Friday, 12 July 2019

Bank BCA Situbondo memiliki pelayanan Prima, Nasabah dipayungi agar tak kepanasan


Situbondo Teropong Timur News
Bank BCA Situbondo adalah Bank yang memiliki layangan Prima ini dikatakan oleh salah satu nasabah Bapak Slamet Supriyadi. Ceritanya dia adalah seorang pengusaha Sablon yang berhubungan dengan distributor luar kota, sehingga membutuhkan rekening untuk melakukan pembayaran. Saat membuka rekening seperti biasa di bank umumnya kita akan berhadapan dengan Customer Service yang melayani dengan ramah, dan fasilitas yang lumayan canggih saat ditanya akan menggunakan produk tabungan apa maka dia mengajukan pembukaan rekening Tahapan BCA. saya merasakan adanya  layanan yang berbeda yang saya rasakan saat berhubungan dengan Bank ini  suatu layanan yang benar-benar terasa tulus tanpa membedakan status social seseorang, cerita Bapak Slamet.
Dalam tulisan ini wartawan berusaha  seobjektif mungkin menilai layanan Bank walau tanpa ADV dan perjanjian lain untuk menulis pemberitaan ini. Rasa Simpati pada ketulusan pada pelayanan yang diberikan oleh Petugas Bank Mulai dari Satpam di depan pintu hingga di dalam itupun dirasakan saya sebagai Wartawan. Sungguh nyaman sekali berhadapan dengan petugas Bank yang benar benar ramah.
Sejak awal Bapak Slamet berpandangan Bank ini adalah tempatnya orang-orang kaya, mayoritas nasabah bermata sipit yang terkenal sebagai usahawan sukses, sehingga baginya seorang pengusaha kecil sudah membuktikan kalau Bank ini bukan hanya sebagai tempat pengusaha yang bermodal namun untuk semua kalangan.  Sangat  ramah tidak pernah melihat penampilan, mereka hanya beranggapan untuk melayani kebutuhan nasabah apalagi semua pertanyaannya menghindari pertanyaan yang tidak perlu dan bersifat pribadi, ucapan selamat datang dan apa yang nasabah butuhkan ditambah senyum para pegawainya membuat merasa nyaman sekali ucapnya. Kenyamanan dengan adanya pegawai dimulai dari satpam dan cleaning service selalu ramah terhadap nasabah antrian panggilan selain dengan mesin juga dengan suara teller satu persatu. Nasabah benar-benar diperlakukan sebagai  konsumen bak seorang sahabat. (dik)

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home