Pupuk Indonesia Wajib Bertanggung Jawab atas Carut Marut pupuk bersubsidi di Bondowoso
Bondowoso, www.teropongtimur.co.id
Menyikapi fenomena carut marut nya pupuk bersubsidi di Bondowoso ,menurut Akademisi Bondowoso Ahmad Abrari ,S.H .MH saat di mintai keterangan oleh media teropong,Menyatakan bahwa Persoalan Pupuk Subsidi di Bondowoso disebabkan karena Tidak jalannya sistem tata kelola pendistribusian pupuk bersubsidi sehingga mengakibatkan carut marutnya pendistribusian pupuk dan kelangkaan pupuk bersubsidi ,yg mengakibatkan kerugian bagi para petani .Dampak dari carut marut ini juga mengakibatkan subsidi menjadi tidak tepat sasaranDia juga menyampaikan seberapa besar subsidi yang tidak tepat sasaran di Bondowoso itu menjadi kewenangan Aparat Penegak Hukum dan Pansus DPRD kabupaten Bondowoso untuk menghitungnya,tambahnya .
Achmad Abrari SH, MH
Juga menyampaikan sesuai dgn juknis nomor 521/ 5682/110/02/2022
Tanggal 08 september 2022 Tentang Revisi Petunjuk Teknis pengelolaan pupuk bersubsidi tahun anggaran 2022. bahwa kewenangan memverifikasi dan memvalidasi dokumen sampai dengan Pengecer pengecer/kios menjadi tanggung jawab tim verifikasi kecamatan dan validasi lapangan sampai dengan kelompok petani / petani secara periodik setiap bulan menjadi tanggung jawab Pupuk Indonesia dan Tim Ferifikasi dan Validasi Pusat .
Tim verifikasi pusat memverifikasi dan memvalidasi dokumen yang di berikan oleh dgn pupuk Indonesia
Di bandingkan dengan laporan pupuk
bersubsidi pada dasboard bank dan sistem e -Verfal , selanjutnya verifikasi lapangan yang di lakukan tiap bulan setelah pelaksanaan validasi dokumen terhadap pengecer pengecer / kios dan kelompok tani / petani dengan mengacu pada sistem laporan pada e - verfal itu menjadi tugas tim verifikasi dan validasi pusat . " Tambahnya .
Agar kebutuhan pupuk bersubsidi petani di Bondowoso terjamin
Setidaknya tugas dan fungsi para pemegang kebijakan dan kewenangan urusan Pupuk Bersubsidi di Bondowoso dapat dijalankan secara sungguh sungguh serta mengedepankan kepentingan ribuan petani Bondowoso yang membutuhkan Pupuk Bersubsidi. " Pungkasnya. ( Bersambung )
Menyikapi fenomena carut marut nya pupuk bersubsidi di Bondowoso ,menurut Akademisi Bondowoso Ahmad Abrari ,S.H .MH saat di mintai keterangan oleh media teropong,Menyatakan bahwa Persoalan Pupuk Subsidi di Bondowoso disebabkan karena Tidak jalannya sistem tata kelola pendistribusian pupuk bersubsidi sehingga mengakibatkan carut marutnya pendistribusian pupuk dan kelangkaan pupuk bersubsidi ,yg mengakibatkan kerugian bagi para petani .Dampak dari carut marut ini juga mengakibatkan subsidi menjadi tidak tepat sasaranDia juga menyampaikan seberapa besar subsidi yang tidak tepat sasaran di Bondowoso itu menjadi kewenangan Aparat Penegak Hukum dan Pansus DPRD kabupaten Bondowoso untuk menghitungnya,tambahnya .
Achmad Abrari SH, MH
Juga menyampaikan sesuai dgn juknis nomor 521/ 5682/110/02/2022
Tanggal 08 september 2022 Tentang Revisi Petunjuk Teknis pengelolaan pupuk bersubsidi tahun anggaran 2022. bahwa kewenangan memverifikasi dan memvalidasi dokumen sampai dengan Pengecer pengecer/kios menjadi tanggung jawab tim verifikasi kecamatan dan validasi lapangan sampai dengan kelompok petani / petani secara periodik setiap bulan menjadi tanggung jawab Pupuk Indonesia dan Tim Ferifikasi dan Validasi Pusat .
Tim verifikasi pusat memverifikasi dan memvalidasi dokumen yang di berikan oleh dgn pupuk Indonesia
Di bandingkan dengan laporan pupuk
bersubsidi pada dasboard bank dan sistem e -Verfal , selanjutnya verifikasi lapangan yang di lakukan tiap bulan setelah pelaksanaan validasi dokumen terhadap pengecer pengecer / kios dan kelompok tani / petani dengan mengacu pada sistem laporan pada e - verfal itu menjadi tugas tim verifikasi dan validasi pusat . " Tambahnya .
Agar kebutuhan pupuk bersubsidi petani di Bondowoso terjamin
Setidaknya tugas dan fungsi para pemegang kebijakan dan kewenangan urusan Pupuk Bersubsidi di Bondowoso dapat dijalankan secara sungguh sungguh serta mengedepankan kepentingan ribuan petani Bondowoso yang membutuhkan Pupuk Bersubsidi. " Pungkasnya. ( Bersambung )
Pewarta : Buhari

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home