Penghargaan Pemkab Jember Bagi Pendonor Darah
TEROPONG Jbr – Peringatatan HUT Palang Merah
Indonesia ke-73 diawali dengan di gelarnya upacara bendera di alun-alun Jember
Senin 17/09/2018. Rangkaian acara HUT PMI ini di lanjutkan dengan memberikan
penhargaaan bagi pendonor darah terbanyak yang berhasil di data oleh PMI
Kabupaten Jember.
“Menjadi seorang relawan kemanusiaan atau pendonor
darah tidak dilihat dari status sosialnya, namun dari bentuk kepekaan kepada
sekitarnya” Hal tersebut disampaikan Bupati Jember dr. Faida MMR usai mengikuti
upacara peringatan HUT PMI Ke-73 di alun-alun Jember.
Bupati Faida mengatakan orang itu dinilai dari
kepedulian, meskipun kondisinya pemulung, dia adalah orang yang sangat luar
biasa yang nggak boleh disia-siakan, dulu waktu sehat, waktu mudah tanpa ada
paksaan sudah berbuat untuk kemanusiaan.
Lebih jauh Bupati mengatakan "Saya sebagai
Bupati Jember bertanggung jawab, tadi sudah kita minta bersama PMI Pemkab
Jember, kita harus mengecek kondisi relawan-relawan kemanusiaan, apalagi yang
sudah sampai 150 kali menjadi pendonor darah, jangan sampai ketika mereka
lanjut usia mereka sakit hidupnya tersia-siakan dan keluarganya
terlantar," kata Bupati Faida
Beliau menambahkan "Oleh karenanya kita
tindaklanjuti karena peserta ada yang ikut di PMI dan terdata, ada pula yang
sebagian dari mereka tidak terdata, bagi yang sudah terdata kita memberi
asuransi kesehatan termasuk dengan keluarganya, yang ekonominya tidak mampu
kita santuni setiap bulan di antar ke rumahnya, yang anak-anaknya tidak bisa
lanjut sekolah anak-anaknya mendapatkan beasiswa," ungkapnya.
Pemerintah daerah bertanggung jawab atas hal
tersebut dan sebagian sudah ketemu dan sudah ditindaklanjuti, ada yang dalam
keadaan sakit, ada yang dalam keadaan buta dan ada pula yang dalam keadaan
sampai menjadi pemulung. (*)
Labels: Pemerintah





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home