Sunday, 3 November 2019

Iramped Dan Ketua Takmir Mesjid Lakukan Pertemuan Di Bali Bahas Ketakmiran


Banyuwangi,www.teropongtimur.co.id.

MUJIONO. adalah tokoh Remaja Perantau Donosuko yang sudah di bentuk sejak 25 tahun silam.
Iktan Remaja Perantau Donosuko (IRAMPED) itu sendiri adalah masyarakat dusun Donosuko Desa Badean Kecamatan Blimbingsari yang merantau di pulau Bali.

Sehubungan dengan agenda Hari Besar Islam, IRAMPED berencana adakan kegiatan Maulid Nabi Muhamad SAW yang tepatnya di Masjid Baitul Izzah, yang insaallah sudah ditetapkan berdasarkan kesepakatan IRAMPED tanggal 12 Nofember 2019.

Pengurus Ketua Takmir Mesjid Baitul Izzah, Ustad MUALIM beserta robongan minggu 3 Nofember 2019 datang menemuai masyarakat yang di prakarsai oleh tokoh IRAMPED Bpk MUJIONO

Hadir dalam Pertemuan tersebut. ketua takmir Masjid Baitul Izzah Ustat MUALIM., tokoh kemayitan ustat MASDUKI dan bapak MUHAMAD, ada beberapa hal yang dibahas bersama kelompok IRAMPED, di antaranya tentang isu isu kepengurusan ketakmiran yang selama ini di anggap menyimpang dalam ketakmiran .

Salah satu pembicara terkait isu isu ketakmiran adalah Bapak MASUDI salah satu ketua pembangunan masjid Baitul Izzah.

Dari Pantauan Teropongtimur News TAUFIQ yang meliput acara tersebut ,MASUDI, ketua pembangunan masjid secara tegas meminta agar Ketua Takmir masjid Baitul Izzah Ustat MUALIM harus tegas untuk menindak takmir takmir yang sudah menyimpang .

MASUDI menambahkan, hal hal yang menyimpang diantaranya adalah takmir yang berpolitik praktis, yang menurut Masudi dan kelompok IRAMPED menyimpang dari kaidah ketakmiran masjid Baitul Izzah.

Ada beberapa pengurus yang di sebutkan dalam rapat tersebut di antaranya H. MAHBUB, SURYONO dan WAFIR yang diduga sudah tidak netral, hal tersebut terjadi pasca pilkades 9 oktober 2019 yang di sinyalir ada takmir masjid yang bagi bagi uang dari salah satu calon kades sebesar Rp 100 ribu.

Dari hasil rapat Ketua takmir Baitul Izzah Ustat MUALIM, berjanji akan merapatkan seluruh jajaran ketakmiran dan akan diputuskan secara musawarah sesuai usulan kelompok IRAMPED, dan ditegaskan pula oleh ketua takmir Ustad MUALIM habis hari raya jajaran takmir harus di reformasi total tinggal enam bulan lagi sudah habis masa jabatan ketakmiran, dan Ustat Mualim berjanji tidak mau menjabat ketua takmir lagi, dan akan memberikan kesempatan kepada yang muda muda pungkasnya.

#pewarta. Taufiq
#Editor. B. Arifin

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home