PERTANDINGAN UJI COBA PERSID VS TIMNAS U-19 BERAKHIR IMBANG.
TEROPONG TIMUR ONLINE Jbr Kehadiran Garuda Muda di Jember ini atas undangan pemkab setempat. Bupati sengaja mengundang Timnas U-19 agar menjadi penyemangat bangkitnya kembali sepak bola di Jember, utamanya Persid yang menjadi kebanggaan masyarakat Jember.
Persid Jember mampu menahan imbang tanpa gol dalam pertandingan persahabatan melawan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jember, Sabtu (21/10/2017) sore. Pertandingan selama 2 X 45 menit dalam waktu normal ini, PERSID berhasil menahan imbang kedudukan imbang 0 -0. Beberapa peluang emas yang dihasilkan para pemain Timnas U-19 juga tak bisa dikonversi menjadi sebuah gol. Walaupun digempur beberapa kali oleh tim asuhan Indra Sjafri ini, namun punggawa Persid masih bisa menghalaunya hingga menit tambahan terakhir usai. Bagi Timnas, laga uji coba melawan Persid ini merupakan tes terakhir skuat Garuda Nusantara sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan pada 31 Oktober-8 November 2017, mendatang.
Sementara itu, Bupati Jember, dr Hj Faida MMR, mengatakan, pertandingan ini adalah pertandingan persahabatan, pertandingan inspirasi, sekaligus juga untuk memotivasi para pesepakbola di Jember agar terus meraih prestasi. Terkait jumlah penonton yang membeludak, Faida mengaku senang sekali, karena Stadion JSG penuh dan tidak ada bangku yang kosong. “Animo masyarakat Jember pun sangat besar terhadap pertandingan ini. Diperkirakan 25 rib penonton memenuhi Stadion Jember Sport Garden di seluruh tribun " ujar Faida.
Usai berlaga, Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, mengapresiasi permainan Persid yang mampu menahan imbang skuat Garuda Muda. Meski menurut dia, Timnas U-19 memiliki banyak peluang yang harusnya bisa menjadi gol. Namun karena permainan dari Persid cukup baik sehingga membuat pertandingan berakhir imbang.
Mantan pelatih Bali United ini juga menyampaikan, Persid memainkan pemain senior dan junior. Hal itu sangat baik memberikan jam terbang dan kolaborasi untuk kedepannya. Selain itu, pertandingan ini juga sebagai motivasi pemain Timnas U-19 untuk lebih baik lagi menghadapi kualifikasi di Korea Selatan nanti “ tuturnya.
Kedatangan Timnas U-19 ini atas undangan Pemkab Jember dan tiba di Jember selama 4 hari berada di Jember tim asuhan pelatih Indra Sjafri tersebut sudah diagendakan melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya pertandingan uji coba melawan Persid Jember dalam rangka persiapan Kualifikasi Piala Asia di Korea Selatan pada 28 Oktober mendatang.
Adapun dalam pengamanan pertandingan kali ini, jumlah aparat keamanan yang diterjunkan sebanyak 650 personel gabungan, yang terdiri dari Polri dan TNI. Mereka disiagakan untuk mengamankan jalannya pertandingan yang disaksikan oleh hampir 30 ribu penonton.
“Dalam kegiatan pengamanan pertandingan sepak bola kali ini, kami menerjunkan sebanyak 650 personel gabungan dari Polri dan TNI. Semua suporter yang masuk juga dilakukan sweeping senjata tajam, minuman keras, dan lain-lain untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan keamanan,” ujar Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo
Beliau juga menjelaskan " Berdasarkan perkiraan intelejen kita, tidak ada resistensi atau kerawanan dipertandingan sepak bola Persid Jember melawan Timnas Indonesia U-19 ini Sudah kami prediksi bahwa penonton bisa lebih dari kisaran 20 sampai 25 ribu, dan terbukti hampir penuh padahal kapasitas tribun 30 ribu “
Dengan membludaknya penonton ini, kami juga sudah menyiapkan lahan-lahan kosong di luar halaman stadion untuk lokasi parkir kendaraan. Jika kapasitas parkir kendaraan di – Meski sempat ada insiden bentrok antara PSHT dengan Bonek pada pertandingan Persebaya vs Persigo Semeru FC beberapa waktu lalu, namun pertandingan sepakbola persahabatan Persid Jember melawan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U - 19 yang digelar di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Jember, Sabtu (21/10/2017) sore, berjalan aman. areal halaman stadion sudah tidak lagi menampung, maka kendaraan-kendaraan para suporter akan ditempatkan di lahan yang sudah di sediakan tersebut dengan menempatkan petugas keamanan untuk mencegah terjadinya aksi pencurian.
Kendati begitu, kepolisian tetap melakukan pengamanan ekstra ketat, agar peristiwa bentrok maupun kerusuhan tak terjadi dalam pertandingan kali ini. Untuk itu, Kusworo mengatakan, polisi melakukan sweaping terhadap setiap penonton yang masuk ke stadion JSG sebanyak dua kali. Pertama di pintu gerbang masuk area JSG, dan kemudian di pintu kedua pintu masuk ke dalam stadion. ( brt )

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home