasional berbasis Komputer kelas sembilan (9) SMPN 1 Gambiran Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi adakan ISTIQOSAH bersama di Mesjid Arrohman Gambiran, Kamis 17/4/2019


Tujuan agar supaya di terima di SMA atau SMK Negeri, juga di hadirkan semua dari Bapak Ibu Wali murid Kelas sembilan(9) guna untuk berdo'a bersama agar supaya tujuan dan harapan anak anak nya Ter kabul


"Setelah di Wawancarai oleh awak media teropong timur, AGUSTIN WIYANTI, Kepala Sekolah SMPN 1 Gambiran IBUK DWI ANE WULANDARI menjelaskan, Saya berharap Kepada murid murid khususnya Kelas 9 semua Unggul dalam Prestasi maupun Akademik dan juga beriman dan taqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa,"ungkapnya


Selanjutnya"Kami awali dengan kebiasa'an yang Kami lakukan di setiap pagi Jam 6.30 semua Murid Murid menjalankan Solat Dhuha bermanpa'at kemudian siang nya Solat Dhuhur, kemudian bagi Anak Anak yang beragama selain muslim, itu juga di bina olek Bapak Ibu Guru sesuai Agama masing masing, "imbuhnya


"Selain Murid SMPN 1 Gambiran juga Prestasi dalam Akademik maupun non Akademik, artinya non Akademik, Bapak Ibuk Guru sudah mengangkat bakat Anak Anak dalam Exsrta korikuler diantaranya ada gamelan, 


"Selain itu Ibuk SISKA juga menghajar untuk Tari Tarian, pencak silat, tekwundo, juga Bola voli dan basket,
(Agustin w)




Labels:

SEORANG SAKSI DARI PARTAI GOLKAR DI TPS BANYUWANGI MENINGGAL DUNIA



Banyuwangi,www.teropingtimur.co.id


Mashuri (43), salah seorang saksi dari partai Golkar di Banyuwangi, meninggal dunia, Sebelum nya korban mengeluh kan sakit di dada saat menjadi saksi di TPS 09, Dusun Mantren, Desa Kabat Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi Rabo 17/4/2019


Kapolsek Kabat, AKP SUPRIYADI mengatakan sekitar pukul 15.00 Wib, korban yang beralamat di Dusun Mantren RT 01 RW 04 itu awalnya muntah-muntah saat menjadi saksi dari Partai Golkar, sebelum nya muntah-muntah, MASHURI mengeluhkan dadanya sakit dan memberikan tugas yang diemban oleh temannya yang bernama Gusnadi, "Korban bukan meninggal di TPS tapi di rumahnya," tegas AKP Supriyadi


"Sesampai nya di rumah, korban meminta kepada istrinya, Supatmi (36), untuk dibelikan es batu dan ditempelkan di dada karena merasakan sakit dan panas, setelah itu korban kembali menyuruh istrinya untuk membelikan soda dan diminum, Dan berpamitan untuk istirahat di kamarnya, beberapa saat kemudian istrinya melihat korban di kamarnya dan di dekatinta sudah tidak bernyawa, Supatmi yang melihat suaminya meninggal spontan berteriak memanggil keluarga dan tetangga


pihak Kepolisi yang menerima informasi dari Warga kemudian mendatangi rumah korban bersama petugas medis Kecamatan Kabat, sa'at diperiksa oleh Petugas Medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban


"Menurut petugas medis diduga korban kecapekan dan mengalami serangan jantung," tukasnya. (Tim)

Labels:

Wednesday, 17 April 2019

HENDAK MEMBELI AIR MINERAL WARGA PERUMAHAN MUTIARA HIJAU DI SERUDUK MOTOR CBR DARI BELAKANG



BANYUWANGI,www.teropongtimur. co.id


Na'as menimpa SUHENDRA (50) bersama Anaknya, Moh Wayan Setiawan (8), Alamat Dusun Kebaman Perumahan Mutiara hijau saat mengendarai sepeda motor supra x 125 sedang membeli Air isi ulang,  lantas di depan Gudang walet Jalan Muncar Kecamatan Srono Korban berhenti di tengah Jalan (garis penengah) mau belok Kanan tiba tiba di seruduk sepeda Motor CBRC dari belakang yang di kendarai seorang Pemuda EKO Alamat Palu Kuning kecamatan Muncar sekitar Pukul 19.30 wib, saat kejadian Wawan lompat ke tepi ruas Jalan di saksikan SUGENG HARIYADI (50) Warga setempat,

