Wabub Pimpin Rapat Kordinasi Penertiban Tamban Galiasi Ilegal
Wabup Takalar H.ACHMAD Dg Se’re dalam kesempatan ini, memberikan peringatan keras, agar jangan ada yang main main dengan tambang ilegal.
“Masih untung kalau tim Kabupaten yang turun tapi kalau tim Provinsi yang turun maka Polda akan turun lansung ke lapangan”, jelas H.ACHMAD Dg Se’re.
“Saya harap hari ini ada hasil, kalau tidak ada izinnya berarti itu ilegal, kalau di Kecamatan Polongbangkeng Utara (polut) hanya satu memiliki izin, yang lainnya kemana izinnya, masa kita tutup mata, terutama untuk izin mengangkut ini seharusnya ada acuan dari Kabupaten ke Provinsi, jangan dari Provinsi ke Kabupaten, seakan akan kalau ada izin angkutnya dari Provinsi kita tidak bisa apa apa, seharusnya ada tembusan sampai ketingkat Desa/Kelurahan Camat dan saya sebagai Ketua tim pengawasan ada pegangan”, tegas Wabup Takalar.H. ACHMAD Dg Se’re berharap, supaya para penambang bisa diundang untuk koordinasi.
“Seharusnya penambang itu Orang Takalar juga, jangan sampai kita Orang Takalar jadi penonton saja dan yang tidak ada izinnya harus di tutup dulu sebelum ada izinnya”, ungkap H.ACHMAD Dg Se’re.
"Sementara itu, Kepala Dinas PTSP Kabupaten Takalar BUDIAR ROSAl mengatakan sekiranya semua Desa Lurah dan Camat masukkan data penambang di Wilayahnya, serta berharap ada Perda terkait tambang karna hampir semua penambang ini tidak memiliki administrasi yang lengkap.
“PTSP itu bukan menerbitkan Izin tapi hanya mengurusi Administrasi , kalau rekomendasi itu ada di bagian Ekonomi Sekda Takalar, ada di Dinas PU dan ada di Bappeda untuk Rekomendasi untuk di ajukan ke dinas PTSP Provinsi sebagai kelengkapan mendapatkan perizinan tambang, kalau percetakan sawah itu Rekomendasinya dari Dinas Pertanian”, jelas Budiar Rosal.
Kanit Tipeter Polres Takalar IPDA HASBI SH, mengatakan kalau terkait dengan perizinan itu ada sampai 26 HA satu hamparan, dan dikelola beberapa alat berat, ada juga yang 16 HA dan paling di bawah ada 11 HA.
“Kalau saya meminta mari kita turun sama sama, baik itu tambang, tambak dan kita minta perizinannya jangan sampai dia ada di 26 HA itu”, harapnya.
Peserta rapat yang hadir antara lain:
- Wakil Bupati Takalar (H. Achmad Dg. Se’re, S.Sos)
- Dandim 1426/Tkl diwakili Pasi Inteldim 1426/Tkl (Kapten Arm Hasbullah Hamzah)
- Kapolres Takalar diwakili Kanit Tipiter Polres Takalar (Ipda Hasbi, SH)
- Kajari Takalar diwakili Kasi Intel Kajari (Herdiawan Prayudi)
- Kadis DPM PTSP Takalar (Muhammad Ikbal)
- Kabid Lingkungan Hidup (Muh. Waris Jaya)
- Kabag Hukum Pemda Takalar (Agus Salim)
- Kabag Ekonomi Takalar (Arif zaini)
- Camat Polut (Muh. Ruslin, S.Sos., M.Si)
- Camat Polsel (Baharuddin S., S.Sos)
- Kasi Pemerintahan Pattallassang (Syamsuddin Habib)
- Satpol PP dan Damkar Takalar (Sahrir Bundu)
(Jaya)

<< Home