Sudah Benar : Sekcam Menolak Pengaduan Beberapa Perangkat Desa
Situbondo Teropong Timur News.
Sejak terjadinya pengaduan oleh perangkat desa kepada pihak
kecamatan akhirnya Kades Talkandang Karyono membuat pernyataan untuk membayar
honor kegiatan para perangkat desa yang tertahan sejak tahun 2018. Jum’at (5/7)
Dalam pernyataannya Karyono berjanji akan melakukan pembayaran melalui surat
pernyataan tertulis yang disepakati bersama oleh para perangkat. Kesepakatan
ini terjadi atas koordinasi dan pembinaan administrasi oleh Sekretaris Camat yang hadir pada saat itu juga. Ini adalah
contoh teladan yang wajib diikuti pemerintahan dibawahnya seperti Pemerintahan
Desa Talkandang. Sudah selayaknya dalam pemerintahan ibaratnya sebuah rumah
tangga yang dipimpin oleh kepala rumah tangga. Atas pengaduan oleh beberapa
perangkat Desa, Sekretaris camat Situbondo melakukan tindakan benar karena menolak
pengaduan mereka. Ini merupakan tindakan persuasif, edukatif dan partisipatif serta
responsif terhadap keputusan pada komplain oleh beberapa perangkat desa agar
pemerintahan desa dibawahnya tetap berjalan sehat. Dia juga berpesan kepada
seluruh perangkat desa tidak boleh mengabaikan keberadaan kepala desa (Kades) agar
tetap terjaga kondusifitas pemerintahan desa “Nilai-nilai inilah yang mesti
kita jaga dan rawat bersama.
Agar pemerintahan ini berjalan baik”tukasnya disaat
menemui beberapa perangkat desa di ruangannya. Sebuah pelajaran berharga bagi
perangkat desa lain jika ada ketidakpuasan pada kepala desanya tidak boleh
langsung mendatangi Kantor kecamatan, namun harus melakukan koordinasi terlebih
dahulu pada kepala desanya masing - masing. Tindakan bijaksana yang dilakukan
oleh Sekretaris Camat merupakan salah
satu Prestasi ASN dalam menjalankan tugas yaitu Camat Situbondo Ir. QURATUL
AINI, M.Si. yang mampu mengendalikan bawahnnya mengambil keputusan secara benar.
Dapat disimpulkan bahwa Perangkat Desa sebagai Garda terdepan dalam pelayanan
masyarakat wajib menjalankan program pemerintah agar berjalan baik dan sukses dan
tidak terbengkalai karena sebuah persoalan. (dik)



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home