setelah di komfirmasi awak media teropong timur, Bambang Agus HR, Sugeng menjelaskan Seped Motor yang di kendarai Eko dengan kecepatan tinggi, dengan kecepatan yang tidak bisa di kendalikan lalu nyeruduk Sepeda Motor milik  Hendra dari arah belakang lalu korban oling bersama Sepeda yang di kendarai Hendra, "Selanjutnya Korban (Hendra) lansung saya bawa ke Klinik Rahayu Medica Kecamatan Srono dan Korban mengalami luka parah dengan 27 jahitan di bagian bawah kaki sebelah kanan, ungkapnya


"Setelah itu  Pelaku (Eko) dengan rasa tanggung jawab mendatangi Korban di perahan Mutiara Hijau untuk menyelesaikan secara kekeluarga'an, dengan janji janji manis nya Eko, urusan di lanjutkan esok harinya, namun dengan kebusukan dan janji nya maka sampai sekarang tidak kembalikdan tidak ada penyelesaian


Namun sangat di sayangkan, kejadian tidak di laporkan ke Polisi, menurut pengakuan korban mengikuti kemauan Eko (penabrak) yang meminta masalahnya untuk di selesaikan secara kekeluargaan,


Hingga berita di tulis, awak media teropong timur news, korban bersama keluarganya masih mencari dimana keberadaan Eko yang saat ini di Palu kuning.  (B.AGUS HR)


Labels:

TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) 14 DUSUN RAMPAN DESA CANTUK KECAMATAN SINGOJURUH MENDAPAT PERHATIAN MASYARAKAT



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Tempat Pemungutan Suara (TPS)14 Dusun Rampan Desa Cantuk Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, Rabo 17/4/2019 berjalan dengan lancar dalam kondisi yang sangat sangat aman tertib dan kondusip juga mendapat perhatian dari Warga Masyarakat


Dengan fasilitas yang cukup sederhana ini membuat suasana yang sangat dingin dan nyaman bagi Warga Masyarakat yang sedang duduk manis sambil menunggu  panggilan antrian pencoblosan dari petugas KPPS


Menurut  Bpk RW salah satu dari Petugas penjaga Tinta, Bpk SUYONO menjelaskan kepada awak media teropong timur news ,Buang Arifin, dengan pembuatan tempat pemungutan suara (TPS) ini memang inisiatif dari kekompakan Anggota KPPS dan Masyarakat setempat, "mereka memang membuat tempat yang unik dan berbeda dengan TPS yang lain guna untuk menarik simpatisan bagi Warga Masyarakat yang punya hak untuk memilih di TPS 14 ini, dengan suasana yang nyaman dan tertib, juga berbeda dengan yang lain di saat masuk ke bilik suara, juga lebih menarik lagi panitia dan KPPS yang sedang memakai seragam yang berbeda beda dan unik,” ungkapnya.




"Bpk SUYONO mengatakan, inisiatif itu bertujuan untuk menarik agar Masyarakat yang sebelum nya ingin golput berbalik ikut memilih, kerna melihat pelayanan dari semua petugas TPS dengan ramah tamah nya membuat Warga Masyarakat bangga dan semangat di banding Pemilu yang sebelum nya, Warga Masyarakat juga penasaran dengan dalam TPS itu bisa masuk, tetapi pemilih harus dengan membawa E-KTP atau kertas panggilan model C6,”imbuhnya




"Dengan cerita yang sama oleh Kepala Dusun Rampan Desa Cantuk Bpk KOHAR, menamkan Kepada awak media teropong timur, memang rencana Ketua KPPS Bpk HADIMAN sependapat dengan Kepala Dusun, untuk memberi semangat dan rasa tanggung jawab dan kepedulian Kepada semua Anggota Panitia juga Linmas dan yang lain, oleh Kepala Dusun akan membuat bingkisan nasi juga Kue untuk para Anggota KPPS dan Anggota yang lain, juga Warga Masyarakat yang punya hak pilih kertua suara di TPS 14, Dusun Rampan, "Kami lakukan seperti ini agar Warga Masyarakat punya semangat untuk datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya, setidak nya ada nuansa lain yang menghibur, ”ungkapnya   (BuangArifin)

Labels:

Monday, 15 April 2019

ANGIN KENCANG MENERJANG OBYEK WISATA PANTAI GREND WATU DODOL



Banyuwangi,www.teroongtimur.co.id.

