Sunday, 2 December 2018

Komitmen Bupati dan Wabup Tolak Tambang Silo



TEROPONG Jbr - Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW,  di Desa Mulyorejo, Silo, Minggu, 02/12/2018. Dihadapan masyarakat Silo dan didepan para tokoh agama, termasuk Wakil Bupati, Kyai Muqit, Bupati Faida dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bersama Kyai Muqit selaku Wakil Bupati Jember telah satu suara disaat pencalonan kala itu akan tetap menjaga Silo untuk tidak ditambang.

Komitmen untuk tetap menolak adanya eksplorasi tambang emas di Kecamatan Silo yang akan dilakukan oleh PT. Aneka Tambang (Antam) ditunjukkan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR dan Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief.

Bupati Faida bersama Kyai Muqit, hanya meminta agar masyarakat Silo, dan seluruh masyarakat Jember pada umumnya, tidak mudah dipecah-pecah oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya. “Masyarakat harus tetap kompak, rukun, saling bahu membahu antara satu dengan yang lain”, ujarnya.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat dan pengasuh pondok pesantren Jupri mengatakan  bahwa "Sangat mendukung komitment Bupati dan Wakil Bupati yang mempertahankan dan menolak eksplorasi tambang di Kec. Silo" ujarnya 

Lebih jauh Bupati  menyampaikan  bahwa “Untuk anak-anak sekolah di Kecamatan Silo, yang terbilang dengan medan gunung. Pemkab Jember telah menyiapkan angkutan antar jemput bagi siswa/siswi. Untuk hal ini, Pemerintah Kabupaten Jember akan menyiapkan kupon untuk naik angkot untuk anak sekolah. Termasuk naik angkutan perdesaan” ujarnya.

Tak hanya itu saja, Bupati Faida dan wabup Kyai Muqit, telah berkomitment untuk membangun wilayah dari pinggiran. Bahkan, tercatat jalan yang diaspal paling panjang se-Kabupaten Jember berada di Silo. Meski diakui untuk jalan ke arah Baban Barat belum diaspal. Untuk itu, Bupati Faida berjanji untuk mengaspal, dengan syarat jangan sampai ada anak yang dibiarkan putus sekolah. Harus minimal lulus SMA, SMK atau Aliyah.

“Fasilitas sekolah akan disiapkan agar anak anak semangat sekolah. Bagi anak anak yang kesulitan biaya sekolah akan dibantu Pemerintah Kabupaten Jember sampai jenjang tertinggi. Semua anak mempunyai kesempatan yang sama. Pemerintah pun membuat program untuk para santri yang hafal minimal 1 juz Alquran akan mendapatkan beasiswa sampai perguruan tinggi, bahkan S3. (*)






Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home