Ketua Hippam Berselisih Paham, Pelanggan Menjadi Korban
Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id
Terjadi kesalah pahaman timbul keributan antara ketua HIPPAM, (SUWITO) dengan pelanggannya, SITI AMINAH. Alamat Dusun Kumbo Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, pada 30 Juni 2020
Awal kejadian pada saat pengontrolan dari salah satu petugas HIPPAM, SUNARYO menemukan kejanggalan yang mana meter HIPPAM tersebut tidak berfungsi, sehingga petugas melakukan perbaikan dengan cara penggalian di area meter HIPPAM tersebut, dan sampai di lakukan pemutusan, akan tetapi air tetap mengalir ke rumah pelanggan (SITI AMINAH),
"Upaya dilakukan oleh petugas melaporkan ke ketua HIPPAM sehingga terjadilah kesalah pahaman antara pelanggan dan ketua HIPPAM, yang mana ketua HIPPAM menuduh pelanggan mencuri air
Menanggapi hal tersebut jalas pelanggan (SITI AMINAH) kaget dan sok dengan tuduhan ketua HIPPAM (Suwito-red) karena beliau (Siti) tidak merasa melakukan hal yang di tuduhkan, lalu permasalahan kian semakin memanas, "Untuk membuktikan kebenarannya ketua HIPPAM melakukan pembongkaran total untuk mengetahui siapa yang sebenarnya dan yang bersalah,...
Untuk mengetahui fakta dan menyikapi pengaduan warga pelanggan, Aktivis LSM Teropong, NURSALIM, turun langsung dilapangan dan membenarkan, dari hasil pembongkaran dan ternyata kejadian tersebut adalah kelalaian dari petugas HIPPAM disaat penyambungan piva dari pelanggan yang baru yang mana dari piva induk di sambungkan lagi ke piva belakang meter punyak SITI oleh petugas, sehingga meter SITI tidak berfungsi.
Ditempat yang sama setelah diwawancarai aktivis LSM teropong, NURSALIM, korban (Siti) menjelaskan, "saya tidak meresa curi air dan bukan saya yang mengambil atau memutus meter, tapi kenapa kok saya dituduh mencuri dan di kenakan denda 1 juta untuk pemasangan kembali. "Ungkap SITI .
Menanggapi hal tersebut LSM teropong (NURSALIM) langsung mendatangi ketua HIPPAM (SUWITO) dirumah kediamannya yang kebetulan beliau seorang Takmir masjid Baiturrohim Dusun Kumbo, Melalui diskusi yang panjang, akhirnya menghasilkan keputusan yang mana kedua belah pihak tidak saling memberatkan, yaitu meter korban (SITI AMINAH) dipasang kembali oleh ketua HIPPAM melalui petugasnya, dari hasil diskusi korban siap membantu biaya untuk mengaktifkan kembali meter yang sebelumnya tidak berpungsi,...
Bersama terbitnya berita ini, antara korban dan ketua HIPPAM saling menyadari atas kesalahannya, yang mana bisa diselesaikan cara kekeluargaan,... dengan kesalahan pahaman ini mudah-mudahan program HIPPAM Dusun Kumbo menjadi inspirasi menunjang kebutuhan rakyat
Pewarta: Nursalim
Editor: Buang Arifin






0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home