Angin kencang menerjang Wilayah objek Pantai Grand Watu Dodol (GWD), Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, 14/4/2019 Terjangan Angin membuat panik pengunjung serta merusak beberapa Pasilitas di area Pantai grand Watu dodol

terjangan angin terjadi sekitar pukul 13.20 Wib, namun tak berlangsung lama, sekitar 1 menit, "setelah  seorang saksi mata di lokasi, Mustofa mengatakan, semula di sekitar kawasan Pantai GWD cuaca cukup cerah. Tapi sekitar pukul 13.20 Wib tiba-tiba menjadi mendung dan terjadi hujan lebat disertai angin.

Menurut Mustofa, yang juga penjaga Pantai GWD, Angin kencang yang terjadi menyasar balai bengong yang terbuat dari bambu hingga roboh. tepat di depan sekretariat travel Pesona Bahari GWD.

"Selain itu, atap kamar mandi pengunjung yang terbuat dari asbes beterbangan dibawa angin. Namun, tidak ada korban luka maupun korban jiwa

Salah seorang pemilik warung, mengatakan kepada awak media teropong timur news, Maya (43) menjelaskan, sapuan Angin yang terjadi cukup singkat itu cukup menegangkan. Tetapi, tidak sampai memporak-porandakan dagangannya maupun bangunan warungnya yang juga terbuat dari bambu itu dan peralatan juwala nya hanyut di bawa Angin, jelasny    (tim)

Labels:

Sunday, 14 April 2019

BENTUK KEBERSAMA'AN DAN LOYALITAS PIMPINAN REDAKSI BERSAMA LSM DAN WARTAWAN,JUGA BEKERJA SAMA DENGAN TIM KOMONITAS RADIO DELIMA


Banyuwangi,www.teropongtimur.co id.

Pimpinan redaksi(PIMRED) H.NAWIRYANTO WINARNO.SE, menunjuk kan kebersama'anya bersama LSM dan Wartawan di Kantor Sekretariat DPC teropong timur news Desa Mangli wetan Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso Minggu 14/4/2019


Teropong timur news juga bekerja sama dengan Ketua Tim KOMONITAS RADIO DELIMA, Bpk JOKO, hari ini Minggu14/4/2019 di adakan Rapat terbuka di Kantor Sekretariat teropong timur news Desa Mangli Wetan, dalam Rangka bergabung dan Kerja sama antara KOMONITAS RADIO DELIMA dengan Organisasi Lembaga atau media teropong timur news yang sudah kleir dan di sepakati dan di bawah Kepemimpinan Ketua Pimpinan Redaksi,H.NAWIRYANTO WINARNO SE.


"Pertemuan yang sangat sangat lah Spektakuler antara Lsm dan Wartawan jika tim Komunitas Radio Delima bisa bersatu dan kompak dalam satu wadah satu visi dan misi yang sudah di bentuk oleh  Ketua pimpinan Redakdi teropong timur news juga merangkap sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bondowoso, H. NAWIRYANTO WINARNO SE. dalam ke'organisasian yang Hari ini Minggu 14/4/2019 berjalan dengan lancar dan kondusif


"Ketua Pimpinan Redaksi( Pimred) yang selama ini memberi peluwang dan gagasan Kepada semua Anggota LSM maupun wartawan yang bertujuan supaya semua Organisasi lembaga maupun Pers nya bisa menjadi Organisasi yang Independen,  dan selalu memberi Informasi Data maupun Berita yang Riel dan akurat, juga Informasi yang sangat fositip untuk Masyarakat dan membantu Pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi semua para pihak,  dan wartawan harus punya jiwa Loyalitas tinggi dan transparansi , harus bekerja sama, ber kalaborasi antara wartawan dan lsm, "tuturnya

selanjutnya"saling tukar Informasi tidak harus saling  menyalahkan di antara satu sama yang lain, "dengan kebersamaan kita dalam menangani permasalahan kita harus punya Jiwa Independen , Komitmen dalam menangani swatu permasalahan, "dan semua itu bila kita kerjakan dengan ikhlas kompak dan bersatu, insya Alloh akan membawakan hasil yang memuaskan . "pngkasnya.              (buang Arifin)



Labels:

MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 BANTAH TARIKAN DANA SUMBANGAN KEGIATAN DARI SISWANYA



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Madrasah Aliyah Negeri 3( MAN)  Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, membantah jika pihak Sekolah telah menarik dana sumbangan kegiatan dari Siswanya.
hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah MAN 3 Banyuwangi, H. KOSIM melalui bagian Humas, MASRUKIN, Spd.i, Sabtu 13/4/2019

Menurut Masrukin, tulisan yang mengatasnamakan Siswa MAN 3 Banyuwangi yang viral di media sosial mengenai adanya upaya protes tarikan dana sumbangan kegiatan tersebut bohong dan tidak mendasar

Setelah di komfirmasi awak media teropong timur news,bpk MURDIYONO, (MASRUKIN SPd. selaku Humas Madrasah Aliyah Negeri 3 menjelaskan, Jika memang ada, pihak yang menuduh itu untuk membuktikan dengan hadir ke Sekolah, semua itu bohong tidak ada tarikan dana sumbangan kegiatan Kepada Siswa per semester Rp 500 ribu, Anggaran itu yang Kami gunakan selama ada kegiatan per semester itu juga. Kalau memang ada tarikan dana sumbangan kegiatan silakan datang ke Sekolah untuk membuktikan,untuk semua pihak yang berkepentingan jangan langsung percaya terhadap kabar yang beredar di media sosial, saya menyarankan supaya mencari kebenaran informasi tersebut sebelum menyebarluaskan,
monggo bisa datang ke Sekolahan langsung tanya baik-baik Kepada Kami, mungkin saja ada orang yang di zaman Kepala Sekolah era Pak Mujian dulu yang tidak dapat posisi, sehingga menyebar isu itu. Kemungkinan lho ini hanya dugaan mas, kan kita tidak tahu, tapi ya bisa jadi,” ungkapnya

Masrukin menjelaskan, selama ini para siswa tidak pernah keberatan mengenai adanya kegiatan. Meski demikian kalaupun ada tarikan dana kegiatan sifatnya bukan memaksa, tapi lebih kepada siapa yang berkenan saja,"seperti kegiatan Mantab bersolek, itu sifatnya kan tidak memaksa, kalau mau Iuran ya silakan, kalau tidak ya tidak apa apa. Itu kan untuk kebutuhan siswa sendiri,” imbuhnya
(Murdiyono-mul)

Labels:

MASYARAKAT SANGAT LEGA KARENA POLISI SUDAH MENINDAK LANJUTI DUGAAN PENYELEWENGAN PROGRAM KANGGO RIKO



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Masyarakat Desa Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi akhirnya bisa lega, karena Kepolisian sudah menindaklanjuti laporan Warga terkait dugaan penyelewengan dana Program Kanggo Riko.

“Bagimana nanti hasilnya, tetap Keputusan nya ada ditangan yang berwajib. Tapi paling tidak Masyarakat sudah lega, karena permasalahan yang berkaitan dengan Program Kanggo Riko sudah ditangani dengan serius. Warga yang sebelumnya sempat emosi dan marah, kini sudah redam,” ungkap Ketua BPD Pesanggaran, HARI PRASETYO saat di konfirmasi melalui telephon nya, Sabtu 13/4/2019

Seperti diberitakan, kasus ini dilaporkan ke Mapolres setempat pada Senin (31/12/2018). Dan pada Kamis (21/2/2019), sedikitnya ratusan Warga Desa Kecam Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi menggelar aksi demo di Kantor pemerintahan desa (Pemdes). Mereka menuding pengelolaan dana desa (DD) dan Alokasi dana desa (ADD) yang dikelola Pemdes Pesanggaran, kurang transparan, mereka membawa poster bernada kritikan pada Pemerintahan Desa setempat. Dan salah satu poin tuntutannya meminta Pejabat Pemdes Pesanggaran mundur dari jabatan Kepala Desa.

HERI selaku BPD setelah di komfirmasi awak media teropong timur news menjelaskan,  berkaitan dengan permasalahan yang sempat membuat gaduh di Desa Pesanggaran tersebut, dalam kasus ini pihaknya selaku BPD bersikap Profesional. “Saya selaku BPD tetap profesional. Siapapun yang bersalah ya monggo ditindaklanjuti, kalaupun tidak ya monggo bersama-sama membangun desa, kami berharap, kedepannya pemerintah desa bisa lebih transaparan. Kalau bilang jujur, tapi hanya untuk pribadi ya untuk apa. Tapi kalau sudah transparan, maka jujur akan ngikut. Sehingga semuanya bisa terbuka, jelasnya (Agustin f)

Labels:

Saturday, 13 April 2019

PUSKESMAS KEBAMAN BERIKAN PROGRAM GRATIS KEPADA MASYARAKAT



Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.


