JFC Gelar World Kids Carnival Secara Daring di Lima Benua
Teropong Jbr - Guna mengobati rindu dengan tampilan spektakuler Jember Fashion Carnaval (JFC), tahun ini manajemen JFC menggelar World Kids Carnival (WKC) secara daring di lima benua. Pemerintah Kabupaten Jember mendukug penuh karnaval dengan misi perdamaian itu.
Dukungan Pemkab Jember untuk
penyelenggaraan kegiatan itu adalah bentuk apreasiasi terhadap kreatifitas para
seniman agar bisa mengekspresikan diri di tengah pandemi Covid-19. “Ini karnaval
anak-anak pertama di tingkat dunia. Harus kita dukung, agar menjadi kegiatan
yang berjalan sesuai yang direncanakan,” kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR.,
usai menerima kunjungan manajemen JFC di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin, 07
September 2020.
Momen puncak gelaran fesyen dunia di lima
benua itu akan dilaksanakan di Jember. Ini akan benar-benar mengobati kerinduan
warga dengan tampilan-tampilan spektakuler JFC.
Seiring tampilan-tampilan fesyen yang
diperagakan para pesohor (talent), sejumlah produk kreatif dari pelaku usaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga ditampilkan. Bupati menyebut langkah itu
untuk mengenalkan 1.000 produk UMKM ke kancah nasional. “Menjadi bagian dari
program 1.000 UMKM go nasional,” terang bupati.
Sementara itu Presiden JFC,
Budi Setiawan, menyatakan, pihaknya menghadirkan WKC 2020 sebagai kegiatan
pertama di dunia, dengan keikutsertaan pesohor dari lima benua. “Melibatkan
perwakilan anak-anak dari lima benua, yang akan diselenggarakan secara virtual
dan luring” terang Budi.
Masing-masing perwakilan benua akan
menyelenggarakan secara langsung secara bergantian. Setiap penyelenggaraan
disiarkan ke seluruh negara peserta. “Puncaknya akan diselenggarakan di Jember
sebagai penyelenggara utama WKC 2020,” imbuhnya.
Untuk penyelenggaraan secara luring,
akan dilakukan secara terbatas. Sekitar 50 anak. Momen itu pun disiarkan untuk
menyapa semua peserta dari negara lainnya. “Akan digelar di Kota
Cinema Mall, area yang bisa dibatasi kehadirannya.
WKC itu akan digelar akhir November 2020, dengan kostum nusantara
dan takeline we are all one ” tandasnya.
(*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home