Tuesday, 6 November 2018

Atas Dedikasi Pada Dunia Pendidikan Bupati Jember Dapat Penghargaan Dari UT



TEROPONG Jbr – Penghargaan prestisius atas dedikasi pada dunia pendidikan di berikan oleh UT (Universitas Terbuka) pada Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR di Unversitas Terbuka (UT) Pusat Tangerang Selatan, Banten, Selasa 06/11/2018.

Program Pemkab Jember dalam menyiapkan beasiswa kepada guru TK PAUD PGSD agar menyelesaikan kuliahnya (sarjana) sebagai syarat minimal kompetensi para pendidik. Ada 7000 lebih mahasiswa beridentitas Jember kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang mendapat beasiswa. Pemkab Jember sendiri memberikan beasiswa kepada 846 mahasiswa dari Universitas Terbuka.

Pada kesempatan itu Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR mengatakan "Honornya guru TK PAUD kan kalau bukan PNS kan kecil jadi kita bantu karena kita ingin mereka bisa S1 untuk memenuhi kompetensi. Sehingga total dari 7000 lebih mahasiswa yang mendapatkan beasiswa itu 12,1 persen adalah mahasiswa UT, jumlah persisnya 846 mahasiswa," ujar Faida.

Lebih jauh beliau mengatakan bahwa “Dari jumlah itu, 308 mahasiswa UT memilih jurusan PAUD, 410 mahasiswa memilih jurusan PGSD. Termasuk diantaranya ada 118 guru tidak tetap atau honorer yang ada di Pemkab Jember” terangnya.

Sementara itu Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. yang merupakan Rektor Universitas Terbuka Pusat menyampaikan terima kasihnya pada Bupati Faida, karena ada 846 mahasiswa di Jember, telah dibantu biaya kuliahnya. Tak hanya itu, biaya hidup mahasiswa UT Jember juga dibantu pemkab pimpinan Bupati Faida. Hal ini semakin membuat dia mantab bagi UT (Universitas Terbuka) untuk memberi penghargaan pada Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, karena sejak menjabat di tahun 2016, Kabupaten Jember telah memberikan beasiswa terbanyak untuk mahasiswanya di UT Jember. “Apa yang dilakukan Pemkab Jember ini diharapkan bisa jadi contoh bagi pemerintah kabupaten lainnya,” ujarnya.

Seperti yang pernah disampaikan Bupati Faida, seluruh biaya perkuliahan mahasiswa UT penerima beasiswa ditanggung Pemkab Jember serta biaya hidup yang mencapai Rp 750 ribu setiap bulannya. Para mahasiswa penerima beasiswa ini nantinya juga memiliki tugas. Pemkab Jember menugaskan mereka untuk melakukan verifikasi dan melakukan validasi data jumlah seluruh keluarga tidak mampu, anak yatim piatu, dan difabel yang bersinergi dengan dinas yang lain (Dinsos). (*)







Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home