Komitmen Pemkab Jember Perkuat Petani dengan Akses Pupuk Bersubsidi
Teropong Jbr - Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan petani dengan komitmen membantu petani dalam memperoleh pupuk melalui subsidi dari APBD Kabupaten Jember. Komitmen itu termasuk memberikan akses yang mudah untuk mendapatkan dukungan modal dari perbankan. Semua upaya itu dilakukan pemerintah untuk membuat tenang petani di Kab. Jember.
Untuk membantu petani
memperoleh pupuk bersubsidi ini, Bupati Jember dr. Faida, MMR. membagikan Kartu Tani di
Kecamatan Bangsalsari. Senin 07 September 2020. “Kartu tani dapat membuat petani lebih tenang, karena
petani sudah memiliki akses yang jelas untuk pupuk bersubsidi,” tutur Bupati
Jember,
Bupati Faida membagikan kartu
tani kepada petani di sepuluh desa. Penyerahan dilakukan di lima lokasi di
Kecamatan Bangsalsari. Pembagian di Kecamatan itu juga dibantu Wakil Bupati
Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief. Wabup membagikan kartu
di tiga desa.
Bupati menambahkan bahwa kekurangan
kuota pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat, akan diatasi dengan pupuk bersubsidi dari
APBD Kabupaten Jember. Total
kartu yang dikirim di Kecamatan Bangsalsari sebanyak 1.565. Pembagian kartu
tani oleh Bupati
dan Wabup tersebut mendapat
apresiasi dari pihak Bank BNI.
Sementara itu Pimpinan Cabang
BNI Jember, Muhammad Fardian Harbani, yang ikut dalam penyaluran kartu itu menyatakan
bahwa pendistribusian kartu tani sudah mencapai 50 persen. “Pendistribusian
mendapat dukungan dari bupati dan wabup, sehingga kartu tani bisa terealisasi
semua,” katanya.
Menurut Fardian Harbani, hanya di Jember
pembagian kartu mendapatkan dukungan luar biasa dari Pemkab.
Di tempat terpisah, Wabup Muqit
mengimbau petani untuk tidak meminjamkan kartu tani yang dimiliki kepada orang
lain. “Karena jika berikan ke petani lainnya, maka
jatah yang ada terpakai atau sudah habis,” jelasnya.
Wabup juga berharap agar para petani tidak
memperjual-belikan
pupuk bersubsidi. Jika ditemukan, akan mendapatkan penindakan dari pihak yang
masalah itu. “Inilah
gunanya kartu tani, agar pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani langsung,
tidak sampai ke orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home