Thursday, 5 December 2019

Pelantikan 13 Kepala Desa Terpilih Dalam Pilkades Serentak Kabupaten Jember Tahun 2019.



TEROPONG Jbr - Pemerintah Kabupaten Jember telah melakukan Pelantikan terhadap 13 Kepala Desa yang dilakukan oleh Bupati Jember, dr. Faida, MMR, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis, (05/12/2019). Hadir dalam pelantikan Kepala Desa antara lain; Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief,  Kapolres Jember, AKBP. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K , M.Hum, Dandim 0824 Jember, Letkol. Inf. La Ode M. Nurdin, Ketua DPRD Jember, Edi Budi Susilo, dan Muspika dari Kecamatan Kalisat, Jenggawah, Ledokombo, Ajung, Mumbulsari, Balung, Kencong, Panti, Silo Puger, dan Rambpuji, dan segenap anggota BPD.

Dalam sambutannya Bupati Jember, dr. Faida MMR. menyampaikan ucapan selamat dan sukses terhadap Kepala Desa yang telah dilantik . "Bapak ibu sekalian hari ini telah resmi dilantik, saya ucapkan terima kasih, juga kepada panitia dan BPD, yang telah mensukseskan pesta demokrasi di desanya masing-masing," ucap Faida.

Selain itu Bupati Faida atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, juga menyampaikan terima kasihnya kepada pihak Kepolisian dan Kodim serta seluruh jajaran yang telah mengawal jalannya Pilkades sehingga berjalan dengan aman dan kondusif.    

Lebih jauh Bupati Faida mengingatkan khususnya kepada Tim Sukses bahwa Pilkdes telah selesai dan hari ini Kepala Desa telah terpilih telah dilantik, untuk itu harus didukung dalam memimpin desa baik yang kemarin mendukung maupun tidak mendukung dalam pilkades. "Jagalah persatuan, pilkades sudah usai, ijinkan kepala desa yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya, berjuang untuk seluruh masyarakat desa, tanpa terkecuali," pesan Bupati Faida

Bupati Faida juga menegaskan, Kepala Desa jangan pernah merasa sendiri, muspika akan selalu mendampingi kepala desa dalam menjalankan tugas, dan kami Forkopimda akan selalu mengawal untuk terus bersinergi membangun desanya dan memimpin desanya kita akan membangun desa, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Karena sejatinya kita membangun desa untuk membangun Indonesia dan untuk kesejahteraan Indonesia. "Ingat jangan sampai tergiur pungli, jangan tergiur korupsi,"  tegasnya. (*).


Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home