Wednesday, 11 October 2017

JEMBER PASTIKAN STOK PUPUK AMAN

JEMBER, Teropong Timur Online

Untuk melaksakan petunjuk Bupati Jember dr Faida MMR guna memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP3 Kab Jember, yang dipimpin oleh Wakil ketua KP3 Edy Budy Susilo, lakukan sidak di gudang, Distrbutor, hingga beberapa Agen (Toko), menghadapi musim tanam bulan Oktober hingga Desember, Wakili Ketua KP3 Jember Edy Budi Susilo, pada Wartawan menerangkan, Jember sendiri untuk menghadapi musim tanam bulan Oktober hingga Desember sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani berdasarkan SK Bupati sebanyak 100 ribu ton, hal ini sesuai dengan luasnya lahan pertanian produktif di Jember yang mencapai 81 ribu hektar.
Jember sudah mendapat kiriman dari pusat sebesar 79 ribu ton, dan sebagian sudah didistribusikan ke beberapa kios, namun untuk mengantisipasi kelangkaan, meskipun saat ini ada diambang batas aman, petani dihimbau untuk menggunakan pupuk sebagaimana mestinya dan tidak berlebihan atau boros, karena bisa menyebabkan yang lain tidak kebagian, dan ujung-ujungnya dianggap langka
Untuk antisipasi isu kelangkaan pupuk Team Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP# Kab. Jember melakukan sidak. Tampak dalam sidak diikuti oleh unsure Kejaksaan, TNI dan Polri, serta Dinas Pertanian maupun Dinas Perdagangan, yang dipimpin Wakil Ketau KP3, juga sebagai Asisten II Perekonomian Kab Jember, ditemui oleh Ali Maksum perwakilan Asisten Executive (AE) pupuk Kaltim Jember, Lumajang dan Probolinggo dan SPDP PT Petrokimia Gresik Wilayah Jember, Lumajang dan Probolinggo.
“Yang jelas pemerintah kabupaten Jember akan berusaha mencukupi kebutuhan pupuk petani, jangan sampai ada pihak-pihak terutama kios dan distributor untuk menyelewengkan pupuk, jika ada yang mengetahui ada kios atau distributor menyelewengkan pupuk, silahkan lapor ke Dinas Pertanian atau dinas terkait, kami sudah bekerjasama dengan kepolisian dan Kodim untuk mengawasi distibusi pupuk bersubsidi, meskipun sudah pada posisi aman pemerintah kabupaten Jember sudah berkirim surat ke Kementrian Pertanian dan Gubernur untuk tambahan pupuk bersubsidi sebesar 8 ribu ton sampai akhir Nopember, sedangkan untuk Desember kebutuhan pupuk sebesar 12 ribu” ujar Edy Budi Susilo
Edy menambahkan “Jadi kalau ada peredaran pupuk antar kecamatan itu harus laporan pada KP3, sebab dalam aturan ada larangan dan tidak boleh, kalau ada yang tahu segera laporkan, karena hal ini melanggar hukum bahwa distribusi pupuk sudah sesuai kebutuhan petani di tiap-tiap kecamatan dengan cakupan luas lahan pertanian,,” tegasnya.
Sementara perwakilan Asisten Executive (AE) Pupuk Kaltim Ali Maksum, meyakinkan bahwa stok pupuk untuk tiga kabupaten berada di angka aman dalam 3 minggu kedepan, kepada sejumlah wartawan Rabu (11/10) saat menerima sidak dari KP3 dan Pemkab Jember.
“Alhamdulillah saat ini stok pupuk untuk wilayah Jember, Lumajang dan Probolinggo yang merupakan wilayah distibusi kami, masih aman untuk 3 minggu ke depan, hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah untuk menyiapkan stok tiga minggu ke depan,  jadi petani tidak perlu khawatir adanya isu kelangkaan,” ujar Maksum.
“Selama ini kami tidak ada kendala, kalaupun ada hanya hal kecil seperti terjadinya longsor di Gunung Kumitir yang menyebabkan antrian panjang, jika biasanya ditempuh 4 jam, kalau pas longsor bisa 7 sampai 9 jam,” terang Ali Maksum.
Taufik Muksin perwakilan dari PT Petrokimia Gresik, menambahkan ia sudah menyiapkan staok pupuk di 3 gudang penyangga yang berada di Rambipuji, Ambulu, dan Puger, sebanyak  2.831 ton untuk ZA,  958 ton untuk SP36, Phonska 3.967 ton sedangkan Petroganik 180 ton, dengan jumlah tiga kali lipat lebih tinggi dibandingakan ketentuan stok minimum, yang ditetapakan oleh Kementrian Pertanian.
Sedangkan sampai bulan oktober Petrokimia telah menyalurkan pupuk sebanyak  32.527 ton untuk ZA, 3.609 ton untuk SP36, Phonska 28.972 ton, Petroganik 16.907 ton, untuk memenuhi kebutuhan petani Kab Jember di musim tanam Oktober, dinas Pertanian melalui KP3, telah meminta tambahan alokasi kepada dinas Pertanian Prov Jatim pupuk ZA 4000 ton, SP36 : 500 ton, Phonska 4000 ton, dan Urea 8.000 ton dengan harapan bisa terbit di ahkir bulan Oktober. Brt

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home