DEKLARASI TOLAK RADIKALISME DAN ANTI PANCASILA
Situbondo Teropong Timur Online
Komunitas Orang Terminal Situbondo ( KOTS ) yang tergabung dalam pemuda Kabupaten Situbondo pastikan tidak akan membela individu yang menyimpang karena tergabung dalam organisasi radikalisme dan anti Pancasila.
Kesepakatan tersebut disampaikan dalam acara deklarasi Komunitas Orang Terminal situbondo di alun –alun Kabupaten Situbondon ,mahasiswa merupakan gabungan dari seluruh organisasi di Kabupaten situbondo.
.”Kami jelas nggak mau bela untuk individu terlibat organisasi radikalisme, baik pribadi maupun organisasi DPC KAI, deklarator maupun para advokat di Situbondo juga harus konsisten, seperti halnya advokat yang bela koruptor, sebagai komitmen memberantas korupsi di Indonesia, seharusnya jangan dibela,” kata R Jaya Pranatha Ketua Komunitas Orang Terminal Situbondo ( KOTS ) .
Dalam deklarasi tersebut juga menegaskan, DPC KAI mendukung pemerintah untuk membubarkan semua organisasi radikal yang merusak keragaman di Indonesia. Advokat diminta harus menyatukan diri guna menentang tindakan radikalisme, intoleransi, anarkis, maupun main hakim sendiri.
”Kami memiliki latar belakang suku, agama, pandangan politik, dan pendapat hukum berbeda-beda, tapi NKRI adalah rumah, bagaimanapun Pancasila itu ibarat ibu saya,” imbuh DPC KAI Jhoni
Sama halnya, Ketua Komunitas Orang Terminal Situbondo yang kondang dengan panggilan sehari – hari mas yoyok, secara tegas juga menolak membela individu yang terlibat organisasi radikal dan anti Pancasila. Menurutnya, dengan itu diberlakukan akan bisa memberikan efek jera.
Dalam deklarasinya itu ,mereka menyatakan sikap melanjutkan legasi pembangunan bangsa demi tegaknya dan langgengya NKRI , dan menolak segala bentuk paham radikalisme dan Ormas anti Pancasila di semua perguruan tinggi di Indonesia.
Menurut Komunitas Orang Terminal di Kabupaten Situbondo ,paham dan ormas tersebut dinilai berbahaya bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia .Dia mengakui bahwa fenomena penolakan ideologi Pancasila kian marak di negara ini , padahal perjuangan memerdekakan Indonesia tidak berdasarkan golongan , tidak sendiri –sendiri dan bukan untuk golongan sendiri .Semua bersama- sama berjuang meraih kemerdekaan .
Dia melanjutkan perlu ditanamkan pada indivindu masing – masing untuk menanamkan nilai – nilai Pancasila itu sendiri ,’’ya kita akan kembali lagi keindivindunya , kiat pahamkan ideologi Pancasila dan mendukung langkah Pemerintah terkait terbitnya Perppu untuk membubarkan ormas anti Pancasila ,’’bebernya
‘’Kami Komunitas Orang Terminal Situbondo ( KOTS ) siap menjadi ujung tombak dan melawan segala bentuk kekerasan dan gerakan anti Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam bentu apa pun karena bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Kami Komunitas Orang Terminal Situbondo siap bekerjasama mendukung Pemerintah dalam pembubaran ormas anti Pancasila,’’jelasnya
‘’Dengan terbitnya Perppu ini menjadi bukti kerja Pemerintah paling konkrit , bentuk pencegahan sangat tepat dilakukan .Artinya Pemerintah tidak menunggu gejolak lebih besar dulu ,ada dampak sosial dulu baru melakukan tindakan .Tapi Pemerintah langkahnya sudah tepat.Kita harus bersama unutk menangkal paham radikalisme dan kelompok anti Pancasila,’’tuturnya. Irwanto Irwanto Yudo.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home