FORKOPIMDA Jember Lepas Keberangkatan 383 Santri
TEROPONG Jbr – Upaya Pemerintah Kabupaten Jember
untuk menjadikan Pondok Pesantren menjadi tempat yang sehat dan aman dari
pandemi Covid-19, Tidak beda dengan sebelumnya, santri yang kembali ke ponpes
mengikuti rapid test terlebih dulu. Santri boleh berangkat asal rapid test-nya
non reaktif.
Kali ini Bupati Jember, dr. Faida, MMR, bersama
Dandim 0824, Letkol Inf. La Ode M Nurdin, dan Kapolres Jember, AKBP Aris
Supriyono, di Terminal Arjasa Jember melepas keberangkatan santri Ponpes
Salafiyah Syafi’iyah Sukerojo Situbondo (PSSSS), Rabu, 15 Juli 2020.
Kepada awak media Bupati menjelaskan bahwa pelepasan
pemberangkatan kepulangan santri ke Pondok Pesantren ini merupakan rangkaian
pelepasan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Ini termasuk
rangkaian. Besok ada gelombang pemberangkatan lagi ke pondok yang sama. Kali
ini santri yang berangkat sejumlah 383, yang diberangkatkan dengan sembilan bus,”
kata Bupati Faida.
Lebih jauh Bupati mengetakan bahwa selain rapid
test, setiap santri dibekali vitamin untuk satu bulan guna meningkatkan daya
tahan tubuhnya. Juga dibekali masker dan
alas sholat supaya ketika menggunakan tempat umum, mereka bisa menggunakan alas
sholat yang mudah dicuci. Fasilitas untuk santri ini dibiayai oleh Pemkab
Jember dengan menggunakan anggaran Covid. “Ini bukan untuk memanjakan
anak-anak, tapi supaya mereka aman kembali ke pondok,” terangnya.
Santri diantar menggunakan kendaraan yang khusus
untuk santri saja. Tidak bergabung dengan orang lain. Sehingga setelah rapid
test, santri aman sampai pondok. Orang tua santri tidak perlu mengantar sampai
ke ponpes. Cukup mengantar sampai terminal. “Orang tua dan anak berpisah di
terminal,” tandasnya.
Bupati mengimbau orangtua untuk menahan diri agar
tidak mengunjungi atau menengok anaknya yang sedang mondok sampai situasi
membaik.
Sementara itu Ketua Sub Rayon Ikatan Keluarga Alumni
Santri Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Arjasa dan Jelbuk, Dahnan menyampaikan
bahwa sebelumnya dirinya telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Jember,
khususnya Gugus Tugas Covid-19 Jember.
Ia mengapresiasi kerja sama untuk pelaksanaan
kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, kami saling mendukung satu tim sehingga
acara pemberangkatan kepulangan santri ini berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
(*)
Labels: Pemerintah TNI/POLRI


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home