Monday, 17 September 2018

Penghargaan Pemkab Jember Bagi Pendonor Darah



TEROPONG Jbr – Peringatatan HUT Palang Merah Indonesia ke-73 diawali dengan di gelarnya upacara bendera di alun-alun Jember Senin 17/09/2018. Rangkaian acara HUT PMI ini di lanjutkan dengan memberikan penhargaaan bagi pendonor darah terbanyak yang berhasil di data oleh PMI Kabupaten Jember.

“Menjadi seorang relawan kemanusiaan atau pendonor darah tidak dilihat dari status sosialnya, namun dari bentuk kepekaan kepada sekitarnya” Hal tersebut disampaikan Bupati Jember dr. Faida MMR usai mengikuti upacara peringatan HUT PMI Ke-73 di alun-alun Jember.

Bupati Faida mengatakan orang itu dinilai dari kepedulian, meskipun kondisinya pemulung, dia adalah orang yang sangat luar biasa yang nggak boleh disia-siakan, dulu waktu sehat, waktu mudah tanpa ada paksaan sudah berbuat untuk kemanusiaan.

Lebih jauh Bupati mengatakan "Saya sebagai Bupati Jember bertanggung jawab, tadi sudah kita minta bersama PMI Pemkab Jember, kita harus mengecek kondisi relawan-relawan kemanusiaan, apalagi yang sudah sampai 150 kali menjadi pendonor darah, jangan sampai ketika mereka lanjut usia mereka sakit hidupnya tersia-siakan dan keluarganya terlantar," kata Bupati Faida

Beliau menambahkan "Oleh karenanya kita tindaklanjuti karena peserta ada yang ikut di PMI dan terdata, ada pula yang sebagian dari mereka tidak terdata, bagi yang sudah terdata kita memberi asuransi kesehatan termasuk dengan keluarganya, yang ekonominya tidak mampu kita santuni setiap bulan di antar ke rumahnya, yang anak-anaknya tidak bisa lanjut sekolah anak-anaknya mendapatkan beasiswa," ungkapnya.

Pemerintah daerah bertanggung jawab atas hal tersebut dan sebagian sudah ketemu dan sudah ditindaklanjuti, ada yang dalam keadaan sakit, ada yang dalam keadaan buta dan ada pula yang dalam keadaan sampai menjadi pemulung. (*)







Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home