Saturday, 20 August 2022

*Tulangan Beton Memakai bambu warga Desa Kembangsari kecewa berat*


Situbondo- www.teropongtimur.co.id

Pembangunan proyek infrastruktur jalan , berupa betonisasi di dusun Tampelan,desa Kembangsari kecamatan Jatibanteng kabupaten Situbndo kembali di sorot masyarakat Setempat . Jum'at (19/08/2022).        

Pasalnya proyek yang di sinyalir angka anggarannya sengaja di sembunyikan tersebut didalam pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi harapan penduduknya, bahkan ditengarai terkesan di kerjakan asal-asalan.             

Sinyalemen itu di sampaikan oleh warga sekitar inisial SH, ia menyebut  ada indikasi dugaan penyimpangan dalam proses pelaksanaan proyek yang di tengarai sebagai "proyek siluman" lantaran tidak pernah memasang papan informasi proyek hingga selesai pekerjaan.                  

Entah berapa nilai anggaran proyek ini. Kabarnya dari dana desa (DD), tapi papan informasi proyeknya juga nggak ada, jadi bingung nggak tahu dananya di peroleh darimana  dan seberapa besar nilai anggarannya jelas SH kepada awak media belum lama ini,  

              

Bahkan SH menilai dalam proses pengerjaan cor betonisasi jalan   yang ada di desanya tersebut, di duga telah terjadi upaya pengurangan bahan material,                         

Tulangan rusuk cor-coran nya itu tidak memakai besi, tapi mengunakan bambu, besinya dipasang,cuma ditengah cor-coran saja, Sedangkan bambu ,di pasang pada ruas kolom rusuknya"", tenangnya.         

Selain itu,lanjut SH, dalam pelaksanaan kerja, ada bagian cor-coran beton yang tidak mengunakan tulangan sama sekali.    

Bahkan ada beberapa meter bagian corl-coran yang tidak punya tulangan sama sekali,lokasi nya itu terakhir di ujung atas, Disitu yang nggak ada besi dan bambu sebagai tulangan,jadi hanya cor-coran saja,nggak ada tulangannya ,kalau nggak percaya silahkan di bongkar sendiril", beber SH baru-baru ini,                 

Polemik dugaan ketidaksesuaian penerapan bahan material, memunculkan opini liar keresahan sekaligus keluhan masyarakat, Yang menimbulkan anggapan publik,bahwa sepertinya proyek tersebut tidak sesuai standard, lantaran,pelaksanaannya membuat kecewa warga setempat.                          

"Mulai awal hingga akhir,memang nggak ada pemasangan papan informasi,Kalau saya nggak tahu sendiri,pastinya nggak bisa menjelaskan ,lokasi ini jalannya saya tiap hari, nanti kalau ingin bukti bahwa nggak ada besi nya, saya siap jadi saksi ", kisah SH kepada awak media.       

        
Sementara, Helmi,SPd,i selaku kepala desa Kembangsari saat di konfirmasi, meminta agar masalah tersebut tidak perlu sampai di publikasi, seraya langsung memblokir nomor whatsapp wartawan media ini,                ",jangan mas", singkat pria bertitel sarjana Pendidikan Islami tersebut, mengetahui adanya kebuntuan komunikasi , lantaran perlakuan Helmi ini selanjutnya meneruskan upaya konfirmasinya kepada Inspektorat guna memperoleh informasi lebih lanjut,                          

Namun informasi yang di dapat layaknya setali tiga uang, Juwito, selaku pihak Inspektorat Kabupaten Situbondo malah balik bertanya ketika dikonfirmasi,  sampeyan punya RAB nya sebagai pembanding, jangan-jangan (pengerjaannya) memang tidak ada tulangan ,kalau tidak ada itu tidak bisa menilai pak, Tak koordinasi dengan tim-nya karena pemeriksa reguler,bukan kasus,ini memang dokumen yang kita dapat,Kalau di bongkar siapa yang mau memperbaiki",timpalnya beberapa waktu yang lalu. 

Pewarta : Marisa

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home