Tuesday, 10 April 2018

PERKELAHIAN DI DALAM LAPAS BERUJUNG PENUSUKAN

PERKELAHIAN DI DALAM LAPAS BERUJUNG PENUSUKAN

TEROPONG Jbr - Suasana mencekam menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Jember kemarin Minggu (08/04/2018). Berawal dari masalah utang piutang antar napi. Perkelahian itu membuat ribut blok penjara. Kericuhan ini diperkirakan terjadi pukul 12.00 Wita.

Perkelahian antar-narapidana terjadi di sel tahanan Lapas kelas II Kabupaten Jember, Jawa Timur. Satu napi mengalami luka berat akibat tikaman gunting.

Menurut keterangan Ka. KPLP. TUTUT JEMI SETIAWAN insiden berdarah melibatkan dua napi, Wahyudi napi kasus narkoba dan Edi Purnomo napi kasus PPA, ini berlangsung di dalam salah satu ruangan Minggu siang (08/04/2018), sekitar pukul 12.00 WIB.

"Mereka berkelahi disebabkan masalah utang piutang yang mengakibatkan salah satunya merasa tersinggung. Akibat kejadian tersebut mengakibatkan satu napi yaitu Edi Purnomo mengalami luka berat. Korban mengalami luka tusuk," kata Ka. KPLP. Tutut Jemi.

Kegaduhan di dalam lapas  tersebut diketahui petugas Lapas yang segera melaporkan kejadian itu. Dan ditemukan korban sudah terkapar bersambah darah.

"Korban segera dibawa ke RS Dr. Soebandi Jember untuk dilakukan pengobatan," kata Tutut

Sedangkan untuk pelakunya tetap akan dilakukan proses pidananya, meskipun status tersangka penusukan sudah menjadi narapidana. Selain itu, petugas menyita barang bukti berupa satu bilah gunting. Menurut pemeriksaan sementara dari pihak Lapas bahwa gunting yang di pakai tersangka ini didapatkan dari kegiatan membuat bunga di dalam Lapas. Tersangka merupakan tamping dari kegiatan membuat bunga dimana salah satu alat yang di gunakan adalah gunting bunga.

"Pelaku langsung diamankan petugas lapas," kata tegas Tutut Jemi.

Kejadian penusukan Ini tetap akan dilaporkan kepada pihak Kepolisian untuk ditindak lanjuti lebih jauh. Hal ini merupakan salah satu komitment pihak Lapas untuk menegakan hukum di wilayah Lapas. 

Untuk mendalami kejadian di dalam Lapas ini, jajaran Polres Jember menurunkan tim INAFIS dari Satreskrim untuk menyelidiki kejadian perkaranya.(brt)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home