Thursday, 7 July 2022

*Peduli Anak Yatim Dan Dhuafa, Remaja Masjid Jami' AR-RAYA Desa Kemiri - Singojuruh Giat Sosial dan Pengajian Rutin*

foto prosesi santunan anak yatim oleh ketua remas Masjid jami' AR-RSYA Desa Kemiri ( Agus Wahyudi )

Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

jimpitan adalah sejumlah barang yang berupa uang atau beras yang di masukkan pada sebuah wadah kecil atau pongan bambu yang merupakan konsep kegiatan sosial kemasyarakatan, adalah sebuah ekspresi dari gotong royong warga lingkungan.
Biasanya setiap rumah menyumbangkan sejimpit beras , ketika di kumpulkan bersama akan menjadi jumlah yang sangat besar

Seperti yang dilakukan oleh Remaja Masjid Jami' AR-RAYA Desa Kemiri Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi

Upaya dilakukan oleh Remaja Masjid Jami' AR-RAYA melalui Ketua Remaja Masjid (Agus Wahyudi ) yang sudah di sepakati bersama-sama bertujuan untuk kebaikan dengan cara berbagi dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa serta warga kurang mampu

foto jajaran pemuda remaja masjid Jami' AR-RAYA Desa Kemiri


Hal ini untuk menjadikan pemuda Remaja Masjid AR-RAYA menjadi generasi yang bisa berkonstribusi kepada sesama yang membutuhkan, dan dilakukan ini sebuah bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa 

Dikatakan Ketua Remaja Madjid Jami' AR-RAYA, ( Agus Wahyudi ) kepada awak media teropong timur news, Buang Arifin. Pemuda Remaja Masjid Jami' AR-RAYA Desa Kemiri adalah perkumpulan pemuda Masjid yang melakukan kegiatan sosial dan ibadah dilingkungan Maskid. Hal ini sangat di perlukan untuk menjamin keberhasilan estapet masjid sehingga pungsi dinamis masjid itu sendiri dapat tetap terjaga

"Tugas dan pembagian kekuasaan termasuk kelompok organisasi yang menggunakan konsep islami, mulai dari penerapan prinsip musyawarah, mufakat, sepakan dan gotong royong dalam segala aktifitas yang ada dilingkap masjid. "kata Agus Wahyudi kepada awak media

foto Agus Wahyudi, tengah ( Ketua Remas AR-RAYA Desa Kemiri

"Selanjutnya disampaikan Agus Wahyudi, pengambilan kaleng beras di lakukan dalam seminggu sekali oleh petugas pasukan kaleng tiap pagi, yang mana petugas pengambilan kaleng beras dilakukan oleh 12 orang anak, dan ongkos dari pada petugas kaleng, murni dibayar oleh Ketua Remas dengan uang pribadi. Kenapa seperti itu. Alasan Ketua Remas. Bertujuan agar dana yang terkumpul dari masyarakat benar-benar tersalurkan semua ke anak-anak Yatim dan dhuafa, dan menumbuhkan kepercayaan warga agar tetap konsisten menyalurkan sodakohnya untuk anak yatim dan dhuafa, "sampainya Agus

foto prosesi santunan anak anak yatim oleh jajaran pengurus remaja masjid AR-RAYA Desa Kemiri

Santunan kepada anak - anak Yatim dan dhuafa oleh Ketua Remaja beserta jajaran pengurus yang lain dilakukan dalan satu bulan sekali tiap malam minggu, (akhir bulan) sekaligus acara rutinan pengajian oleh Remaja Masjid Jami' AR-RAYA. "Untuk santunan fakir miskin dan dhuafa 2 - 3 bulan sekalimenyesuaikan anggaran yang terkumpul, karena dibagi dan yang diutamakan unntuk anak yatim dana dari swadaya masyarakat, "jelas Agus Wahyudi


Disampaikan Ketua Remaja Masjid Jami'  AR-RAYA ( Agus Wahyudi ) semoga kegiatan ini selalu istiqomah, dan rekan rekan panitia pengurus pengajian, santunak anak yatim dan dhuafa, dan semua warga Dusun Kemiri khususnya serta para donatur selalu diberi kelancaran rizki yang barokah dan segala pemberian-nya baik dari jimpitan beras, uang dan atau kebaikan dan kepeduliannya, diterima alloh swt, "pungkas Agus Wahyudi


Rilis: teropong timur news
Editor pusat: Buang Arifin
Pewarta: Yono


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home