Kementrian kesehatan Republik Indonesia, Puskesmas Kebaman Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi mengadakan Program rutin dengan tema "SAFARI KB" yang di laksanakan di Puskesmas Kebaman, Sabtu (13/04/19)


Menurut dr. MENGESTY UTAMI, Kepala Puskesmas Kebaman, acara safari KB, merupakan Program rutin yang bertujuan untuk memberikan pembekalan terkait Kesehatan ibu-ibu dan anak, Puskesmas adalah Pelayanan bagi Masyarakat, jadi kita wajib memberikan informasi yang benar Kepada Masyarakat, 


Safari KB merupakan Program Kementiran Kesehatan, sasaran kegiatannya di tujukan Kepada seluruh lapisan Masyarakat usia subur, (belum menopause) Program ini bertujuan menuju Masyarakat cerdas "Dua Anak Berkwalitas" dalam kegiatan ini, kita tidak di beri Anggaran oleh Kementrian Kesehatan, namun hanya di drouping peralatan dari BKKBN, berupa alat-alat Kontrasepsi di antaranya Implan dan Intra Uterine Device(IUD) yang semuanya kita berikan secara gratis Kepada Masyarakat,terangnya, 


"di Kutip dalam koterangan dr. MAGESTY terkait biaya periksa dan berobat di Puskesmas tidak semuanya gratis,  semua sudah di atur di dalam Perda, yang menurut Perda tidak ada pungutan/biaya, kita juga tidak memungut biaya, sehingga Masyarakat wajib memahami agar tidak terjadi salah pengertian, 


Di temui di depan puskesmas, Sumiyati (40) Warga Desa Sukomaju setelah di komfirmasi awak media teropong timur news, BAMBANG AGUS HR, bersama BUDI,menjelaskan bahwa kegiatan rutin di puskesmas ini sangat bermanfaat Pak bagi masyarakat, terutama tentang alat kontrasepsi yang di berikan secara gratis, Masyarakat hanya di minta menyerahkan Persyaratan Photo Copy Ktp dan KK, jika di luar Program safari KB ini Pak biayanya cukup mahal mencapai Rp. 300,000,- untuk jangka waktu 8 Tahun, namun dengan adanya Program Safari KB ini Masyarakat tanpa di pungut biaya sama sekali, ungkap Sumiyati,

(Agus hr/Budi)

Labels:

KONTEK PERMASALAHAN PT PELAYARAN BANYUWANGI SEJATI



Dalam konteks permasalahan PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati,(PBS)
Yang kami tau, siapapun yg menduduki kursi di DPRD Kabupaten, mereka adalah Para Wakil  Rakya, itu artinya suara Rakyat terwakili oleh mereka


Namun Faktanya, sudah tigaTahun lebih, Para Pekerja PT. PBS berusaha berteriak, memelas,  dan memohon kepada Para Wakil Rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Banyuwangi tapi jenya ta'anya sampai saat ini tidak ada satupun Para Wakil Rakyat itu yang bisa, yang mau, yang mampu, yang tergerak hatinya untuk memperjuangkan nasib Rakyatnya 


"dalam hal ini Para Pekerja PT. PBS sudah melakukan berbagai cara agar mereka (Para Wakil Rakyat di DPRD Kabupaten Banyuwangi) tergerak dan benar-benar memperjuangkan nasib para Pekerja PT. PBS, mulai dari mengadukan permasalahan, melakukan aksi mengemis di dalam Gedung Rakyat Kabupaten Banyuwangi, berkeluh kesah, hearing sampai dibentuknya Pansus PT. PBS.
Namun sampai saat ini, sudah tiga Tahun lebih, tidak ada hasil apapun




PANSUS PT. PBS yang digembar-gemborkan, nyaris hilang ditelan waktu, lempar sana lempar sini.
Rekomendasi Pansus yang kami harapkan juga tidak ada kejelasan.
Yang katanya sudah diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, yang katanya sudah diserahkan kepada Eksekutif, padahal hanya sebatas memberi rekom,
Yang katanya DPRD bukan Eksekutor


"Lantas apa sih peranpara Anggota Dewan di DPRD Kabupaten Banyuwangi,,?
apa hanya tebar pesona...???
Ini lho ada permasalahan di depan mata,
Permasalahan yang jelas dan gamblang gaji Puluhan Karyawan PT. PBS tidak dibayarkan sejak Januari 2016. (Holis,Murdi)

Labels:

Thursday, 11 April 2019

PEMKAB BANYUWANGI SEGEL RUMAH KOST YANG DI SULAP JADI HOTEL


Banyuwangi,wwwteropongtimur.co.id.

