Bupati Serahkan 233 Sertifikat Perijinan
TEROPONG Jbr -
Penyerahan Sertifikat Perijinan dilakukan langsung oleh Bupati Jember
dr. Faida MMR di Pendopo Wahyawibawagraha Jum'at 10/01/2020. Sebanyak 220
pemohon dengan jumlah sertifikat sebanyak 233 perijinan.
Sertifikat Perijinan yang diserahkan oleh Bupati
diantaranya 5 ijin pendirian PAUD, 5 izin pendirian TK, 1 ijin pendirian SD dan
2 izin pendirian SMP, 1 ijin pendirian pusat
kegiatan belajar masyarakat dan 2 ijin rawat inap dan rawat jalan, 1 izin
penyelenggaraan klinik kecantikan, laboratorium klinik 1 buah dan ujian praktek
tenaga gizi 2 orang ujian praktek perekam medis 4 izin izin praktek teknik
kefarmasian 2 izin, berikutnya izin praktek apoteker ada 20 apoteker, dan masih
banyak lainnya.
Dalam sambutannya Bupati berterima kasih kepada Ka.
PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Pak Safii dengan timnya yang telah merespon
keinginan Bupati untuk perizinan itu dipercepat. “ Sertifikat Perijinan ini dikeroyok
agar supaya orang yang mau kerja, biar bisa cepat kerja oleh karenanya awal
tahun ini kita upayakan penumpukan di sini kita segera teratasi” ujar Bupati.
Lebih jauh Bupati berpesan kepada Penerima
sertifikat izin ini harus mengutamakan pekerja lokal, bila menerima pekerja
harus ber KTP Jember. Sebab, masih banyak di Jember yang mencari kerja. “Ada
kesepakatan bahwa yang pertama mengutamakan tenaga kerja lokal Mengapa saya
persyaratan yang merekrut tenaga kerja itu harus punya kartu kuning kartu
kuning kartu pencari kerja kalau Bapak Ibu menerima pegawai toko penjaga dan ternyata bukan orang
yang pegang kartu kuning berarti bapak ibu ada dua hal 1 pengambil tenaga kerja
orang lain yang kedua tidak dicatat di Pemerintah Kabupaten Jember bahwa usaha
Bapak Ibu juga turut ambil bagian dalam memberikan lowongan pekerjaan kepada
pencari kerja di kawasan yang ketiga Kenapa harus ber KTP Jember Masih banyak
orang yang cari kerja yang kompetensi” ujar Bupati.
Bupati menambahkan bahwa Perusahaan memiliki
kewajiban mengeluarkan CSR untuk
masyarakat Jember. "Saya ingin CSR bekerjasama dengan Pemerintah Jember,
terserah ingin fokusnya di bidang apa, karena yang mengetahui sasaran bantuan
CSR adalah Pemerintah Daerah, masyarakat mana yang sudah dapat bantuan dari
pemerintah maupun masyarakat yang belum mendapat bantuan sama sekali" pungkasnya.
(*)
Labels: Pemerintah


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home