Semangat dalam berinteraksi

Harus diam dirumas semasa wabah COVID-19 melanda, membuat orang harus berpikir bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,👉 hal tersebut sudah tentu akan berimbas pada yang lain, terutama kebutuhan pangan, dan anak-anak yang mana harus belajar jarak jauh yang membutuhkan alat ponsel untuk kegiatan belajar sekolah, 👉 *CORONA*👈 yang semakin membuat kelumpuhan rakyat, baik dari kalangan pemburuh, petani, pedagang, pengusaha dan transportasi, semua jadi lumpuh, 👉CORONA👈meskipun vaksin yang mengobati penyakit Covid-19 belum ditemukan, pemerintah sudah berusaha menyediakan kebutuhan obat-obatan untuk mendukung penyembuhan dan meningkatkan imunitas tubuh agar dapat menghasilkan tubuh yang sehat, *CORONA* Melihat kondisi yang ada dan peningkatan penderita penyakit Covid-19 yang semakin bertambah dari hari ke hari, membuat kepanikan dalam hidup manusia, 👇👇👇Perubahankondisi yang signifikan yang terjadi akibat dampak wabah penyakit Covid-19, menuntut secara paksa rakyat untuk cepat beradaptasi dalam segala aspek kehidupan. Tidak ada yang pernah meminta virus 👉CORONA👈 ini datang dan menyebar di seluruh Indonesia, dan tidak ada juga yang pernah membayangkan harus berdiam diri didalam rumah dalam kurun waktu yang lama, bahkan orang pun setidaknya tetap harus berinteraksi sosial keluar rumah. ,👉hal itu membuat manusia harus cepat menyesuaikan dirinya dan memohon pada sang ilahirobbi, dengan keadaan yang berlangsung ini. Keluhan adalah wajar dalam permulaan adaptasi, karena itu salah satu bentuk reaksi manusia atas perbedaan kebiasaan yang dilakukan.👉Yang terpenting👈, hanyalah manusia yang mampu beradaptasi yang akan kuat bertahan dalam memenangkan pertandingan melawan Covid-19 ini.
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home