Monday, 7 September 2020

Komitmen Pemkab Jember Perkuat Petani dengan Akses Pupuk Bersubsidi



Teropong Jbr - Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan petani dengan komitmen membantu petani dalam memperoleh pupuk melalui subsidi dari APBD Kabupaten Jember. Komitmen itu termasuk memberikan akses yang mudah untuk mendapatkan dukungan modal dari perbankan. Semua upaya itu dilakukan pemerintah untuk membuat tenang petani di Kab. Jember.

Untuk membantu petani memperoleh pupuk bersubsidi ini, Bupati Jember  dr. Faida, MMR. membagikan Kartu Tani di Kecamatan Bangsalsari. Senin 07 September 2020. “Kartu tani dapat membuat petani lebih tenang, karena petani sudah memiliki akses yang jelas untuk pupuk bersubsidi,” tutur Bupati Jember,

Bupati Faida membagikan kartu tani kepada petani di sepuluh desa. Penyerahan dilakukan di lima lokasi di Kecamatan Bangsalsari. Pembagian di Kecamatan itu juga dibantu Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief. Wabup membagikan kartu di tiga desa.

Bupati menambahkan bahwa kekurangan kuota pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat, akan diatasi dengan pupuk bersubsidi dari APBD Kabupaten Jember. Total kartu yang dikirim di Kecamatan Bangsalsari sebanyak 1.565. Pembagian kartu tani oleh Bupati dan Wabup tersebut mendapat apresiasi dari pihak Bank BNI.

Sementara itu Pimpinan Cabang BNI Jember, Muhammad Fardian Harbani, yang  ikut dalam penyaluran kartu itu menyatakan bahwa pendistribusian kartu tani sudah mencapai 50 persen. “Pendistribusian mendapat dukungan dari bupati dan wabup, sehingga kartu tani bisa terealisasi semua,” katanya.

Menurut Fardian Harbani, hanya di Jember pembagian kartu mendapatkan dukungan luar biasa dari Pemkab.

Di tempat terpisah, Wabup Muqit mengimbau petani untuk tidak meminjamkan kartu tani yang dimiliki kepada orang lain. “Karena jika berikan ke petani lainnya, maka jatah yang ada terpakai atau sudah habis,” jelasnya.

Wabup juga berharap agar para petani tidak memperjual-belikan pupuk bersubsidi. Jika ditemukan, akan mendapatkan penindakan dari pihak yang masalah itu. “Inilah gunanya kartu tani, agar pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani langsung, tidak sampai ke orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (*)

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home