Satpol PP Banyuwangi menggelar Razia Rumah Kost yang di siasati jadi Hotel, dari 4 Hotel yang terpaksa disegel, dua Hotel yang ditutup Senin (8/4) yakni Asiera di Jalan Agus Salim Nomor 104 A dan Eston House di Jalan Kepiting, Kelurahan Sobo. Sementara Rumah Kost Harmoni di Jalan Borobudur dan Guest House Tabuhan di Jalan Sumbersawo Kelurahan Kertosari disegel per hari ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Banyuwangi ANACLETO DASILVA mengatakan, satuan nya melakukan penertiban Rumah kost yang tidak sesuai Izin Peruntukan. "Setelah kami periksa perizinan banguna nya kos-kosan. Tapi praktek nya dipergunakan untuk guest house, "Sejauh ini pihak nya terus berkeliling untuk meng kroscek keberada'an rumah kost yang telah berubah fungsi peruntukan nya di seluruh Banyuwangi, tersebut juga masih belum diketahui, Anggota kami akan berkeliling untuk memantau keberadaan rumah kost yang lain,"ujar ANACLETO

dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013, Rumah Kost merupakan Rumah atau Bangunan yang disediakan untuk tempat tinggal jangka waktu minimal satu bulan. Namun pada praktiknya, banyak tempat kost yang disewakan secara harian layaknya Hotel. "penutupan Rumah kost yang berubah menjadi hotel ini menjadi perhatian serius dari para Forum Pimpinan Daerah (Forpimda). Mereka menggelar Rakor Forpimda di Pendopo Banyuwangi,
Rakor tersebut dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kepala Polisi Resort (Kapolres) Banyuwangi AKBP TAUPIQ HERDIANSYAH ZEINARDI, Komandan Kodim 0825 Letkol Inf RULI NURYANTO, Kepala Pengadilan Negeri PURNOMO AMIN TJAHYO dan Perwakilan Komandan TNI Angkatan Laut Banyuwangi dan Perwakilan Kejaksaan Negeri.

"Pada prinsipnya kami selaku penegak Hukum siap mendukung penegakan peraturan Daerah dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban Wilayah, termasuk dalam mengembalikan fungsi Rumah kost yang difungsikan sebagai homestay atau hotel, "Kalau kos-kosan biayanya bulanan. Karena Pariwisata Banyuwangi berkembang, lalu mereka memfungsikannya seperti Hotel, terima tamu dengan tarif harian. Dan sekarang, mulai ditertibkan, Kami siap melakukan pengawasan bersama-sama Pol PP daerah dan unsur terkait lainnya," kata TAUFIQ HERDIANSYAH.

"Selain itu, Pemkab telah melakukan moratorium Pembangunan Hotel melati, yang diizinkan hanya pembangunan Hotel Bintang tiga ke atas. Praktiknya, ada pengusaha menyiasati Rumah kosnya disewakan jadi hotel. Kami siap ikut menertibkan ini," imbuhnya.

Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan terima kasih atas dukungan Forpimda. Anas mengakui jika tangan pemerintah daerah sangat terbatas untuk menangani masalah ketertiban dan kemanan, Kami sangat berterima kasih atas dukungan rekan-rekan forpimda dalam mewujudkan Banyuwangi yang aman dan kondusif. Prinsipnya, kami semua mengutamakan upaya preventif sebelum ditegakkan sanksi pidana pada pelanggar ketertiban dan keamanan daerah," kata Anas.

