Thursday, 9 August 2018

JFC Kids Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak


TEROPONG Jbr - Gelaran JFC 2018 bertema “ASIALIGHT” (Cahaya Asia) memberi ruang seluas-luasnya kepada putra-putri Jember untuk berekspresi, tidak terkecuali bagi anak-anak penyandang disabilitas Hal ini disampaikan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. melalui Asisten Pemerintahan Setkab Jember Hadi Mulyono saat membuka JFC Kids di Jalan Sudarman, Kamis 09/08/2018.
 
“Saya yakin, bahwa keikutsertaan anak-anak dalam JFC Kids ini tidak hanya dapat menumbuhkan keberanian dan kreatifitas anak, akan tetapi juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi perkembangan jiwa mereka,” ujar Bupati Faida.

Lebih jauh Bupati Faida mengungkapkan, kita boleh bangga perkembangan anak-anak saat ini benar-benar luar biasa. Baik pertumbuhan fisik maupun kecerdasannya. Hal ini dapat kita lihat secara langsung bagaimana anak-anak mampu tampil dan beraksi di depan umum dengan percaya diri. 

“Kita sebagai orang tua tetap berkewajiban untuk mengarahkan anak-anak ini pada kegiatan-kegiatan positif, sehingga kelak mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter serta tidak kehilangan jati dirinya,” tutur Bupati.

Bupati Faida pun berpesan kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi sekaligus membimbing pertumbuhan jiwa anak-anak. Pengawasan itu diantaranya dengan menumbuhkan kreatifitas, percaya diri, dan memberikan pendidikan perilaku yang baik serta santun kepada anak-anak.

JFC Kids kali ini menampilkan kostum unik dan sangat mengagumkan. Di antaranya, adik-adik yang tampil dengan hasil kreasi sendiri berupa kostum India, Korea, Thailand, dan negara-negara Asia lainnya. 

Jember Fashion Carnaval (JFC) memberi ruang seluas-luasnya kepada putra-putri Jember untuk berekspresi, tidak terkecuali bagi anak-anak penyandang disabilitas. Para talent yang tampil juga bersal dari Smile Word, sebuah komunitas para mantan pasien bibir sumbing RS Bina Sehat. Bahkan satu diantaranya hanya memiliki satu tangan. 

Menurut Presidien JFC, Dynand Fariz bahwa “Keberadaan JFC ini memang bertujuan memberikan ruang bagi warga Jember, tak terkcuali bagi anak-anak penyandang disabilitas, bukan hanya kali ini tapi sudah sejak lama.” jelasnya (brt)




Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home