Peringati HUT ke 50 BPJS Kesehatan Tingkatkan Pelayanan
TEROPONG Jbr - . Sebagai salah satu rangkaian
kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke-50, serta dalam rangka memastikan peserta
JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik, para pimpinan BPJS Kesehatan terjun
langsung meninjau pelayanan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan dan Kantor Layanan
Kabupaten. Tak hanya itu, mereka pun turut melayani langsung para peserta
JKN-KIS yang datang berkunjung. Selasa 03/07/2018.
“Kegiatan eksekutif frontliner ini merupakan salah
satu wujud komitmen kami dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada
peserta JKN-KIS. Kepuasan dan loyalitas peserta menjadi prioritas kami. Untuk
itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk
memaksimalkan layanan. Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi
peserta akan terus meningkat,” ujar Tanya Rahayu Kepala BPJS Kesehatan Cabang
Jember usai melayani peserta JKN-KIS di Kantor Kabupaten Lumajang,
“Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS
tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda
terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan
tersendiri,” ucap Tanya.
Menurut Tanya Rahayu Kepala BPJS Kesehatan Cabang
Jember “Jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang menerapkan sistem
jaminan sosial, pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia
terbilang amat pesat. Jika hanya dalam waktu 4 tahun, program JKN-KIS telah
meng-cover hampir 80% dari total penduduk Indonesia” jelasnya.
Pertumbuhan kepesertaan untuk wilayah Jember dan
Lumajang sendiri juga mengalami peningkatan, untuk wilayah Jember dengan jumlah
penduduk kurang lebih 2.610.000 jiwa sudah terdaftar JKN-KIS sejumlah 1.574.544
jiwa atau 60,32%, sedangkan untuk wilayah Lumajang dari jumlah penduduk kurang
lebih 1.108.000 jiwa yang sudah terdaftar JKN-KIS sejumlah 636.870 jiwa atau
57,47%.
Beliau menambahkan sebagai pembanding, negara yang
menjalankan program jaminan sosial sejak lama seperti Jerman, sekitar 120 tahun,
baru meng-cover 85% populasi penduduk. Austria menjalankan selama 79 tahun dan
meng-cover 99% populasi penduduk. Sementara Jepang memerlukan waktu 36 tahun
dan Belgia membutuhkan 118 tahun untuk mencakup 100% populasi penduduk.
Saat ini program JKN-KIS telah menjadi program
jaminan kesehatan terbesar di dunia, jika melihat jumlah kepesertaannya yang
telah melampaui 198,8 juta dan dilaksanakan melalui pendekatan single payer
institution. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga tercapai cita-cita
Universal Health Coverage (UHC), sehingga nantinya seluruh penduduk Indonesia
akan terlindungi oleh jaminan kesehatan JKN-KIS yang berkualitas dan
berkesinambungan.
Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan
kesehatan Cabang Jember telah bekerja sama dengan 190 FKTP yang terdiri atas 75
Puskesmas, 52 Dokter Praktik Perorangan, 43 Klinik, , serta 20 Dokter Gigi.
Sementara itu di tingkat FKTRL, BPJS Kesehatan Cabang Jember telah bermitra
dengan 17 Rumah Sakit, 21 Apotek dan 7
Optik yang tersebar diwilayah Jember dan Lumajang. (*)
Labels: Pemerintah



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home