Kab. Jember Kedatangan Tim HWPA
Teropong Jbr - Jember merupakan lumbung buruh
migran. Kondisi itu membuat Pemdes Dukuh Dempok memfasilisitasi warganya yang
menjadi buruh migran. Program perlindungan bagi buruh migran yang dijalankan
oleh Pemerintah Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan, masuk nominasi Hassan
Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2020. Sebelum berkunjung ke Desa Dukuh
Dempok, tim HWPA bertandang ke kantor Pemkab Jember untuk bertemu dengan Plt.
Bupati Jember. Jum’at, 6 November 2020
Dalam sambutannya Plt. Bupati Jember Drs. KH. A.
Muqit Arief. Menjelaskan bahwa perlindungan terhadap buruh migran sangat
penting. Dan program yang dilakukan Kepala Desa Dukuh Dempok itu yang akan
dinilai. Fasilitasi itu mulai dari sebelum berangkat, ketika diluar negeri, dan
kembali dari luar negeri. Perlindungan itu mampu mendeteksi dampak ekonomi
buruh migran terhadap keluarganya. “Pemdes
Dukuh Dempok memberikan edukasi yang berkesinambungan agar masyarakat dapat lebih
senang tinggal di Indonesia” ujarnya.
Sementara itu Ahli Utama Kantor Staf Presiden,
Ruhaini, menjelaskan, penghargaan diberikan kepada para pihak yang memberikan
perlindungan kepada pekerja migran. Perlindungan di tempat pengiriman maupun
tempat buruh migran bekerja.
Program penghargaan tersebut diinisiasi oleh
Kementerian Dalam Negeri. Dewan juri yang memberikan penilaian terdiri dari
banyak unsur, yang akan mencari nominasi desa yang mempunyai program
komprehensif terhadap perlindungan buruh migran. “Target penghargaan kepada
desa, dapat memberikan inspirasi bagi desa maupun daerah lainnya,” terang Ruhaini.
Indikator penilainnya antara lain, peraturan yang
dibuat, implementasi, sinergisitas, dan perubahan signifikan. “Karena perlindungan
kewarganegaraan adalah amanat konstitusi,” pungkasnya. (*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home