Menurut Anas, penegakan aturan terkait homestay ini juga merupakan aspirasi dari para pengelola homestay yang berada di kawasan wisata. "Banyak yang mengeluhkan homestay yang tidak berizin ini. Kasihan Warga Desa yang mengelola dengan sungguh-sungguh, namun tersisihkan dengan pengusaha Rumah kost besar yang dijadikan penginapan harian," pungkas Anas (tim)

Labels:

PEMBANGUNAN REHABILITASI JALAN DUSUN YANG BELUM DAPAT PERHATIAN DARI PEMERINTAH


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Inprastruktural Pembangunan Rehabilitasi jalan Dusun Kampung Baru Desa Jajag Kecamatan  Gambiran Kabupaten Banyuwangi yang sampai sekarang belum dapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,  11/4/2019


"Satu Satu nya Akses Jalan untuk Aktifitas Warga Masyarakat Dusun Kampung Baru Desa Jajag Kecamatan Gambiran perlu Dapat perhatian Dari Pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi


Sudah kurang lebih Tiga tahun Pembangunan Inprastruktural jalan Aspal maupun Papingisasi yang sangat memprihatinkan belum juga ada sulusi dari Pihak Desa maupun Pejabat Pemerinrah dengan rusak nya Jalan ini di sebabkan karena genangan Air yang tidak ada saluran pembuwangan di saat musim hujan tiba


Dalam Pantauan Awak Media Teropong Timur news,AGUSTIN WIYANTI, yang kebetulan juga Warga Masyarakat Dusun Kampung Baru membenarkan, "terkait lambanya Laporan dari Pihak Desa yang kurang ada perhatian terhadap Rehabilitasi pembangunan Jalan aspal maupun Papingisasi yang amat sangat memprihatinkan dan jadi sorotan banyak media, terkesan di duga kayak ada pembiaran dari pihak terkait


Setelah di Kompirmasi wartawan teropong Timur news BUANG ARIFIN bersama lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bapak MURDIYONO, "salah satu Warga Masyarakat Dusun Kampung Baru,ANDIK SUTIYOKO Juga RT setempat Bapak SURYANTO menjelaskan, memang benar Pembangunan Rehabilitasi Jalan Dusun Kampung Baru ini belum ada perhatian sama sekali dari Pihak Pemerintah maupun Pemerintah  Desa, sudah tiga tahun Pembangunan Jalan Dusu sampai sekarang tetap rusak seperti Fakta yang ada, dan tidak pernah ada perintah dari Pihak Desa untuk Kerja Bakti memperbaiki jalan supaya tidak tergenang Air, "tutur nya


"Dengan ucapan yang sama oleh RT setempat,Bapak SURYANTO menjelaskan Kepada lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Bapak MURDIYONO, dengan adanya Jalan yang rusak ini di sebabkan karena tidak ada saluran Pembuwangan Air atau gorong-gorong di saat musim hujan tiba, "terangnya




Seterusnya nya "Kesimpulan nya Saya selaku RT dan Warga Masyarakat Dusun Kampung Baru ,Kepada wartawan teropong maupun lembaga teropong mohon untuk di bantu dan di kawal untuk supaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk merehabilitasi Pembangunan Jalan Aspal dan Papingisasi di Dusun Kampung Baru yang sangat memprihatinkan ini,"yang sangat tidak layak seperti Dusun Dusun  yang lain, "imbuhnya
(Agustin Wiyanti)

Labels:

Wednesday, 10 April 2019

JELANG PENGAMANAN TPS PEMILIHAN UMUM 2019 AMAN



Banyuwangi,www.teropogtimur.co.id.


WakaPolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. TONI HERMANTO dengan didampingi Polda Jatim IRWASDA dan Koroops Polda Jatim berikan arahan dan pembekalan Kepada Para Personil Polda Jawa Timur(JATIM) yang terlibat Pengamanan TPS Pemilu 2019 (10/04/2019) pukul 08.00 WIB, di Gedung Mahameru Mapolda Jatim


"Turut hadir dalam kegiatan kali ini, Para Pejabat Utama Polda Jawa Timur, Ketua KPU Provinsi Jatim dan Ketua Bawaslu Provinsi Jatim.


"Dalam arahannya, WakaPolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. TONI HERMANTO menghimbau Kepada Para Personil Polri, Polda Jatim agar selalu menjaga Profesionalitas dan Netralitas Polri dalam Pengamanan Pemilu Tahun 2019.


Nantinya Personil Polri, Polda Jatim yang terlibat dalam Pengamanan TPS ini akan diperbantukan di Wilayah Polres Jajaran Polda Jatim, diantaranya Wilayah Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Ngawi dan Jember.(red)


Labels: