Janda Anak Tiga Jadi Istri Muda Oknum Kepala Pasar, Merasa Ditipu Akan Mengadu Kepihak Hukum Dan Istri Syahnya
Sampang,www.teropongtimur.co.id.
Seorang janda tiga anak (41) tahun, sebut saja *Hadduk* warga Desa Aeng Sareh Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang adalah korban penelantaran dan merasa ditipu oleh seorang laki laki oknum pekerja dinas / kepala Pasar Srimangunan di Kota Sampang
Hadduk yang selama ini menjadi istri muda seorang oknum Efendi (Kepala Pasar ) yang juga bersetatus masih punya istri syah yang tercatat dibuku nikah sesuai hukum negara. Merasa ditipu akan membeberkan semua kebohongan kebohongan Efendi terhadap istri sahnya dan akan mengadukan kepihak jejalur hukum
Istri muda (Hadduk) mengaku dinikahi sirri untuk dijadikan istri mudanya oleh seorang oknum Kepala Pasar (Efendi ) dengan dalih dalih yang banyak di janjikan kepada Hadduk (istri mudanya) sehingga Hadduk mau untuk di nikahi sirri, namun dari semua itu justru Hadduk (Istri muda) merasa ditipu dan dan diterlantarkan, terkesan dalam nikah sirri ini hanya dijadikan korban pelampiasan nafsunya saja
Dijelaskan Hadduk kepada DPW Lsm teropong Madura Sampang ( KHolil Mahesa). Sebelum dilakukan nikah sirii untuk dijadikan istri mudanya, janda tiga anak ini dijanjikan akan diberikan uang untuk membayar hutangnya dan akan dibelikan perhiasan (emas). Setelah berjalan satu bulan lebih hidup rumah tangga antara Hadduk dan Ependi ( dinas kepala pasar ) menghindar dan lepas dari tanggung jawab bahkan tempat kosan yang iya tempati berdua sudah tidak diperpanjang lagi, "ungkap Hadduk
Hadduk* Kepada wartawan teropong timur news mengatakan. Secepatnya akan mendatangi rumah Efendi ( dinas kepala pasar) yang ada di jalan Delima Pandian Kabupaten Sampang akan memberitahukan perbuatannya kepada istri syahnya atas kebohongan kebohongan Efendi sebelum nikah sirri sama Hadduk. Kebetulan rumah
Efendi tidak jauh dari area pasar srimangunan.
Dikatakan Hadduk, kepada wartawan, sebelumnya iya ( Hadduk-red) sudah bertahun tahun bekerja di pasar Srimangunan jualan ayam potong, setelah kenal seorang Efendi, (Kepala pasar) sebelum dijadikan istri mudanya segala falisitas dan kebutuhannya Hadduk selalu ditanggung sama Efendi. Dengan bejalannya waktu, Hadduk dinikahi sirri / dijadikan istri mudanya, sehingga Hadduk disuruh libur kerja jualan ayam potong, melainkan punya usaha sendiri jualan Es Jus/PKL yang kesehariannya mangkal dibelakang Alfamart dekat kosannya yang ia ditempati berdua, namun setelah itu saya ditinggalkan begitu saja, " kata Hadduk
Berangkat dari semua itulah Hadduk sudah kehilangan pekerjaan yang iya tekuni selama bertahun tahun ( jualan ayam potong dipasar) dan kehilangan kehormatan sehingga kurang kepercayaan terhadap ketiga anak anaknya
Nara sumber: Hadduk
Pewarta: Kholil Mahesa



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home