Pelatihan E-Commerce Bekerjasama Dengan Google
TEROPONG Jbr – Google merupakan salah satu Aplikasi
yang sudah di kenal di seluruh dunia. Aplikasi inilah yang nantinya akan
memberikan materi pelatihan sekaligus ruang khusus untuk peserta di lamannya.
Untuk itu Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR membuka
Pelatihan Pengenalan E- Commerce kepada 40 ibu rumah tangga, di Aula BKD,
Selasa (19/3/2019).
Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR
menjelaskan bahwa Pengertian E-Commerce secara umum dapat diartikan sebagai
transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet. Selain itu,
E-commerce juga dapat diartikan sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai
teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen dan
masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran atau penjualan
barang, servis, dan informasi secara elektronik. Dalam melakukan E-Commerce
penggunaan internet menjadi pilihan favorit oleh kebanyakan orang karena
kemudahan-kemudahan yang dimiliki oleh jaringan internet tersebut.
Sehingga kehadiran E-Commerce sebagai media
transaksi yang baru, cepat dan mudah ini tentunya menguntungkan banyak pihak,
baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan
menggunakan internet, proses jual beli dapat dilakukan dengan menghemat biaya
dan waktu.
Seluruh peserta Pelatihan Pengenalan E- Commerce itu
adalah ibu rumah tangga di Kabupaten Jember yang memiliki bidang usaha atau
UMKM. Acara tersebut dihadiri pula oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Jember, Ratno
Sembodo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Dedy Nurahmadi dan beberapa pejabat
lainnya.
Lebih jauh Bupati mengatakan bahwa “Anda yang hadir di sini sebagai
peserta, berarti telah sanggup dan bersedia untuk memajukan dan menggali
potensi Jember, bersama memajukan daerah dan nanti kita akan tawarkan bantuan
permodalan untuk usaha ibu-ibu semua," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan SOTK terkait UMKM ini. Meskipun
nanti sistem berdagangnya menggunakan E- Commerce, tapi kalau bisa jangan
ditinggalkan perdaganga style emak-emak, yang sebenarnya cukup efektif untuk
pemasaran. Khusus untuk permodalan, Pemkab Jember bakal menjadi penjamin dengan
nominal Rp. 2,5 juta hingga Rp. 25 juta.
Sementara Sri Handayani dari BPSDMP Surabaya
menegaskan bahwa pelatihan ini juga bertujuan untuk merubah pola pikir ibu
rumah tangga dari konsumtif menjadi produktif. "Mereka yang diundang ini
dipilih langsung oleh Bupati Jember karena mereka punya komunitas, sehingga
nanti mereka bisa gulirkan hasil pelatihan ini kepada komunitasnya,"
ujarnya. (brt)
Labels: Pemerintah / Kejaksaan




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home