Kunjungan Kerja Lapangan Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo ke PT ADITYA SINAR PRATAMA dan Gudang PT Pupuk Kaltim.
Situbondo Teropong Timur News.
Dalam rangka Monitoring Pajak Mineral Bukan Logam / Galian C
dan Pajak Air Bawah Tanah ( ABT ) untuk evaluasi dan peningkatan Pendapatan
Asli Daerah ( PAD ) di Kabupaten Situbondo serta Cek Stok Pupuk Subsidi Komisi
II DPRD mengadakan kunjungan kerja lapangan ke PT ADITYA SINAR PRATAMA di desa
Blibis dan gudang PT Pupuk Kalim di desa Kalibagor Kabupaten Situbondo. Dalam
Kunjungan Kerja Lapangan DPRD kabupaten Situbondo ( ketua, wakil ketua dan 4
anggota komisi Ii ) didampingi oleh Kepala Bidang Pajak BPPKAD Situbondo.
Adapun materi yang di dalami dalam kunjungan kerja ini adalah kontribusi
pajak PT ADITYA SINAR PRATAMA terhadap
Penghasilan Asli Daerah ( PAD ) terutama pamakaian air bawah tanah dan bahan
baku batu yang dipakai untuk campuran aspalt hotmix.
Dari hasil tanya jawab / diskusi antara DPRD, Kabid Pajak
BPPKAD kab Situbondo dan staf Pelaksana PT ADITYA SINAR PRATAMA disimpulkan
bahwa selama ini PT ADITYA SINAR PRATAMA dalam proses produksinya bahan baku
batu untuk campuran aspalt hotmix tidak memakai bahan baku / batu lokal, tetapi
didatangkan dari luar kabupaten Situbondo yaitu dari jember. Awalnya memang
memakai bahan baku lokal tetapi karena kebijakan PT ADITYA SINAR PRATAMA dalam
pembayarannya terlalu lama maka suplier lokal mengundurkan diri dan tidak lagi
mensuplai bahan baku / batu untuk PT ADITYA SINAR PRATAMA.
Terhadap pemakaian air bawah tanah sudah sesuai dengan
standart yaitu memakai stand meter sehingga dinas terkait BPPKAD dapat dengan
mudah menghitung pajak yang harus masuk pendapan asli daerah
Sedangkan dalam kunjungan kerja di PT Pupuk Kaltim diperoleh
fakta bahwa jatah pupuk kaltim dari
pusat tahun 2019 untuk kabupaten
Situbondo adalah 43 ribu ton lebih tetapi
pada tahun 2020 ada penurunan jatah
menjadi 27 ribu ton lebih. Sedangkan alas
an penurunan jatah dari PT. Pupuk Kaltim
pusat belum diketahui secara pasti,
apakah karena memang poduksi pupuk PT. Pupuk Kaltim menurun atau sebab lain (
penyempitan lahan peanian ) dikabupaten Situbondo masih belum dikatahui secara
pasti. Keadaan ini lebih memeparah keadaan petani di Situbodo yag sebelumnya sudah dihdapkan pada masalah kelangkaan pupuk.
Menyikapi hal ini kepala PT. Pupuk Kaltim Situbodo bersama
Bupati Situbondo mengajukan penambahan jatah
pupuk Kaltim ke kantor Pusat dan Kanwil untuk
mengatasi kelangkaan pupuk di tingkat petani, agen, distributor.
Pewarta : Erlan/Wahyudi/tim





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home