Jangan Ada Kata WANI PIRO, Karena Politik Adalah Buah Pemikiran
Dalam hal ini Saya
bukanlah seniman yang pandai mengkritisi tapi karena kegelisahan melanda hati, rasanya saya sudah mulai jenuh banyak anya perdebatan dan perselisahan baik di dunia
nyata maupun di dunia maya, saya mencoba berbicara tentang Politik dan Hukum, "dari dua nama tersebut itu sudah berbeda makna.
Politik itu cara atau proses suatu negara untuk mencapai tujuannya, dan Hukumlah senjatanya. Mungkin itu adalah pemikiran yang amat sederhana. Menurut pengamatan kacamata sederhana saya, dizaman sekarang banyak oknum yang memper salahguna kan jabatan untuk berbuat menyimpang atau bahkan menjadikan mereka seolah-olah yang paling berkuasa. Semena-mena pada rakyat,
"ini yang disebut ber Politik tapi tidak sehat kalau ujung-ujungnya malah menyeng sarakan rakyat. Nama nya juga manusia yang tidak luput dari salah. Kadang yang awal nya bisa teguh pendirian, lambat laun tergerus waktu karena ada suatu iming-iming,"uang dan kekuasaan bisa menjadikan mereka berbuat sesuai keinginan. Mulai lupa akan amanah yang telah diper cayakan
"Rakyat sudah bosan melihat berita dilayar kaca yang oknum melakukan pelanggaran, Mereka orang ber pendidikan, seharusnya bisa dijadikan teladan, Pada dasarnya, politik dan Hukum saling melengkapi. Mereka saling menyatu dalam satu visi dan misi, kebenaran, namun sesuai kenyataanya kemenangan Sebagai Rakyat pun juga begitu lantas, setelah banyak nya beberapa tokoh pilihan mereka yang melupakan bahkan ada beberapa diantaranya terjerat kasus hukum mereka sudah angkuh tidak mau melihat beberapa sisi Positif dan negative, sehingga adalah hal lumrah orang orang yang mencalonkan dirinya duduk di kursi parlemen ketika ada caleg mempromosikan diri harus berani mengatakan WANI PIRO…!!. (sin)
Politik itu cara atau proses suatu negara untuk mencapai tujuannya, dan Hukumlah senjatanya. Mungkin itu adalah pemikiran yang amat sederhana. Menurut pengamatan kacamata sederhana saya, dizaman sekarang banyak oknum yang memper salahguna kan jabatan untuk berbuat menyimpang atau bahkan menjadikan mereka seolah-olah yang paling berkuasa. Semena-mena pada rakyat,
"ini yang disebut ber Politik tapi tidak sehat kalau ujung-ujungnya malah menyeng sarakan rakyat. Nama nya juga manusia yang tidak luput dari salah. Kadang yang awal nya bisa teguh pendirian, lambat laun tergerus waktu karena ada suatu iming-iming,"uang dan kekuasaan bisa menjadikan mereka berbuat sesuai keinginan. Mulai lupa akan amanah yang telah diper cayakan
"Rakyat sudah bosan melihat berita dilayar kaca yang oknum melakukan pelanggaran, Mereka orang ber pendidikan, seharusnya bisa dijadikan teladan, Pada dasarnya, politik dan Hukum saling melengkapi. Mereka saling menyatu dalam satu visi dan misi, kebenaran, namun sesuai kenyataanya kemenangan Sebagai Rakyat pun juga begitu lantas, setelah banyak nya beberapa tokoh pilihan mereka yang melupakan bahkan ada beberapa diantaranya terjerat kasus hukum mereka sudah angkuh tidak mau melihat beberapa sisi Positif dan negative, sehingga adalah hal lumrah orang orang yang mencalonkan dirinya duduk di kursi parlemen ketika ada caleg mempromosikan diri harus berani mengatakan WANI PIRO…!!. (sin)
Labels: Sitobondo


<< Home