Diduga Mahasiswa Drop Out Dalang Aksi AMP di Bali
Bali,www.teropongtimur.co.id.
Kamis pukul 09.40 WITA
Sekitar 30 an orang masa Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) berdatangan menggunakan -+ enam ( 6 ) unit kendaraan roda dua di jalan Raya Puputan gang IV Renon Kota Denpasar Bali
Dalam Aksinya, Masa AMP sempat dihadang oleh Ormas dan masyarakat juga Patriot Garuda Nusantara ( PGN) Bali saat melakukan aksi Orasi yang dilakukan, dilokasi tersebut sempat terjadi adu mulut yang akhirnya diamankan pihak Kepolisian Polresta Denpasar dan jajarannya.
Mengingat masa yang menghalau juga ada beberapa dari masyarakat Bali yang cinta NKRI dan kedamaian yang selalu terjaga di pulau Dewata ini, dan beberapa Aktivis Lsm dan Pecalang juga ikut memantau dan menjaga area tersebut agar situasi tetap aman terjaga.
"Sangat disayangkan disaat PPKM sudah menjadi level 3 masih adanya demo yang memungkinkan orang berkerumun dan membuat suasana Bali yang kini Sudah menjadi kategori aman dan sedang menyiapkan pemulihan ekonomi didaerah nya, kini dengan adanya demo membuat semua pihak kawatir akan kebijakan pemerintah dengan adanya demo ini, bahkan tuntutan AMP sudah sangatlah jelas saat team media melihat
Spanduk yang dibawa masa AMP sebagai berikut :
1). Papua Merdeka #papua livesmatters #papua bukan tanah kosong #hidup perempuan yang melawan #lawan sampai menang
2). Stop kriminalisasi aktivis Papua
3). 30 September 1962 Roma Agreement penuh manipulasi
4). Hentikan operasi militer di atas tanah Papua (Nduga, intan jaya, puncak jaya, Maybrat, pegunungan)
5). TPNPB OPM bukan teroris
6). Kapolda Papua segerah bebaskan tuan Viktor Y.
7). TNI-POLRI harus berikan keamanan dengan benar kepada mahasiswa Papua dengan UU yang berlaku.
8). Tutup BP LNG Tanggu Freeport, mife, dan perusahaan nasional bermulti internasional yang beroperasi di atas tanah west papua
Dengan adanya tuntutan ini jelas bahwa Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) dibawah Pimpinan saudara Natalius Bukega, Sudara Kevin Sanchez Tambuni, Sudara Yesaya Gobai, dan Sudara joice Urupdana. Ini mencoba membuat suasana Bali menjadi prioritas untuk menyuarakan aspirasinya, namun ini tentunya adalah sangat disayangkan oleh banyak warga masyarakat dan Ormas Bali yang sangat Cinta NKRI dan kedamaian dipulau Dewata.





0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home