DPRD Pamekasan Sambut Kedatangan Para PGMNI. Terkait Kesejahteraan Guru Madrasah
Pamekasan,www.teropongtimur.co.id.
DPRD Pamekasan menyambut dengan baik kedatangan para Pengurus Daerah Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PD- PGMNI) Kabupaten Pamekasan melakukan audiensi di Gedung DPRD Pamekasan untuk meminta kesejahteraan guru Madrasah (27/02/2023) yang berlangsung secara kondusif acaranya tersebut.
"Senada dalam hal ini Ahmad Suhri, Ketua PD- PGMNI Kabupaten Pamekasan mengatakan bahwasanya kedatangannya ke Gedung Dewan untuk menyampaikan aspirasi para guru untuk mensejahterakan guru madrasah utamanya guru Madrasah Diniyah dan guru ngaji yang sampai saat ini belum ada insentif yang layak diterima,sebab dalam hal ini juga ikut mencerdaskan anak bangsa yang sejatinya akhirnya juga memberikan sebuah kontribusi untuk Negara ini.
" kemudian dari pada itu jelas,Kami membawa aspirasi para Guru madrasah yang mana sampai saat ini belum ada anggaran secara regulasi tentang kesejahteraan guru ngaji dan madrasah Diniyah, sehingga kami menyuarakan insentif yang masuk pada personal guru itu," ungkapnya. 27/02/2023) sebab jika ada sebuah insentif minimal akan mengurangi kebutuhan hidup kita sebagai guru tanpa jasa ini.
Kami selama ini mengajar kepada siswa dan siswi dilakukan dengan sepenuh hati tujuannya tidak lain adalah agar anak didik kami berguna untuk bangsa dan masyarakat khususnya,pihaknya selama ini para guru Madrasah Diniyah dan guru ngaji masih mendapatkan insentif dari yayasan yang berasal dari iuran siswa,yang nominal sangat tidak cukup buat kami selaku para pendidik siswa tersebut.
Sementara beberapa perwakilan DPRD Pamekasan Imam Hosairi selaku Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan mengungkapkan bahwa mereka meminta menganggarkan insentif bagi para guru Diniyah dan DPRD hingga saat ini masih terus memperjuangkan aspirasi mereka,sebab bagaimanapun aspirasinya kita dengar untuk di bicarakan di forom resmi berikutnya.
" Kami masih perjuangkan itu apakah di tahun 2023 ini bisa atau tidak, semisal tidak bisa kita anggarkan di tahun 2024 mendatang mengingat anggaran yang sangat minim, dan juga ada pemangkasan anggaran tersebut."tuturnya.
Adapun permintaan yang disampaikan ke DPRD Pamekasan diantaranya adalah sebagai berikut.
Mengingatkan agar anggota DPRD Pamekasan yang mayoritas lulusan Madrasah/pesantren untuk terus mengawal dan mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap pendidikan keagamaan (Madrasah/guru Madrasah.
PGMNI Pamekasan menilai DPRD masih harus berbenah (secara regulasi) untuk kesejahteraan guru Madrasah.
Mendorong DPRD Pamekasan mengawal dan mengupayakan dalam penganggaran untuk insentif guru Madrasah yang bersumber dari APBD .
"Pihaknya berharap kedepan supaya ada untuk studi banding ke Kabupaten lain di luar Pamekasan pada khususnya ,sehingga bisa mendapatkan sebuah ilmu dan pengalaman serta yang lainnya yang telah menganggarkan secara khusus untuk kesejahteraan guru madrasah diniyah, berkenaan dengan regulasinya maupun teknis tersebut.
Kami mendoakan agar anggota DPRD Pamekasan selalu mendapatkan lindungan Allah, diberi kekuatan dan dilancarkan, khususnya dalam mengawal (menginisiasi) penganggaran untuk kesejahteraan guru Madrasah,serta tetap memperjuangkan masyarakat atau guru seperti kami ini. pewarta Noor .m.w./sofi

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home