Wednesday, 10 August 2022

Keteledoran Pelayanan Unit BRI Gendoh - Sempu membuat Nasabahnya Kecewa


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

Tidak sesuai dengan motto dan slogan-nya dalam proses pengajuan nasabah Bank BRI Unit Gendoh terkesan lamban dan berbelit belit. Pasalnya. Salah satu nasabah Bank, Bapak Sampur (51), warga Dusun Ramapan Desa Cantuk Kevamatan Singojuruh untuk kesekian kalinya mengungkap kekecewaan dan kekesalan-nya terhadap petugas dan layanan Bank BRI Unit gendoh-sempu kepada wartawan Infopol

Dikatakan Bapak Sampur. Petugas Bank BRI terlihat bertele-tele terhadap pelayanan nasabah lama yang sudah melakukan pelunasan per tanggal 1 Agustus kemarin.


Keluhan yang didapat salah satu nasabah Bank BRI Unit Gendoh, ( Bapak Sampur ) diungkapkan kepada awak media Infopol, ( H. Dendy ), karna tidak ada kepastian dan kejelasannya terkait pelunasan kreditnya di BRI unit Gendoh, sehingga awak media ( H. Dendy ) saat menemui Kepala Unit Bang BRI tidak diperkenankan, malah dengan dengan berbagai alasan, bahkan dilimpshkan ke bagian security ( security rasa costumerservis )

Iya mas, kredit saya digantung, saya pelunasan di BRI sejak tanggal 1 Agustus 2022 dan sampai sekarang hampir 10 hari kerja, juga tidak ada kepastian dan kejelasan, " ungkap Sampur kepada media Infopol

"Dan anehnya, Kepala Unit BRI gendoh-,sempu saat mau dimintai keterangan, hanya memerintahkan Satpam, dan  Satpamnya mengatakan, katanya berkas belum ada dimejanya, dan saat dikonfirmasi ke petugas CS nya malah diping pong, disuruh menghubungi petugas lainnya (mantrinya P. Andri), atau disuruh datang lagi besok paginya, sedangkan Mantrinya sendiri juga susah sekali di hubungi, baik lewat telpon ataupun WathsApp nya, juga tidak mau merespon, padahal kita hanya ingin sekedar tau nasib pengajuan kredit saya bisa tidaknya. Masa pengajuan
kredit saya digantung seperti ini tanpa ada kejelasannya mas?" dengan nada kesal dan kecewa terhadap prosedur pelayanan BRI yang selama ini sangat  dipercaya oleh masyarakat. kata Sampur

"masih Sampur. Karna sudah 2 x ini  datang kekantor, dan capeknya menunggu yang tidak adanya kejelasan dan kepastian bisa tidaknya pencairan kreditnya, akhirnya saya ambil saja mas jaminan sertifikat rumah saya, saya akan cari Bank yang lebih profesional dan yang lebih bisa mengerti akan kebutuhan saya.
"Padahal dana itu sangat kami butuhkan, karna rencana jika pinjaman dari BRI itu bisa dicairkan, rencana saya untuk tanam Cabe, untuk nambahi modal pertanian saya yang sekarang masih proses tanam, " ujar Sampur dengan nada kecewa.

Tidak sekali ini saja pelayanan BRI membuat masyarakat kecewa, semoga kantor pusat mendengar dan tahu keluhan keluhan masyarakat, agar kedepannya tidak timbul masalah seperti ini lagi, tambah Sampur.

Sumber:  Dendy 
Editor: Media teropongtimurnews

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home