Thursday, 2 July 2020

Pemkab Jember Fasilitasi Bus Gratis Kepulangan Santri Putri Asal Jember ke PP Sidogiri Pasuruan



TEROPONG Jbr – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap kesehatan  Santri asal Jember, ditunjukkan dengan memberikan fasilitas transportasi Gratis melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus dimanfaatkan oleh para santri Jember yang akan kembali ke pondok untuk memperdalam ilmu agama.Kamis, 02 Juli 2020. Ratusan santri putri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan asal Jember berangkat menggunakan tiga bus yang disediakan oleh pemerintah. Tidak hanya fasilitas transportasi gratis saja, mereka juga menjalani rapid test gratis.

Pemeriksaan kesehatan dan pemberangkatan rombongan santri ini digelar di PP. Nurul Qur’an Rowotamtu Rambipuji. Acara ini digelar berkat kerja sama Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IAS) Jember dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya Bupati Jember dr. Faida, MMR, yang didampingi Dandim 0824 Jember, Letkol Inf. La Ode M. Nurdin dan Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono, mengatakan bahwa mereka adalah bagian dari 688 santri Ponpes Sidogiri asal Jember. “Hari ini khusus santri putri. Dan dari total 688 santri, difasilitasi 17 bus yang didanai anggaran BTT Covid, sehingga anak-anak terkoordinir setelah rapid test tidak menggunakan kendaraan umum supaya aman sampai tujuan,” ujar Bupati.

Lebih jauh Bupati menyampaikan, gugus tugas telah menyiapkan 50.000 rapid test gratis. Sedikitnya 33.500 santri dan pengurus pondok sudah menyelesaikan pemeriksaan. Selain itu, santri yang kembali ke ponpes dibekali dengan vitamin untuk waktu satu bulan, alas sholat, serta masker sebagai bagian dari protokol Covid-19.

Bupati juga berpesan kepada para santri untuk tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi vitamin dan makanan sehat, serta mengelola jam tidur yang cukup.

Sementara itu Ketua IAS, M. Sidiq, menyampaikan, santri harus melakukan isolasi mandiri terlebih dulu sebelum kembali ke pondok. Selain itu, sesuai dengan SOP, santri harus membawa surat keterangan sehat. “Alhamdulillah, untuk surat keterangan sehat dibantu dengan rapid test, dan hasilnya nonreaktif semua. Saya mewakili (IAS) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas penyelenggaraan rapid test tersebut,” tandasnya.(*)

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home